<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330</id><updated>2012-01-18T00:16:16.582+07:00</updated><category term='Pluralime dan Perdamaian'/><category term='Ekonomi'/><category term='Seksologi'/><category term='Kesehatan'/><category term='Sosial Kemasyarakatan'/><category term='Lingkungan Hidup'/><category term='Budaya'/><category term='Teman'/><category term='Pendidikan'/><category term='Percintaan'/><category term='Cerita'/><category term='Energi Alternatif'/><category term='Kecantikan'/><category term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>FRANCIS ATENG</title><subtitle type='html'>Serving For Life</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>131</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-698619336746204792</id><published>2012-01-17T23:33:00.010+07:00</published><updated>2012-01-18T00:12:12.460+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>PEMBERDAYAAN MASYARAKAT</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kita sering mendengar istilah &lt;/span&gt;&lt;b style="font-family: trebuchet ms;"&gt;pemberdayaan masyarakat&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;. Apa sebenarnya arti dari pemberdayaan masyarakat tersebut? Secara lugas dapat diartikan sebagai suatu proses yang membangun manusia atau masyarakat melalui pengembangan kemampuan masyarakat, perubahan perilaku masyarakat, dan pengorganisasian masyarakat. Dari definisi tersebut terlihat ada 3 tujuan utama dalam pemberdayaan masyarakat yaitu mengembangkan kemampuan masyarakat, mengubah perilaku masyarakat, dan mengorganisir diri masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-0zjnJQtbLMk/TxWnep-7oSI/AAAAAAAAA-o/ETp5fzeMeIo/s1600/Belajar%2BPemberdayaan.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 283px; height: 160px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-0zjnJQtbLMk/TxWnep-7oSI/AAAAAAAAA-o/ETp5fzeMeIo/s320/Belajar%2BPemberdayaan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5698645048614953250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kemampuan masyarakat yang dapat dikembangkan tentunya banyak sekali seperti kemampuan untuk berusaha, kemampuan untuk mencari informasi, kemampuan untuk mengelola kegiatan, kemampuan dalam pertanian dan masih banyak lagi sesuai dengan kebutuhan atau permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perilaku masyarakat yang perlu diubah tentunya perilaku yang merugikan masyarakat atau yang menghambat peningkatan kesejahteraan masyarakat. Contoh yang kita temui dimasyarakat seperti, anak tidak boleh sekolah, ibu hamil tidak boleh makan telor, yang membicarakan rencana pembangunan desa hanya kaum laki-laki saja, dan masih banyak lagi yang dapat kita temui dimasyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Qi1qKLLaal0/TxWm9ZOcIWI/AAAAAAAAA-c/uohYu_awPO8/s1600/Pemberdayaan%2BMasyarakat.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 291px; height: 224px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-Qi1qKLLaal0/TxWm9ZOcIWI/AAAAAAAAA-c/uohYu_awPO8/s320/Pemberdayaan%2BMasyarakat.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5698644477180911970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pengorganisasian masyarakat dapat dijelaskan sebagai suatu upaya masyarakat untuk saling mengatur dalam mengelola kegiatan atau program yang mereka kembangkan. Disini masyarakat dapat membentuk panitia kerja, melakukan pembagian tugas, saling mengawasi, merencanakan kegiatan, dan lain-lain. Lembaga-lembaga adat yang sudah ada sebaiknya perlu dilibatkan karena lembaga inilah yang sudah mapan, tinggal meningkatkan kemampuannya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENGAPA MASYARAKAT PERLU DIBERDAYAKAN?&lt;br /&gt;Pemberdayaan masyarakat muncul karena adanya suatu kondisi di masyarakat, dimana sosial ekonomi masyarakat yang rendah mengakibatkan mereka tidak mampu dan tidak tahu. Hal ini terjadi karena mereka tidak dapat menikmati pendidikan yang memadai. Ketidak-mampuan dan ketidak-tahuan masyarakat mengakibatkan produktivitas mereka rendah.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dapat terjadi karena masyarakat tidak menguasai teknologi yang dapat membantu dan meringankan pekerjaan mereka. Terpaksa masyarakat menggunakan tehnik konvensional yang sudah mereka pelajari turun temurun dengan hasil yang minimal. Terlihat secara spintas masyarakat sudah puas dengan hasil mereka, tetapi kenyataan yang sebenarnya masyarakat tidak sadar bahwa mereka masih dapat melakukan hal-hal yang lebih baik dari saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lingkaran masalah yang dihadapi oleh masyarakat tidak dapat diputuskan rantainya pada salah satu sisi saja. Akan tetapi seluruh masalah perlu diatasi. Untuk itu masyarakat sendirilah yang perlu dijadikan sebagai pemain utama dalam mengatasi masalah-masalah mereka.&lt;br /&gt;                &lt;br /&gt;BAGAIMANA CARANYA MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT?&lt;br /&gt;Secara garis besar pemberdayaan masyarakat melalui: Pengembangan masyarakat, dan pengorganisasian masyarakat. Apa yang dikembangkan dari masyarakat yaitu potensi atau kemampuannya dan sikap hidupnya. Kemampuan masyarakat dapat meliputi antara lain kemampuan untuk bertani, berternak, melakukan wirausaha, atau ketrampilan-ketrampilan membuat home industri; dan masih banyak lagi kemampuan dan ketrampilan masyarakat yang dapat dikembangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana caranya mengembangkan kemampuan dan ketrampilan masyarakat, dapat dilakukan dengan berbagai cara. Contoh dengan mengadakan pelatihan atau mengikutkan masyarakat pada pelatihan-pelatihan pengembangan kemampuan dan ketrampilan yang dibutuhkan. Dapat juga dengan mengajak masyarakat mengunjungi kegiatan ditempat lain dengan maksud supaya masyarakat dapat melihat sekaligus belajar, kegiatan ini sering disebut dengan istilah studi banding. Dapat juga dengan menyediakan buku-buku bacaan yang sekiranya sesuai dengan kebutuhan atau peminatan masyarakat. Masih banyak bentuk lainnya yang bisa diupayakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap hidup yang perlu diubah tentunya sikap hidup yang merugikan atau menghambat peningkatan kesejahteraan hidup. Merubah sikap bukan pekerjaan mudah. Mengapa karena masyarakat sudah bertahun-tahun bahkan puluhan tahun sudah melakukan hal itu. Untuk itu memerlukan waktu yang cukup lama untuk melakukan perubahan sikap. Caranya adalah dengan memberikan penyadaran bahwa apa yang mereka lakukan selama ini merugikan mereka. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan banyak informasi dengan menggunakan berbagai media, seperti buku-buku bacaan, mengajak untuk melihat tempat lain, menyetel film penerangan, dan masih banya cara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pengorganisasian masyarakat, kuncinya adalah menempatkan masyarakat sebagai pelakunya. Untuk itu masyarakat perlu diajak mulai dari perencanaan kegiatan, pelaksanaan, sampai pemeliharaan dan pelestarian. Pelibatan masyarakat sejak awal kegiatan memungkinkan masyarakat memiliki kesempatan belajar lebih banyak. Pada awal-awal kegiatan mungkin pendamping sebagai pendamping akan lebih banyak memberikan informasi atau penjelasan bahkan memberikan contoh langsung. Pada tahap ini masyarakat lebih banyak belajar namun pada tahap-tahap berikutnya pendamping harus mulai memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mencoba melakukan sendiri hingga mampu atau bisa. Jika hal ini terjadi maka dikemudian hari pada saat pendamping meninggalkan masyarakat tersebut, masyarakat sudah mampu untuk melakukannya sendiri atau mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PRINSIP-PRINSIP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT&lt;br /&gt;Ada beberapa prinsip dasar untuk mewujudkan masyarakat yang berdaya atau mandiri. Penyadaran&lt;br /&gt;Untuk dapat maju atau melakukan sesuatu, orang harus dibangunkan dari tidurnya. Demikian masyarakat juga harus dibangunkan dari “tidur” keterbelakangannya, dari kehidupannya sehari-hari yang tidak memikirkan Masa depannya. Orang yang pikirannya tertidur merasa tidak mempunyai masalah, karena mereka tidak memiliki aspirasi dan tujuan-tujuan yang harus diperjuangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyadaran berarti bahwa masyarakat secara keseluruhan menjadi sadar bahwa mereka mempunyai tujuan-tujuan dan masalah-masalah. Masyarakat yang sadar juga mulai menemukan peluang-peluang dan memanfaatkannya, menemukan sumberdaya-sumberdaya yang ada ditempat itu yang barangkali sampai saat ini tak pernah dipikirkan orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat yang sadar menjadi semakin tajam dalam mengetahui apa yang sedang terjadi baik di dalam maupun diluar masyarakatnya. Masyarakat menjadi mampu merumuskan kebutuhan-kebutuhan dan aspirasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelatihan&lt;br /&gt;Pendidikan disini bukan hanya belajar membaca, menulis dan berhitung, tetapi juga meningkatkan ketrampilan-ketrampilan bertani, ekonomi kerumah-tanggaan, industri dan cara menggunakan pupuk. Juga belajar dari sumber-sumber yang dapat diperoleh untuk mengetahui bagaimana memakai jasa bank, bagaimana membuka rekening dan memperoleh pinjaman. Belajar tidak hanya dapat dilakukan melalui sekolah, tapi juga melalui pertemuan-pertemuan informal dan diskusi-diskusi kelompok tempat mereka membicarakan masalah-masalah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui pendidikan, kesadaran masyarakat akan terus berkembang. Perlu ditekankan bahwa setiap orang dalam masyarakat harus mendapatkan pendidikan, termasuk orangtua dan kaum wanita. Ide besar yang terkandung dibalik pendidikan kaum miskin adalah bahwa &lt;i&gt;pengetahuan menganggarkan kekuatan&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengorganisasian&lt;br /&gt;Agar menjadi kuat dan dapat menentukan nasibnya sendiri, suatu masyarakat tidak cukup hanya disadarkan dan dilatih ketrampilan, tapi juga harus diorganisir. Organisasi berarti bahwa segala hal dikerjakan dengan cara yang teratur, ada pembagian tugas diantara individu-individu yang akan bertanggungjawab terhadap pelaksanaan tugas masing-masing dan ada kepemimpinan yang tidak hanya terdiri dari beberapa gelintir orang tapi kepemimpinan diberbagai tingkatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat tidak mungkin diorganisir tanpa pertemuan-pertemuan yang diselenggarakan secara rutin untuk mengambil keputusan-keputusan dan melihat apakah keputusan-keputusan tersebut dilaksanakan. Wakil-wakil dari semua kelompok harus berpartisipasi dalam proses pembuatan keputusan. Selain pertemuan-pertemuan rutin, catatlah keputusan-keputusan yang telah diambil. Notulen itu akan dibacakan dalam pertemuan berikutnya untuk mengetahui apakah orang-orang yang bertanggungjawab terhadap keputusan tersebut sudah melaksanakan tugasnya atau belum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas-tugas harus dibagikan pada berbagai kelompok, termasuk kaum muda, kaum wanita, dan orangtua. Pembukuan yang sehat juga sangat penting. Semua orang harus mengetahui penggunaan uang dan berapa sisanya. Pembukuan harus dikontrol secara rutin misalnya setiap bulan untuk menghindari adanya penyelewengan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembangan kekuatan&lt;br /&gt;Kekuasaan berarti kemampuan untuk mempengaruhi orang lain. Bila dalam suatu masyarakat tidak ada penyadaran, latihan atau organisasi, orang-orangnya akan merasa tak berdaya dan tak berkekuatan. Mereka berkata “kami tidak bisa, kami tidak punya kekuatan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat masyarakat merasa memiliki potensi atau kekuatan, mereka tidak akan mengatakan lagi, “kami tidak bisa”, tetapi mereka akan berkata “kami mampu!”. Masyarakat menjadi percaya diri. Nasib mereka berada di tangan mereka sendiri. Pada kondisi seperti ini bantuan yang bersifat fisik, uang, teknologi dsb. Hanya sebagai sarana perubahan sikap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila masyarakat mempunyai kekuatan, setengah perjuangan untuk pembangunan sudah dimenangkan. Tetapi perlu ditekankan kekuatan itu benar-benar dari masyarakat bukan dari satu atau dua orang pemimpin saja. Kekuatan masyarakat harus mengontrol kekuasaan para pemimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membangun Dinamika&lt;br /&gt;Dinamika orang miskin berarti bahwa masyarakat itu sendiri yang memutuskan dan melaksanakan program-programnya sesuai dengan rencana yang sudah digariskan dan diputuskan sendiri. Dalam konteks ini keputusan-keputusan sedapat mungkin harus diambil di dalam masyarakat sendiri, bukan diluar masyarakat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jauh lagi,keputusan-keputusan harus diambil dari dalam masyarakar sendiri. Semakin berkurangnya kontrol dari masyarakat terhadap keputusan-keputusan itu, semakin besarlah bahaya bahwa orang-orang tidak mengetahui keputusan-keputusan tersebut atau bahkan keputusan-keputusan itu keliru. Hal prinsip bahwa keputusan harus diambil sedekat mungkin dengan tempat pelaksanaan atau sasaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-698619336746204792?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/698619336746204792/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=698619336746204792&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/698619336746204792'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/698619336746204792'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2012/01/pemberdayaan-masyarakat-mandiri.html' title='PEMBERDAYAAN MASYARAKAT'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-0zjnJQtbLMk/TxWnep-7oSI/AAAAAAAAA-o/ETp5fzeMeIo/s72-c/Belajar%2BPemberdayaan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-4287408653716531501</id><published>2012-01-09T20:41:00.010+07:00</published><updated>2012-01-09T21:12:09.711+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>Manfaatkan Waktu Yang Efektif</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-tnu7EHqONQ8/Twrys5a4oNI/AAAAAAAAA-Q/_TiAQB6bfsM/s1600/Abang.JPG"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 265px; FLOAT: left; HEIGHT: 206px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5695631531905163474" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/-tnu7EHqONQ8/Twrys5a4oNI/AAAAAAAAA-Q/_TiAQB6bfsM/s320/Abang.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Diawal tahun ini saatnya bagi kita untuk berbenah diri, agar penggunaan waktu kita lebih produktif lagi. Memang banyak hal di luar kuasa kita. Namun BANYAK hal juga terjadi atas kuasa kita. Pada dasarnya dalam kehidupan akan selalu ada 2 kemungkinan: hal yang di luar kuasa kita dan hal yang merupakan kuasa kita. Semakin jauh seseorang meningkatkan kualitas dalam dirinya, semakin banyak kemampuannya untuk bertindak dalam menghadapi suatu keadaan. Mari kita bahas, APA sih aspek yang harus kita mengerti terlebih dahulu supaya kita BISA melakukan tindakan untuk mencegah hobby terlambat atau ngaret dalam memenuhi sebuah janji ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Mempunyai kemauan untuk mengetahui apa yang menyebabkan diri kita terlambat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hey jangan-jangan selama ini memang kita cuek-cuek saja dan memang tidak ada kemauan untuk mengetahui apa yang menyebabkan diri kita terlambat. Kalau sudah tidak ada kesadaran dan kemauan untuk bisa memenuhi janji tepat waktu ya gak heran kalau kita memang gak punya kemauan untuk mengetahui apa yang membuat diri kita terlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-pCs5UV1MZj0/Twrwmd1VyxI/AAAAAAAAA9s/UXl4jv5G0nU/s1600/Ngaret%2BKrn%2BTidur.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 282px; FLOAT: left; HEIGHT: 246px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5695629222397463314" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/-pCs5UV1MZj0/Twrwmd1VyxI/AAAAAAAAA9s/UXl4jv5G0nU/s320/Ngaret%2BKrn%2BTidur.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Tapi, jika diri kita memang ada kemauan untuk tepat waktu, dan ada kemauan untuk mengetahui apa yang menyebabkan diri kita terlambat atau ngaret, kita bisa mulai melakukan tindakan, dengan evaluasi dan introspeksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Meningkatkan kesadaran tentang rentang waktu dan kemampuan mengatur waktu&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pernah ketemu orang yang bilang akan sampai di tempat Anda 5 menit lagi tapi baru sampai 20 menit kemudian? Atau pernahkah Anda janji ke sahabat Anda akan bertemu 5 menit lagi tapi ternyata baru bertemu 25 menit kemudian? Jangan-jangan, ternyata Anda memang tidak sadar bedanya 5 menit dan 25 menit! Atau jangan-jangan orang yang pernah janji ketemu Anda dalam waktu 5 menit, tidak bisa membedakan antara 5 menit dan 25 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang kita punya hobi menyangkal. Yang ada di kepala kita, kita BERHARAP bahwa hal tersebut bisa dilakukan dalam 5 menit. Harapan tersebut begitu besarnya hingga kita tidak merasakan yang kita sebut 5 menit itu ternyata 25 menit. Sounds familiar? Ini terjadi seringkali kepada siapapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percobaan 1: Coba tanyakan kepada diri Anda, berapa lama Anda mandi di pagi hari. Catat di sebuah kertas. Misalnya 5 menit. Lalu saat Anda mau mandi lihat jam Anda, ingatlah jam berapa Anda mulai mandi. Lalu saat Anda selesai mandi, lihat jam Anda, dan hitung jarak waktu dari mulai saat Anda mulai mandi hingga selesai. Lihatlah kembali kertas yang tadi Anda tulis, apakah lama waktunya yang Anda perkirakan sama dengan lama waktu mandi yang Anda baru lakukan?&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai sekarang, latihlah kesadaran akan lamanya waktu seperti contoh di atas, dan kenalilah detail dari apa yang Anda kerjakan. Dengan SADAR akan berapa lamanya waktu berjalan, ini akan memperkuat kemampuan Anda untuk mengatur jadwal Anda. Manajemen waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Meningkatkan pengetahuan tentang aktivitas yang dijalankan &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kita ternyata terlalu menyederhanakan proses kegiatan. Misalnya dari rumah ke kantor. Kita suka berpikir dari rumah masuk mobil lalu seperti naik mesin waktu tiba-tiba kita sudah di tempat kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada-hal sebetulnya ada urutannya secara kronologis&lt;br /&gt;- Mempersiapkan barang yang akan dibawa ke kantor&lt;br /&gt;- Sarapan&lt;br /&gt;- Memakai sepatu&lt;br /&gt;- Menuju garasi, memanaskan mobil&lt;br /&gt;- Keluar pagar harus menutup pagar terlebih dahulu&lt;br /&gt;- Di jalan harus beli bensin dulu&lt;br /&gt;- Masuk pagar gedung kantor harus mencari parkir terlebih dahulu&lt;br /&gt;- Dari parkiran harus jalan menuju lift&lt;br /&gt;- Di depan lift harus menunggu dahulu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kita sering melupakan detail-detail seperti ini. Kan kita gak sekonyong-konyongnya dari mobil di garasi lalu sudah tiba-tiba duduk di ruang kantor kita kan?&lt;br /&gt;Begitu pula dengan semua aktivitas kita lainnya, pada semua perkerjaan kita, pada dasarnya semua terjadi dari rangkaian beberapa kegiatan . Semakin kita mengenal detail dari kegiatan yang diperlukan untuk menuju suatu titik kegiatan lainnya, semakin cerdas kita bisa mengatur waktu untuk tepat waktu memenuhi sebuah jadwal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Mengerti skala prioritas&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Keterampilan dalam menyusun prioritas kegiatan atau tugas-tugas kita sangat mempengaruhi seseorang dalam mengatur waktunya. Butuh pengertian dan kesadaran tentang seberapa besar pentingnya dan seperti apa situasi dari setiap tugas atau kegiatan kita, dalam mengetahui dalam urutan prioritas nomor berapa kita meletakan sebuah kegiatan atau tugas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Mempunyai rencana alternatif atau cadangan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mempunyai rencana alternatif atau cadangan bisa menyelamatkan diri kita dari keterlambatan. Misalnya kita ada jadwal meeting sementara waktu sudah mepet, namun di jalan kita berencana mengisi bensin. Saat mendekati POM bensin, ternyata antriannya panjang. Jalan alternatif yang bisa dilakukan adalah dengan mengisi bensin setelah meeting saat kembali ke kantor. Jadi kita tetap hadir meeting tepat waktu, namun tetap bisa memenuhi kebutuhan isi bensin kita setelahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini adalah contoh sederhana. Point yang ingin disampaikan disini adalah kemampuan kita mengolah dan memproses berbagai solusi alternatif dalam menghadapi sebuah situasi, membuat kemampuan kita untuk mengatur waktu semakin kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. Kemampuan menghargai diri sendiri dan orang lain&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kembali lagi yang menjadi dasar yaitu kesadaran kita dalam menghargai diri sendiri. Bagaimana kita memperlakukan waktu berkaitan dengan bagaimana kita menyikapi diri sendiri. Demikian juga bagaimana kita menyikapi diri sendiri akan memberikan impact terhadap bagaimana kita menyikapi orang lain. Bagaimana kita menghargai waktu orang lain, jadi berkaitan dengan bagaimana kita menghargai waktu diri kita. Kita tentu tidak suka jika seseorang ngaret dengan janjinya terhadap kita, demikian juga orang lain tidak suka jika kita ngaret saat berjanji dengan kita. Pengertian bahwa jika satu hal terlambat bisa berkelanjutan kepada keterlambatan-keterlambatan lainnya, itu berlaku pada diri kita maupun kepada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan kita untuk mengerti tentang kehidupan berkaitan erat dengan konsep kita memandang waktu. Kemampuan bangsa kita untuk maju, berkaitan dengan konsep masyarakat dalam memberlakukan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterlambatan mencegah terjadinya kesuksesan. Keterlambatan mencegah pertumbuhan. Keterlambatan bisa membuat kita kehilangan kesempatan untuk maju. Keterlambatan, bisa merugikan sejumlah investasi, kerja, dan tenaga yang sudah dikeluarkan untuk sebuah proyek atau sebuah tugas, sekecil apapun itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu berharga. Seberapa berharga waktu bagi seseorang, bergantung dari bagaimana seseorang menghargai kehidupan. Apakah kita sudah menjadi bangsa yang berbudaya menghargai waktu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana seseorang menyikapi waktu adalah bagaimana seseorang menyikapi dirinya dan hidupnya. Bagaimana masyarakat menyikapi waktu adalah bagaimana masyarakat menyikapi diri serta kehidupan masyarakat tersebut. Bagaimana sebuah bangsa menyikapi waktu adalah bagaimana bangsa tersebut menyikapi kehidupan dalam bangsa tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-4287408653716531501?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/4287408653716531501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=4287408653716531501&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/4287408653716531501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/4287408653716531501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2012/01/strategi-pemanfaatan-waktu-yang-efektif.html' title='Manfaatkan Waktu Yang Efektif'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-tnu7EHqONQ8/Twrys5a4oNI/AAAAAAAAA-Q/_TiAQB6bfsM/s72-c/Abang.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-2647995515227576156</id><published>2011-12-19T11:27:00.004+07:00</published><updated>2011-12-19T11:36:38.962+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>Jangan Takut Akan Kekuranganmu!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-_oq7mfqKQF8/Tu6-OOYvr9I/AAAAAAAAA9g/Gxeqd7eJT7o/s1600/Baring.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 275px; FLOAT: left; HEIGHT: 183px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5687692531004846034" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/-_oq7mfqKQF8/Tu6-OOYvr9I/AAAAAAAAA9g/Gxeqd7eJT7o/s320/Baring.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Alkisah seorang Pemikul Air yang mempunyai dua buah gentong besar, yang digantungkan pada sebatang bambu yang dipikulnya. Salah satu gentong itu retak. Gentong yang tidak retak selalu bekerja dengan baik dan membawa pulang segentong air penuh pada akhir perjalanan panjang dari sungai hingga rumah majikan si pemikul, sedangkan gentong yang retak hanya berhasil membawa pulang setengah gentong air. Selama dua tahun hal yang sama terjadi, dari hari ke hari, si Pemikul Air hanya bisa mengantarkan satu setengah gentong air ke rumah majikannya. Sudah tentu Gentong Sempurna sangat bangga atas keberhasilannya yang sempurna pula. Sedangkan Gentong Retak sangat malu karena kekurangannya, dan sedih karena hanya bisa memenuhi setengah dari tugasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-tchLkdShnFg/Tu69pWa294I/AAAAAAAAA9U/kFXgIDNDycE/s1600/Cante%2Bbee.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 180px; FLOAT: left; HEIGHT: 259px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5687691897506035586" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/-tchLkdShnFg/Tu69pWa294I/AAAAAAAAA9U/kFXgIDNDycE/s320/Cante%2Bbee.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;Setelah merasa gagal selama dua tahun, Gentong Retak itu berkata pada si Pemikul Air pada waktu berada di tepi sungai, “Saya sangat malu dan ingin minta maaf.” Si Pemikul bertanya, “Ada apa? Mengapa kamu malu?” “Karena,” kata si Gentong Retak, “selama dua tahun terakhir ini saya hanya bisa membawa setengah gentong air gara-gara retakan ini yang membuat air bocor keluar sepanjang jalan menuju rumah majikanmu.” Si Pemikul Air merasa kasihan pada Gentong Retak yang tua itu, dan dengan ramah mengatakan, “Nanti kalau kita kembali ke rumah Pak Majikan, perhatikan bunga-bunga yang indah sepanjang jalan menuju rumahnya. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Memang betul, di sepanjang jalan menuju rumah Pak Majikan, Gentong Retak melihat bunga-bunga indah yang dihangatkan oleh sinar matahari, dan hatinya sedikit terhibur. Tetapi, ketika tiba di rumah Pak Majikan, ia kembali sedih karena lagi-lagi setengah isinya bocor sepanjang perjalanan. Gentong Retak meminta maaf lagi kepada Si Pemikul Air atas kegagalannya.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Pemikul Air berkata, “Apakah kamu perhatikan bahwa bunga-bunga itu hanya tumbuh pada sisi yang kamu lewati, tetapi tidak pada sisi yang dilewati Gentong Sempurna? Itu terjadi karena dari awal saya mengetahui kekurangan kamu, tetapi kemudian memanfaatkannya. Saya menanam biji bunga sepanjang sisi jalan yang kamu lewati, dan setiap hari, sepanjang kita berjalan dari sungai sampai rumah Pak Majikan, kamu telah menyirami mereka dengan air yang bocor itu. Selama dua tahun saya dapat menghiasi meja makan Pak Majikan dengan bunga-bunga yang indah itu. Tanpa kamu menjadi dirimu sendiri, Pak Majikan tidak akan bisa menikmati keindahan itu dalam rumahnya.” Kita semua mempunyai kekurangan yang unik. Kita semua adalah gentong-gentong yang retak. Jangan takut akan kekurangan-kekurangan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimalah, dan percayalah bahwa kamu juga bisa menjadi pencipta keindahan. Dalam memahami kekurangan kita, kita juga menemukan kekuatan kita sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-2647995515227576156?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/2647995515227576156/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=2647995515227576156&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/2647995515227576156'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/2647995515227576156'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2011/12/jangan-takut-akan-kekurangan.html' title='Jangan Takut Akan Kekuranganmu!'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-_oq7mfqKQF8/Tu6-OOYvr9I/AAAAAAAAA9g/Gxeqd7eJT7o/s72-c/Baring.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-3434370214377256826</id><published>2011-12-16T21:32:00.009+07:00</published><updated>2011-12-17T20:10:32.347+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>BANYAK TEMAN, BAIK UNTUK KESEHATAN</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-3heEyv5fWOU/TutbDHhDGYI/AAAAAAAAA9I/3oWVBU5poew/s1600/Mantap%2Bbe.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 254px; FLOAT: left; HEIGHT: 190px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5686739063600781698" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/-3heEyv5fWOU/TutbDHhDGYI/AAAAAAAAA9I/3oWVBU5poew/s320/Mantap%2Bbe.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Berbahagialah Anda yang mempunyai banyak teman dan sahabat. Pasalnya, beberapa penelitian terbaru menemukan bukti bahwa menikmati kehidupan sosial yang aktif dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Para ilmuwan mempercayai bahwa menghabiskan waktu bersama teman atau sahabat akan membuat hidup lebih sehat baik secara mental maupun fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah 5 (lima) alasan ilmiah yang menunjukkan pengaruh kehadiran seorang teman terhadap tingkat kesehatan seseorang :&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1) Mengurangi Risiko Demensia&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Memiliki kehidupan sosial yang sangat aktif dapat menurunkan risiko penyakit Alzheimer cukup besar yakni sekitar 70 persen, menurut temuan baru yang diterbitkan dalam &lt;em&gt;Journal of International Neuropsychological Society&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-S9PPBJFcrYM/TutZQ9QIjeI/AAAAAAAAA88/B1bFtsFKrIU/s1600/Bakar%2BJagung%2BBareng.JPG"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; FLOAT: left; HEIGHT: 214px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5686737102340394466" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/-S9PPBJFcrYM/TutZQ9QIjeI/AAAAAAAAA88/B1bFtsFKrIU/s320/Bakar%2BJagung%2BBareng.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;2) Membuat Anda Tetap Fit&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Riset terbaru dari peneliti asal Australia yang dipublikasikan dalam &lt;em&gt;International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity&lt;/em&gt; menemukan bahwa teman atau sahabat memiliki pengaruh langsung terhadap tingkat aktivitas fisik dan kebiasaan makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3) Mengasah Otak &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Anda Menjalin komunikasi yang baik dengan teman melalui chatting atau jejaring sosial media akan mendorong fungsi kognitif Anda. Hal ini seperti layaknya memecahkan teka-teki silang, menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari&lt;em&gt; University of Michigan, AS&lt;/em&gt;.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4) Meningkatkan Kesehatan Jauh Lebih Baik &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Memiliki relasi yang saling mendukung dapat menunda proses penuaan. Riset terbaru dari Brandeis University menemukan bahwa jaringan sosial yang kuat - terutama bila dikombinasikan dengan latihan fisik - dapat menunda penurunan kesehatan hingga sepuluh tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5) Hidup Lebih Lama&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hubungan yang kuat dengan teman dan keluarga dapat meningkatkan peluang Anda untuk tetap bertahan hidup sekitar 50 persen, menurut penelitian terbaru para ilmuwan dari &lt;em&gt;Brigham Young University&lt;/em&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-3434370214377256826?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/3434370214377256826/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=3434370214377256826&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/3434370214377256826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/3434370214377256826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2011/12/manfaat-punya-banyak-teman.html' title='BANYAK TEMAN, BAIK UNTUK KESEHATAN'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-3heEyv5fWOU/TutbDHhDGYI/AAAAAAAAA9I/3oWVBU5poew/s72-c/Mantap%2Bbe.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-6614638763171521443</id><published>2011-10-25T14:18:00.004+07:00</published><updated>2011-10-25T14:27:03.712+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>MEMBANGUN KESEJAHTERAAN DIRI</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-dRdXFJe87WI/TqZj2QaIjJI/AAAAAAAAA8w/WyqmETj1yus/s1600/Sukses%2BCantik.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; FLOAT: left; HEIGHT: 192px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5667326964861013138" border="0" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/-dRdXFJe87WI/TqZj2QaIjJI/AAAAAAAAA8w/WyqmETj1yus/s320/Sukses%2BCantik.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Pernahkah Anda merasa heran melihat seseorang yang tidak memiliki aktivitas rutin seperti karyawan kantoran, tetapi memiliki kehidupan yang mapan dan bahagia? Mungkin Anda akan berpikir, mereka anak orang kaya sehingga semua biaya ditanggung orangtua. Atau mereka memiliki warisan yang sangat besar dan memakai warisan tersebut untuk membiayai seluruh kebutuhan hidup mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Freddy Pieloor, CFP, Financial planner, bahwa mereka bukan anak orang kaya atau mendapatkan warisan berlimpah. Mereka hanya memiliki passive income atau pendapatan pasif, yang dapat memberikan penghasilan rutin tanpa perlu bekerja banting tulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapatan pasif adalah sebuah penghasilan yang diterima secara rutin setiap bulan dari sebuah atau beberapa sumber investasi atau bisnis yang telah dibangun dan dimiliki di waktu yang lalu. Sesungguhnya sebagian besar dari mereka yang saat ini telah hidup nyaman dan bahagia berkat pendapatan pasif, dahulunya adalah karyawan kantoran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Nl0xoMpzju0/TqZjjspYO-I/AAAAAAAAA8k/SYGC5io8PP8/s1600/Wanita%2BSukses.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; FLOAT: left; HEIGHT: 198px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5667326646023633890" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/-Nl0xoMpzju0/TqZjjspYO-I/AAAAAAAAA8k/SYGC5io8PP8/s320/Wanita%2BSukses.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Namun sejak awal saat mereka menerima penghasilan aktif (kala bekerja), mereka selalu menyisihkan setiap uang yang diperoleh. Setelah mereka sisihkan, uang itu diakumulasikan, diinvestasikan, dan dikembangkan dalam berbagai jenis instrumen investasi dan bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya bangunan investasi dan bisnis mereka juga merangkak dan bertahap. Setelah melalui satu dasawarsa, mereka mampu menghasilkan dan mendapat ganjaran penghasilan yang melebihi kebutuhan hidup bulanan. &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Setiap tahun, akumulasi pendapatan pasif bertumbuh dan berbuah. Mereka tidak langsung memanfaatkan pendapatan pasif tersebut, tetapi mereka gulung atau putar terus dalam berbagai investasi dan bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menunda kesenangan dan kepuasan diri dalam beberapa waktu yang relatif lama, tetapi mendapatkan kebahagiaan dan kenyamanan diri untuk periode waktu yang lebih lama hingga menutup mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang saat Anda menyisihkan setiap pendapatan yang diterima, dengan menunda kesenangan dan kepuasan diri sekarang, sisihkan pendapatan sebesar 20 persen dari setiap uang yang diterima. Uang itu untuk diakumulasikan dan diinvestasikan agar dapat memberikan hasil dan buah yang berlimpah pada waktu mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa usaha yang perlu dilakukan untuk meningkatkan pendapatan, diantaranya :&lt;br /&gt;1. Obligasi yang memberikan kupon setiap bulan atau per tiga bulan sesuai kontrak.&lt;br /&gt;2. Reksadana pendapatan tetap.&lt;br /&gt;3. Rumah, rumah toko, apartemen, atau kios yang disewakan.&lt;br /&gt;4. Usaha atau bisnis yang dijalankan sendiri atau dioperasikan pihak ke-3.&lt;br /&gt;5. Usaha franchise.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap usaha yang dilakukan harus ditekuni dengan baik dan mempunyai nilai pelayanan, agar usaha yang dilakukan dapat tetap eksis dan baik bagi sesama ciptaan Tuhan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-6614638763171521443?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/6614638763171521443/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=6614638763171521443&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/6614638763171521443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/6614638763171521443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2011/10/strategi-membangun-ekonomi-diri.html' title='MEMBANGUN KESEJAHTERAAN DIRI'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-dRdXFJe87WI/TqZj2QaIjJI/AAAAAAAAA8w/WyqmETj1yus/s72-c/Sukses%2BCantik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-7730533509385607635</id><published>2011-09-28T14:47:00.015+07:00</published><updated>2011-09-28T15:55:55.850+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>MOTIVASI DIRI / SELF MOTIVATION</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-0CXdmR3q0Uc/ToLTVTJNicI/AAAAAAAAA8U/tG3hOUlZeNw/s1600/Energi%2BDunia.jpg"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 330px; FLOAT: left; HEIGHT: 235px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5657316444800387522" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/-0CXdmR3q0Uc/ToLTVTJNicI/AAAAAAAAA8U/tG3hOUlZeNw/s320/Energi%2BDunia.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;Hal yang tidak bisa kembali :&lt;br /&gt;- Waktu&lt;br /&gt;- Kata-kata&lt;br /&gt;- Kesempatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang dapat menghancurkan&lt;br /&gt;Hidup :&lt;br /&gt;- Kemarahan&lt;br /&gt;- Keangkuhan&lt;br /&gt;- Dendam&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Hal yang tidak boleh hilang :&lt;br /&gt;- Harapan/optimisme&lt;br /&gt;- Keiklasan&lt;br /&gt;- Kejujuran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang Paling Berharga :&lt;br /&gt;- Kasih Sayang&lt;br /&gt;- Cinta&lt;br /&gt;- Kebaikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-YED2EibzILg/ToLb2zvWm5I/AAAAAAAAA8c/1r-YKJ0eV7E/s1600/Energi%2BPak%2BAnes%2BAngkabakng.JPG"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; FLOAT: left; HEIGHT: 241px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5657325816579005330" border="0" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/-YED2EibzILg/ToLb2zvWm5I/AAAAAAAAA8c/1r-YKJ0eV7E/s320/Energi%2BPak%2BAnes%2BAngkabakng.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;Hal yang tidak pernah pasti :&lt;br /&gt;- Kekayaan&lt;br /&gt;- Kesuksesan&lt;br /&gt;- Mimpi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang dapat membentuk karakter seseorang :&lt;br /&gt;- Komitmen&lt;br /&gt;- Ketulusan&lt;br /&gt;- Kerja keras&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hal yang membuat kita Sukses :&lt;br /&gt;- Impian&lt;br /&gt;- Kemauan&lt;br /&gt;- Focus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang tidak pernah kita tahu :&lt;br /&gt;- Rezeki&lt;br /&gt;- Umur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-7730533509385607635?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/7730533509385607635/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=7730533509385607635&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/7730533509385607635'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/7730533509385607635'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2011/09/energi-menguasai-dunia.html' title='MOTIVASI DIRI / SELF MOTIVATION'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-0CXdmR3q0Uc/ToLTVTJNicI/AAAAAAAAA8U/tG3hOUlZeNw/s72-c/Energi%2BDunia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-5822750793819249593</id><published>2011-08-25T12:17:00.006+07:00</published><updated>2011-08-25T12:54:53.585+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial Kemasyarakatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seksologi'/><title type='text'>Perselingkuhan dan Penyebabnya</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-El3fn0HKVXY/TlXdDMotmHI/AAAAAAAAA8E/1cNXxcgAcZg/s1600/Selingkuh.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; FLOAT: left; HEIGHT: 183px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5644660754980116594" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/-El3fn0HKVXY/TlXdDMotmHI/AAAAAAAAA8E/1cNXxcgAcZg/s320/Selingkuh.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Pernikahan adalah momen membangun kehidupan baru bersama pasangan. Suka duka akan dihadapi berdua, sebisa mungkin tidak melibatkan pihak lain untuk menyelesaikan masalah. Namun, masalah rumah tangga kadang tidak sesederhana yang dihadapi ketika masih pacaran. Bukan cinta lagi yang dibutuhkan, tetapi komitmen, untuk menjaga keutuhan rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut psikolog Prof Dr Sarlito Wirawan Sarwono, cinta bukanlah pengikat pernikahan. Cinta hanyalah faktor yang bisa menarik seseorang untuk memutuskan berpasangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cinta paling lama bertahan tiga tahun, lalu hilang. Sisanya adalah komitmen, kesetiaan, dan tanggung jawab,” ujar Prof Sarlito, saat peluncuran buku Mencegah Selingkuh dan Cerai karya sosiolog Dra Hartati Nurwijaya di Toko Buku Gramedia Matraman, Jakarta, Minggu (14/8/2011) lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-JSmyIjr7UwQ/TlXjbRqoaMI/AAAAAAAAA8M/jljicWeNc04/s1600/Pemicu%2BPerselingkuhan.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 225px; FLOAT: left; HEIGHT: 225px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5644667765716969666" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/-JSmyIjr7UwQ/TlXjbRqoaMI/AAAAAAAAA8M/jljicWeNc04/s320/Pemicu%2BPerselingkuhan.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Salah satu penyebab retaknya rumah tangga menurut Prof Sarlito adalah perselingkuhan. Perselingkuhan itu sendiri biasanya disebabkan oleh beberapa faktor seperti: kemajuan teknologi, workaholic, dan sifat posesif.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemajuan teknologi&lt;br /&gt;Teknologi bukan hal yang menjadi asal-usul perselingkuhan, namun bisa memicu perselingkuhan. Ketakutan bahwa kemajuan teknologi bisa membuat pasangan selingkuh, bisa membuat seseorang melanggar privasi pasangannya. Misalnya, membuka e-mail, SMS, atau situs jejaring sosial pasangan, bahkan minta password segala. Kebiasaan inilah yang menurut Prof Sarlito kerap memicu pertengkaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Beri kepercayaan pada pasangan untuk punya wilayah privasinya sendiri. Kalau ternyata dia selingkuh, itu bisa diurus belakangan. Intinya jangan cari-cari masalah,” jelas Guru Besar Psikologi Universitas Indonesia yang mendalami Psikologi Sosial ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun, teknologi akan mempermudah pekerjaan dan kehidupan seseorang. Jadi, pasangan pun berhak menikmatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Workaholic&lt;br /&gt;Bila salah satu atau kedua pihak terlalu asyik dengan pekerjaan masing-masing, perlahan-lahan bisa menghilangkan kesetiaan. Jika workaholic tidak diselingi dengan kencan berdua, misalnya, akan sulit bagi pasangan untuk bertahan. Hubungan pernikahan akan terasa hambar dan terasa sama saja dengan rutinitas hidup yang lain. Rasa hambar ini kelak akan berujung pada keinginan untuk mencari “selingan”. Siapa yang menjadi "selingan" tersebut? Kemungkinan besar adalah rekan kerja, partner bisnis, atau siapapun yang biasa Anda jumpai saat bekerja atau beraktivitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat posesif&lt;br /&gt;Orang yang selalu menginginkan pasangan berperilaku sesuai dengan keinginannya cenderung membuat pasangan menjadi bosan. Kehidupan rumah tangga pun menjadi kaku karena pasangan selalu merasa diawasi dan akhirnya merasa terkekang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya masalah cemburu. Cemburu yang berlebihan bisa memberi penghakiman yang terlalu cepat kepada pasangan, padahal perselingkuhan belum tentu terjadi. Kemarahan yang tidak memiliki alasan kuat justru akan menambah keretakan hubungan. Karena sifat manusia cenderung selalu memilih yang lebih baik, jangan sampai ulah Anda yang pencemburu atau posesif mendorong pasangan mencari orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangan bermimpi mengubah seseorang, tapi ubah dulu diri Anda, maka pasangan akan mengikuti,” tukasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By. TRIBUNNEWS.COM&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-5822750793819249593?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/5822750793819249593/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=5822750793819249593&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/5822750793819249593'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/5822750793819249593'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2011/08/perselingkuhan-dan-penyebabnya.html' title='Perselingkuhan dan Penyebabnya'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-El3fn0HKVXY/TlXdDMotmHI/AAAAAAAAA8E/1cNXxcgAcZg/s72-c/Selingkuh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-356264179821817145</id><published>2011-06-07T16:35:00.005+07:00</published><updated>2011-06-07T16:51:02.192+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>Punyailah Kebiasaan Bertindak</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-n4ZS3KNrL_c/Te3yjJQOIrI/AAAAAAAAA7s/Xam4015afEk/s1600/Mari%2BBertindak.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; FLOAT: left; HEIGHT: 242px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5615410995994174130" border="0" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/-n4ZS3KNrL_c/Te3yjJQOIrI/AAAAAAAAA7s/Xam4015afEk/s320/Mari%2BBertindak.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Inilah sesuatu yang disetujui oleh setiap pemimpin. Bahwa kini kekurangan orang-orang yang cakap dan mempunyai keahlian untuk mendapatkan posisi-posisi penting. Sebagaimana yang dikatakan oleh seorang direktur, banyak orang yang mahir, hampir memenuhi syarat, namun ada satu bumbu sukses yang tidak ada. Yakni kecakapan untuk menyelesaikan pekerjaan, untuk mendapatkan hasil-hasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap-tiap pekerjaan besar –baik di bidang bisnis, jual-beli besar-besaran, ilmu pengetahuan, bidang pertahanan, atau pemerintah- memerlukan orang-orang yang berpikir untuk bertindak. Kepala-kepala bagian dalam mencari orang untuk kedudukan-kedudukan kunci, minta jawaban-jawaban atas pertanyaan: “Apakah ia akan melaksanakan pekerjaannya?” Apakah ia orang yang berinisiatif?” “Apakah ia akan mendatangkan hasil, ata semata-mata orang yang hanya suka ngomong?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua pertanyaan-pertanyaan ini hanya mempunyai satu tujuan: Mengetahui apakah orang yang bersangkutan suka bertindak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-9RizXf9H98I/Te3xj3_F4OI/AAAAAAAAA7c/a1nPcK1spgc/s1600/Bertindak.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 214px; FLOAT: left; HEIGHT: 320px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5615409909027168482" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/-9RizXf9H98I/Te3xj3_F4OI/AAAAAAAAA7c/a1nPcK1spgc/s320/Bertindak.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Gagasan-gagasan baik saja tidak cukup. Gagasan sederhana yang diwujudkan dilaksanakan dan dikembangkan adalah 100 persen lebih baik daripada gagasan cemerlang yang mati karena tak dilaksanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedagang self-made terkenal, John Wanamaker sering berkata: “Tak ada yang datang atau muncul semata-mata dengan memikirkannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah ini. Segala sesuatu yang ada di dunia ini, dari satelit hingga gedung pencakar langit hingga makanan bayi adalah gagasan-gagasan yang dilaksanakan.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda mempelajari orang-orang –baik yang sukses maupun yang biasa- mereka itu dibagi dalam 2 golongan. Orang-orang yang sukses sikap dan hidupnya aktif. Kita namakan “aktivisionis”. Yang biasa saja, yang madya, yang tidak sukses bersikap pasif. Kita namakan “passivasionis”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bisa menemukan suatu prinsip sukses dengan mempelajari dua kelompok itu. Si aktivisionis adalah orang yang berbuat, melaksanakan sesuatu melalui gagasan dan rencana. Si passivasionis”tidak berbuat”. Ia menangguhkan pekerjaannya sehingga ia telah membuktikan bahwa ia tak seharusnya atau tidak bisa melaksanakannya hingga akhirnya terlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, apabila kita masih mengidap penyakit Passivasionis, marilah coba menjadi aktivisionis walaupun dengan langkah kecil. Keberanian untuk bertindak merupakan salah satu awal yang baik untuk mengetahui hasil yang akan dicapai walaupun ada juga gagal yang ditemui. Tapi paling tidak kita tahu dimana kelemahan atau yang perlu diperbaiki kedepan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-356264179821817145?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/356264179821817145/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=356264179821817145&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/356264179821817145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/356264179821817145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2011/06/punyailah-kebiasaan-bertindak.html' title='Punyailah Kebiasaan Bertindak'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-n4ZS3KNrL_c/Te3yjJQOIrI/AAAAAAAAA7s/Xam4015afEk/s72-c/Mari%2BBertindak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-6667892245335088276</id><published>2011-06-01T15:04:00.006+07:00</published><updated>2011-06-01T15:21:40.755+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lingkungan Hidup'/><title type='text'>Refleksi Gerakan Lingkungan Hidup</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-xxBjf5fIIPw/TeX2V0iN9OI/AAAAAAAAA7Q/jgZkxYKm1m8/s1600/Penanaman%2BPohon.JPG"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; FLOAT: left; HEIGHT: 240px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5613163365327041762" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/-xxBjf5fIIPw/TeX2V0iN9OI/AAAAAAAAA7Q/jgZkxYKm1m8/s320/Penanaman%2BPohon.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;Sesungguhnya, persengketaan hak atas pemilikan, peruntukan, dan pengelolaan lingkungan alam dalam suatu kawasan, bukanlah suatu gejala baru. Gejala ini bahkan telah muncul beberapa abad yang lalu. Kawasan lingkungan alam yang kemudian disebut sebagai sumber daya alam telah menjadi factor penting sejak awal perkembangan kapitalisme. Dalam teori ekonoi kapitalis, sumberdaya alam dianggap sebagai salah satu dari tiga factor produksi utama, selain sumberdaya manusia dana sumberdaya dana. Secara teoritik, kapitaslisme –sebagai suatu ideology yang bertujuan melakukan pemupukan modal &lt;em&gt;(capital accumulation)&lt;/em&gt; melalui proses-proses penanaman modal &lt;em&gt;(capital investment)- &lt;/em&gt;dalam prakteknya tak lain adalah mendorong dan mengharuskan adanya ekspansi ke luar dalam bentuk penguasaan pasar, sumber pasokan bahan baku dan tenaga kerja semurah mungkin. Proses inilah yang kemudian melahirkan sejarah penaklukan &lt;em&gt;(imperialisme)&lt;/em&gt; dan penjajahan &lt;em&gt;(kolonialisme)&lt;/em&gt; yang merupakan sejarah gelap peradaban dalam hal pelanggaran hak-hak asasi manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Ll1ixop0wm4/TeX1aJtc6gI/AAAAAAAAA64/4zdml6S3mY8/s1600/Pencinta%2BLingkungan.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 269px; FLOAT: left; HEIGHT: 301px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5613162340219152898" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/-Ll1ixop0wm4/TeX1aJtc6gI/AAAAAAAAA64/4zdml6S3mY8/s320/Pencinta%2BLingkungan.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Perebutan dan pengusahaan pasar, sumber pasokan bahan baku dan tenaga kerja murah, pada hakekatnya tiada lain adalah dalam rangka menjamin keberlangsungan pemupukan modal Negara asalnya. Dengan kata lain, persoalan lingkungan alam pun telah muncul bersamaan dengan perkembangannya kapitalisme. Sejak saat itu pula, ‘lingkungan alam’ &lt;em&gt;(nature)&lt;/em&gt; kemudian disebut-sebut sebagai ‘sumberdaya alam’ (&lt;em&gt;nature resources)&lt;/em&gt; bagi industri. Oleh karena sumber daya alam itu terbatas, sementara kebutuhan pemupukan modal tidak ada batasnya dan bahkan perlu terus ditingkatkan, maka sumberdaya alam itu perlu pula dipertahankan dan dikelola secara ilmiah oleh pakar. Maka lahirlah wacana pengelolaan sumberdaya alam &lt;em&gt;(natural resources management)&lt;/em&gt; –suatu pendekatan modern dan rasional yang menafikan cara-cara tradisional masyarakat tempatan yang, katanya, ‘tidak ilmiah’.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kolonialisme dan imperialism secara fisik berakhir, dunia memasuki zaman baru, zaman bangsa-bangsa atau Negara-negara merdeka. Namun jika ditelaah secara seksama, ternyata hakikat kolonialisme, yakni kapitalisme, masih tetap berlangsung. Jika zaman kolonialisme perebutan dan penguasaan sumberdaya alam didukung oleh Negara penjajah, pada zaman pasca-kolonialisme saat ini, perebutan dan penguasaan itu dilakukan dan didukung oleh perusahaan-perusahaan multinasional yang seringkali bekerjasama dengan para kapitalis local, mempengaruhi kebijakan Negara yang memungkinkan bagi mereka untuk sepenuhnya menguasai (monopoli) sumberdaya alam setempat, menggusur dan meniadakan hak-hak rakyat asal/masyarakat adat &lt;em&gt;(indigenous people)&lt;/em&gt; dan bahkan secara angkuh sekali menyebut mereka sebagai ‘perambah’ (penghalusan dari tuduhan ‘perusak’) lingkungan alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, persoalan lingkungan dan sumberdaya alam telah menjadi persoalan: siapa sesungguhnya yang merambah dan merusak lingkungan serta untuk tujuan apa dan kepentingan siapa? Bahkan persoalannya merambah lebih jauh ke persoalan: siapa sesungguhnya yang paling berhak atas sumberdaya alam, siapa yang berhak memutuskan serta melalui proses yang bagaimana? Maka, persoalan lingkungan pun telah berubah menjadi persoalan politik dan hak aasasi manusia.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-6667892245335088276?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/6667892245335088276/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=6667892245335088276&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/6667892245335088276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/6667892245335088276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2011/06/refleksi-gerakan-lingkungan-hidup.html' title='Refleksi Gerakan Lingkungan Hidup'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-xxBjf5fIIPw/TeX2V0iN9OI/AAAAAAAAA7Q/jgZkxYKm1m8/s72-c/Penanaman%2BPohon.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-5938641355901804806</id><published>2011-03-19T23:47:00.008+07:00</published><updated>2011-06-07T23:39:29.186+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>Renungan Hidup</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ketika Aku mohon Kekuatan ..... Yang Maha Kuasa memberiku Kesulitan, sehingga Aku kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Aku mohon Kebijakasanaan ..... Yang Maha Kuasa memberiku Masalah untuk Aku Pecahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-aY8LSWFAd6k/Te5T4hCkb9I/AAAAAAAAA70/7ZYA6Wsh1VQ/s1600/Renungan.tif"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 282px; FLOAT: left; HEIGHT: 253px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5615518015784513490" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/-aY8LSWFAd6k/Te5T4hCkb9I/AAAAAAAAA70/7ZYA6Wsh1VQ/s320/Renungan.tif" /&gt;&lt;/a&gt;Ketika Aku mohon Kesejahteraann ..... Yang Maha Kuasa memberiku Akal untuk berpikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Aku mohon Keberanian ..... Yang Maha Kuasa memberiku Bahaya untuk Aku atasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Aku butuh Cinta ..... Yang Maha Kuasa memberikan orang-orang bermasalah untuk Ku Tolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Aku mohonn Bantuan ..... Yang Maha Kuasa memberikan orang-orang baik untuk Aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jarang menerima apa yang kuminta ..... Tapi Yang Maha Kuasa memberi apa yang sebenarnya Aku Butuhkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita renungkan, apa yang sudah kita perbuat dan kita dapatkan selama ini. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-5938641355901804806?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/5938641355901804806/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=5938641355901804806&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/5938641355901804806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/5938641355901804806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2011/03/renungan-1.html' title='Renungan Hidup'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-aY8LSWFAd6k/Te5T4hCkb9I/AAAAAAAAA70/7ZYA6Wsh1VQ/s72-c/Renungan.tif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-3365938058003975520</id><published>2010-10-05T09:11:00.008+07:00</published><updated>2011-06-01T14:16:42.564+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial Kemasyarakatan'/><title type='text'>PEMBANGUNAN KAWASAN PERBATASAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/TKqRWodhxwI/AAAAAAAAA6g/aszx3JKKaQc/s1600/Perbatasan+3.JPG"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 294px; FLOAT: left; HEIGHT: 223px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5524387710927750914" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/TKqRWodhxwI/AAAAAAAAA6g/aszx3JKKaQc/s320/Perbatasan+3.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;Selama beberapa puluh tahun kebelakang masalah perbatasan masih belum mendapatkan perhatian yang cukup dari pemerintah. Hal ini tercermin dari kebijakan pembangunan yang kurang memperhatikan kawasan perbatasan dan lebih mengarah kepada wilayah-wilayah yang pada penduduk, aksesnya mudah, dan potensial, sedangkan kebijakan pembangunan bagi daerah-daerah terpencil, terisolir dan tertinggal seperti kawasan perbatasan masih belum diprioritaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh ini belum tersusun suatu kebijakan nasional yang memuat arah, pendekatan, dan strategi pengembangan kawasan perbatasan yang bersifat menyeluruh dan mengintegrasikan fungsi dan peran seluruh stakeholders kawasan perbatasan, baik di pusat maupun daerah, secara menyeluruh dan terpadu. Hal ini mengakibatkan penanganan kawasan perbatasan terkesan terabaikan dan bersifat parsial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pengamatan dilapangan beberapa waktu yang lalu, ada beberapa hal yang masih menjadi ganjalan untuk pengembangan wilayah perbatasan, diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/TKqMS55ofkI/AAAAAAAAA6A/zJc2UInshLQ/s1600/Cewek+Perbatasan.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 213px; FLOAT: left; HEIGHT: 320px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5524382149331418690" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/TKqMS55ofkI/AAAAAAAAA6A/zJc2UInshLQ/s320/Cewek+Perbatasan.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Paradigma ‘Kawasan Perbatasan Sebagai Halaman Belakang’&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Paradigm pengelolaan kawasan perbatasan di masa lampau sebagai “halaman belakang” wilayah NKRI membawa inplikasi terhadap kondisi kawasan perbatasan saat ini yang terisolir dan tertinggal dari sisi social dan ekonomi. Munculnya paradigm ini, disebabkan oleh system politik ddimasa lampau yang sentralistik dan sangat menekankan stabilitas keamanan. Ddisamping itu secara historis, hubungan Indonesia dengan beberapa Negara tetangga pernah dilanda konflik, serta seringkali terjadinya pemberontakan-pemberontakan di dalam negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Terjadinya Kesenjangan Pembangunan Dengan Negara Tetangga&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan masyarakat di kawasan perbatasan yang miskin infrastruktur dan tidak memiliki akeseibilitas yang baik, pada umumnya sangat dipengaruhi oleh kondisi social ekonomi ddi Negara tetangga. Kawasan perbatasan di Kalimantan dan Sulawesi utara misalnya, kehidupan social ekonomi masyarakat, pada umumnya berkiblat ke wilayah Negara tetangga. Hal ini disebabkan adanya infrastruktur yang lebih baik atau pengaruh social ekonomi yang lebih kuat dari wilayah Negara tetangga. Secara jangka panjang, adanya kesenjangan pembangunan dengan Negara tetangga tersebut berpotensi untuk mengundang kerawanan di bidang politik.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sarana Dan Prasarana Masih Minim.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ketersediaan prasarana dan sarana, baik sarana dan prasarana wilayah maupun fasilitas social ekonomi masih jauh dari memadai. Jaringan jalan dan angkutan perhubungan darat maupun laut masih sangat terbatas, yang menyebabkan sulit berkembangannya kawasan perbatasan, karena tidak memiliki keterkaitan social maupun ekonomi dengan wilayah lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi prasarana dan saran komunikasi seperti pemancar atau transmisi radio dan televise serta saran telepon di kawasan perbatasan umumnya masih relative minim. Terbatasnya sarana komunikasi dan informasi menyebabkan masyarakat perbatasan lebih mengetahui informasi tentang Negara tetangga daripadda informasi dan wawasan tentang Indonesia. Ketersediaan sarana dasar social dan ekonomi seperti pusat kesehatan masayarakat, sekolah, dan pasar juga sangat terbatas. Hal ini menyebabkan kawasan perbatasan sulit untuk berkembang dan bersaing dengan wilayah Negara tetangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tingginya Angka Kemiskinan Dan Jumlah Keluarga Pra-Sejahtera.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kemiskinan menjadi permasalahan yang terjadi disetiap kawasan perbatasan baik laut maupun ddarat. Hal ini dapat dilihat dari tingginya jumlah keluarga prasejahtera di kawasan perbatasan serta kesenjangan social ekonomi dengan masyarakat di wilayah perbatasan Negara tetangga. Hal ini disebabkan oleh akumulasu berbagai factor, seperti rendahnya mutu sumberdaya manusia, minimnya infrastruktur pendukung, rendahnya mutu sumberdaya manusia, minimnya infrastruktur pendukung, rendahnya produktifitas masyarakat dan belum optimalnya pemanfaatan sumberdaya alam dikawasan perbatasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Implikasinya lebih lanjut dari kondisi kemiskinan masyarakat di kawasan perbatasanmendorong masyarakat terlibat dalam kegiatan-kegiatan ekonomi illegal guna memenuhi kebutuhan hidupnya. Hal ini selain melanggar dan potensial menimbulkan kerawanan dan ketertiban jg sangat merugikan Negara. Selain kegiatan ekonomi illegal, kegiatan illegal lainnya yang terkait dengan aspek politik, ekonomi dan keamanan juga terjadi di kawasan perbatasan laut seperti penyelundupan senjata, amunisi dan bahan peledak. Kegiatan illegal ini terorganisir dengan baik sehingga perlu koordinasi dan kerjasama bilateral yang baik untuk menuntaskannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Terisolasinya Kawasan Perbatasan Akibat Rendahnya Aksesibilitas Menuju Kawasan Perbatasan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kawasan perbatasan masih mengalami kesulitan aksesibilitas baik darat, laut, maupun udara menuju pusat-pusat pertumbuhan. Diwiliyah Kalimantan dan papua, sulitnya aksesilibitas memunculkan kecenderungan masyarakat untuk berinteraksi dengan masayarakat di wilayah Serawak dan PNG.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minimnya aksesibilitas arid an keluar kawasan perbatasan wilayah merupakan salah satu factor yang turut mendorong orientasi masyarakat yang cenderung berkiblat aktivitas social ekonominya ke Negara tetangga yang secara jangka panjang dikhawatirkan akan memunculkan degradasi nasionalisme masyarakat perbatasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Rendahnya Kualitas Sumber Daya Manusia&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebagai dampak dari minimnya sarana dan prasarana dibidang pendidikan dan kesehatan, kualitas SDM masyarakat di sebagian besar kawasan perbatasan masih renah. Masyarakat belum memperoleh pelayanan kesehatan dan pendidikan sebagaimana mestinya akibat jauhnya jarak dari pemukiman dengan fasilitas yang ada. Optimalisasi potensi sumber daya alam dan pengembangan ekonomi di kawasan perbatasan akan sulit dilakukan. Rendahnya tingkat pendidikan, keterampilan, serta kesehatan masyarakat merupakan salah satu factor utama yang menghambat pengembangan ekonomi kawasan perbatasan untuk dapat bersaing dengan wilayah Negara tetangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Adanya Aktivitas Pelintas Batas Tradisional&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Adanya kesamaan budaya, adat dan keturunan (suku yang sama) di beberapa kawasan perbatasan seperti di Kalimantan (Dayak dan Melayu) dan Papua, menyebabkan adanya kegiatan pelintas batas tradisional yang illegal dan sulit dicegah. Persamaan budaya dan adat masyarakat dan kegiatan kegiatan pelintas batas tradisional ini merupakan isu sekaligus masalah perbatasan antar-negara yang telah ada sejak lama dan kini muncul kembali seiring dengan penanganan kawasan perbatasan darat di beberapa daerah seperti papua dan Kalimantan serta Timor Leste. Kegiatan lintas batas ini telah berlangsung lama namun sampai saat ini belum dapat diatasi oleh kedua pihak (Negara).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Adanya Tanah Adat/Ulayat Masyarakat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Di beberapa kawasan perbatasan terdapat tanah adat/ulayat yang berada di dua wilayah Negara. Tanah ulayat ini sebagian menjadi lading penghidupan yang diolah sehari-hari oleh masyarakat perbatasan, sehingga pelintasan batas antarnegara menjadi hal yang biasa dilakukan setiap hari. Keberadaan tanah ulayat yang terbagi dua oleh garis perbatasan, secara astronomis memerlukan pengaturan tersendiri serta dapat menjadi permasalahan di kemudian hari jika tidak ditangani secara serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, perlu ada upaya yang sinergi dalam pengembangan wilayah perbatasan, seperti melalui pendekatan kesejahteraan, keamanan dan pendekatan kelestarian alam. Diharapkan wilayah perbatasan menjadi beranda Negara yang membanggakan dan dapat menarik turis domestic dan dari luar.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-3365938058003975520?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/3365938058003975520/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=3365938058003975520&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/3365938058003975520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/3365938058003975520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2010/10/pembangunan-kawasan-perbatasan.html' title='PEMBANGUNAN KAWASAN PERBATASAN'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/TKqRWodhxwI/AAAAAAAAA6g/aszx3JKKaQc/s72-c/Perbatasan+3.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-2883615091310216771</id><published>2010-06-16T12:21:00.006+07:00</published><updated>2010-06-16T12:30:24.678+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pluralime dan Perdamaian'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>MEDIA SEBAGAI ALAT TRANSFORMASI SOSIAL</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/TBhgmQwpcXI/AAAAAAAAA5w/JFgzAGnbdPw/s1600/Selvie+Stephany.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 153px; FLOAT: left; HEIGHT: 191px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5483238756773884274" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/TBhgmQwpcXI/AAAAAAAAA5w/JFgzAGnbdPw/s320/Selvie+Stephany.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Memberdayakan komunitas merupakan sebuah perjalanan panjang atas bagaimana kita ditantang untuk mampu merefleksikan permasalahan dengan baik. Bagaimanapun, proses pemberdayaan seharusnya merupakan sebuah proses saling berbagi dan saling belajar antar mereka dengan lingkungan mereka. Beragamnya latar belakang personal dan kemasyarakatan yang dimiliki oleh komunitas, dan perbedaan nilai yang mereka miliki, sering kali membuat proses fasilitasi menjadi sebuah tantangan tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berangkat dari situ, beragam metode fasilitasi lahir dalam semangat pemberdayaan komunitas. Penggunaan media, merupakan salah satu metode yang dinilai mampu memberikan kekuatan pada komunitas dengan memberikan mereka proses untuk saling belajar dan berefleksi dengan permasalahan yang sedang mereka hadapi. Video partisipatoris, radio komunitas, photo story, penggunaan media tulis, musik dan lain sebagainya, merupakan beberapa contoh dari bentuk-bentuk media yang kerap digunakan sebagai alat dalam memfasilitasi komunitas. Media-media tersebut kemudian hadir sebagai sebuah implementasi dari kekuatan atas refleksi dan semangat saling belajar yang dimiliki oleh komunitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/TBhgAsrmopI/AAAAAAAAA5o/Y6kzWrLxsEM/s1600/_MG_8764.JPG"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 317px; FLOAT: left; HEIGHT: 214px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5483238111433892498" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/TBhgAsrmopI/AAAAAAAAA5o/Y6kzWrLxsEM/s320/_MG_8764.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;Setelah proses pemberdayaan dinilai telah mampu memberikan komunitas kekuatan untuk berdiri sendiri, terkadang andil dari pihak berwenang (pemerintah) dan swasta, tetap dibutuhkan. Pada kasus ini seringkali masalah utama yang timbul dalam upaya pemberdayaan bukan lagi bagaimana ‘mengeluarkan’ suara mereka, tapi bagaimana agar suara mereka didengar oleh pihak berwenang dan masyarakat luas. Bukan hanya sekedar mendengar, namun juga mengenal dan memahami secara mendalam urgensi permasalahan yang dialami komunitas. Disini penggunaan media lagi-lagi mampu berperan sebagai sebuah corong untuk menyuarakan permasalahan komunitas.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Berkaca dari kasus diatas, maka penggunaan media dalam upaya pemberdayaan komunitas perlu mendapat perhatian yang cukup besar. Hal ini berlaku tidak hanya lewat bagaimana menggunakan media sebagai alat dalam memfasilitasi, namun juga proses advokasi dalam upaya untuk ‘didengar’. Pada akhirnya, dibutuhkan pengembangan fungsi media bagi lembaga-lembaga swadaya masyarakat, khususnya di Indonesia. Baik sebagai alat advokasi, maupun sebagai alat untuk memfasilitasi. Lebih dari itu, perlu adanya sebuah forum yang memungkinkan untuk sesama lembaga pengguna media berkumpul dan membagi pengalamannya masing-masing, sebagai sebuah sarana untuk saling belajar tidak hanya antar partisipan, tapi juga narasumber dan seluruh warga yang terlibat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diharapkan memberikan ruang bagi para pengiat media untuk pemberdayaan masyarakat dan generasi muda untuk saling berbagi informasi dan mengeksplorasi isu bersama dengan para ahli, sehingga menjadi lebih kritis dalam menggunakan media sebagai alat untuk kampanye memerangi pemiskinan. Kemudian menyebarluaskan isu akan pentingnya remaja untuk didengar suaranya dan diikutsertakan dalam proses pemberdayaan sekaligus juga pengambilan keputusan dan semakin luasnya jaringan antar lembaga dalam menyebarkan atau membangun budaya damai di wilayahnya khususnya dan wilayah lainnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-2883615091310216771?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/2883615091310216771/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=2883615091310216771&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/2883615091310216771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/2883615091310216771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2010/06/media-sebagai-alat-transformasi-sosial.html' title='MEDIA SEBAGAI ALAT TRANSFORMASI SOSIAL'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/TBhgmQwpcXI/AAAAAAAAA5w/JFgzAGnbdPw/s72-c/Selvie+Stephany.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-1488305524233985535</id><published>2010-04-26T11:36:00.005+07:00</published><updated>2010-04-26T13:29:48.274+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lingkungan Hidup'/><title type='text'>Pengembangan Hutan Produksi</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/S9UZQwGJw1I/AAAAAAAAA5I/C3yfbC6qzz8/s1600/Cantik+mantap.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 282px; FLOAT: left; HEIGHT: 320px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5464301498463273810" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/S9UZQwGJw1I/AAAAAAAAA5I/C3yfbC6qzz8/s320/Cantik+mantap.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Selama ini pengelolaan hutan hanya berorientasi pada produksi kayu, nilai manfaat sumberdaya hutan alam produksi tidak didayagunakan secara optimal. Di samping itu dengan semakin meningkatnya kebutuhan kayu baik secara lokal dan domestik, maka tekanan terhadap hutan alam semakin tinggi. Oleh karena itu pembinaan terhadap produksi hutan rakyat semakin penting untuk segera dilaksanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hutan mempunyai potensi untuk memberikan kontribusi dalam upaya ketahanan pangan. Untuk itu hutan produksi perlu dikelola sedemikian rupa agar dapat memberikan ruang bagi budidaya aneka tanaman perkebunan dan pertanian, maka kelangsungan produksi hasil hutan, pangan dan jasa hutan lainnya harus tetap memperhatikan prinsip-prinsip kelestarian, serta situasi social-ekonomi dan kehidupan masyarakat lokal serta lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan dengan kebutuhan yang diperlukan dalam pengembangan hutan produksi khususnya sekitar Bukit Samahung, ada beberapa hal yang diperlukan diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/S9UZDCYe3WI/AAAAAAAAA5A/977Z4LJ1ZBY/s1600/Penyapan+Pohon+Aren.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 222px; FLOAT: left; HEIGHT: 320px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5464301262853823842" border="0" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/S9UZDCYe3WI/AAAAAAAAA5A/977Z4LJ1ZBY/s320/Penyapan+Pohon+Aren.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Peningkatan Kesadaran dan wawasan masyarakat&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat sekitar bukit samahung sebenarnya sudah turun temurun mempraktekan model agro forestry yang sering disebut &lt;em&gt;Kompokng&lt;/em&gt; atau &lt;em&gt;Timawakng&lt;/em&gt;, dimana hutan yang ada tumbuh pohon-pohon besar dan diantaranya tumbuh tanaman lainnya yang bisa dimanfaatkan atau tanaman yang mempunyai nilai-nilai ekonomi dan ada kaitannya dengan budaya lokal, seperti: Air, sayur-sayuran, rotan, binatang, buah-buahan, aren, dll. &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Namun keberadaan model ini mulai terancam keberadaannya, karena mulai kurang kesadaran dan kurangnya wawasan masyarakat mengelola hutan yang ada. Akibatnya kayu-kayu yang ada diambil untuk pembuatan rumah dan punyai nilai ekonomi yang tinggi apabila dijual keluar, kemudian terbatasnya sumber penghasilan masyarakat diakibatkan oleh pertumbuhan penduduk yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dikaji lebih jauh lagi masih banyak sumber daya alam hutan bukan kayu yang mempunyai prospek ekonomi kalau dimanfaatkan secara optimal, upaya inilah yang perlu dilakukan agar masyarakat sadar dan tumbuh kemauan untuk mengelolanya dengan memperhatikan keberlanjutan hutan produksi atau hasil hutan bukan kayu (HHBK) yang dikelolanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Peningkatan kapasitas masyarakat&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan masyarakat mengelola hasil hutan bukan kayu memang masih kurang,&lt;br /&gt;seringkali masyarakat tidak menyadari atau tahu tapi tidak ada kemauan untuk mengelolanya. Kadangkala pertanya yang muncul mulai darimana, seperti apa ? Dan kemana harus menjualnya? Ini dapat terlihat dengan salah satu produk aren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pohon aren mempunyai nilai ekonomi yang tinggi, mulai dari akarnya untuk obat; batangnya untuk papan; plepah yang sudah tua untuk kayu bakar; lidinya dan ijuknya untuk penyapu; buah yang masih muda untuk kolangkaling (manisan); dan air niranya untuk gula merah. Namun yang terjadi, masyarakat hanya mengolah air niranya saja, sehingga pohon aren tidak dimanfaatkan secara optimal dan masyarakat beralih mengambil kayu hutan akibatnya hutan menjadi terancam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kondisi yang ada peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat pengelola hasil hutan bukan kayu perlu dilakukan, agar pemanfaatan HHBK lebih optimal dan efisien. Kemudian diperlukan kemampuan akses pasar, agar produk yang dihasilkan dapat terjual, serta peningkatan kapasitas manajemen ekonomi keluarga dan kelompok. Harapannya sosial ekonomi masyarakat semakin lebih baik dan pengembangan hutan produksi dapat berjalan dengan baik dan tetap lestari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Reboisasi lahan kritis dan pengayaan aneka tanaman hutan berbasis masyarakat &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Keberlanjutan fungsi hutan sebagai sumber ketahanan pangan, perlu didukung dengan upaya-upaya perbaikan kondisi hutan baik itu pengayaan beraneka jenis tanaman untuk menggantikan pohon yang sudah tua, atau merebilitasi lahan-lahan kritis dengan tanaman yang mempunyai nilai-nilai ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partisipasi aktif masyarakat merupakan kunci utama, untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap aneka tumbuhan hutan yang ditanamnya sehingga kelestarian hutan tetap terjaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Pengembangan agroforestry sistem pertanian dan peternakan terpadu&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Praktek agroforesty atau wanatani dilingkungan masyarakat, berhubungan erat dengan komponen pohon, semak, tanaman semusim, ternak dan penggembalaan. Agroforestri pada masyarakat sekitar bukit samahung berupa perpaduan beberapa jenis tanaman tahunan dan semusim. Jenis pohon yang ada mempunyai nilai ekonomi tinggi, seperti: kayu untuk pembuatan rumah, durian, langsat, aren, rotan, geminting, nangka, kopi, coklat, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pola pertanian dan peternakan yang ada selama ini pada masyarakat masih bersifat tradisional dengan sistem pertanian yang berpindah-pindah dan dilakukan setahun sekali. Sistem peternakan masyarakatpun belum tertata dengan baik, karena ternak yang ada dibiarkan berkeliaran atau tidak dikandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu diperlukan upaya yang komprehensif menata pola pertanian dan peternakan masyarakat, seperti : Desiminisasi informasi tentang pengembangan pertanian dan peternakan terpadu yang dapat meningkatkan sosial dan ekonomi masyarakat. Contoh-contoh pengembangan sistem pertanian dan peternakan terpadu, misalnya: masyarakat menata peternakan dan bercocok tanam palawija ketika belum musim tanam dengan menggunakan teknologi tepat guna yakni penggunaan pupuk kompos yang ramah lingkungan. Apabila pola peternakan dapat tertata dengan baik, keuntungannya bisa banyak, misalnya: kotoran ternak yang ada bisa digunakan untuk pupuk tanaman palawija (pupuk kompos) dan kalau memang ada orang yang berpengalaman instalasi biogas maka kotoran ternak dan masyarakat bisa dijadikan energi terbarukan untuk masak. Kemudian air misalnya, kalau memang ada kemauan masyarakat sumber air yang ada bisa digunakan untuk budidaya ikan air tawar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah awal memang perlu desiminiasi informasi, kemudian melihat langsung kondisi masyarakat yang sudah melaksanakan sistem pertanian dan peternakan terpadu, dan dilanjutkan dengan ujicoba dimasyarakat. Sehingga adanya optimalisasi sumber daya yang diharapkan bisa mengembangkan hutan produksi yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Penggunaan Inovasi teknologi yang ramah lingkungan&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pengembangan inovasi teknologi pada masyarakat sekitar hutan perlu dilakukan dengan pemanfaatan sumber daya yang ada dan pengunaan teknologi yang efesiensi dan ramah lingkungan. Misalnya : Pengunaan energi terbarukan, penggunaan tungku hemat energi / kayu, penggunaan pupuk kompos, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat sekitar seringkali tertinggal dari kemajuan teknologi dan informasi, sehingga perlu optimalisasi sumber daya alam yang tersedia untuk kemajuan masyarakat dengan tidak merusak hutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Penguatan Kelompok-kelompok Masyarakat&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Membangun kesadaran masyarakat diperlukan waktu jangka panjang, sehingga perlu kerja kelompok. Kelompok biasanya menjadi tempat yang baik untuk pembelajaran anggotanya, anggota yang mempunyai kemampuan akan membagikan ilmunya untuk anggotanya. Kemudian melalui kelompok juga partisipasi masyarakat dapat dengan mudah dilibatkan atau digerakkan, apalagi dalam lingkup pengelolaan pengembangan hutan produksi yang ada disekitar masyarakat itu sendiri, sehingga kelompok dipandang strategis di fasilitasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun yang terjadi dimasyarakat, bekerja bersama itu bisa tapi usaha-usaha berkelompok seringkali tidak bertahan lama. Untuk itu perlu adanya pendampingan yang baik dan selalu menanamkan nilai-nilai kekeluargaan antara anggota kelompok serta pentingnya transparansi dan pertanggunggugatan pengurus dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Penguatan Aturan Kesepakatan Masyarakat&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Agar hutan produksi tetap terjaga kelestariannya, memang memerlukan aturan kesepakatan antar masyarakat. Masyarakat di sekitar bukit Samahung sudah ada hukum adat sejak nenek moyang, bahkan ada kesepakatan yang diperbaharui pada tahun 1998 tentang tetap menjaga hutan bukit samahung. Namun aturan inipun seringkali dilanggar oleh masyarakat, sehingga Peraturan Adat atau hukum adat yang sudah ada belum cukup menaungi pengelolaan kawasan hutan, maka perlu pembaharuan aturan dengan kesepakatan bersama yang melahirkan peraturan baru, misalnya : Perdes untuk pemanfaatan HHBK dan kawasan konservasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, pengembangan hutan produksi perlu ada kesadaran dan kemauan masyarakat untuk belajar dan mencoba hal baru serta partisipasi aktif pihak luar untuk meningkatkan kesadaran, kapasitas, pengembangan teknologi ramah lingkungan dan jaringan pemasaran hasil hutan bukan kayu. Sehingga sosial ekonomi masyarakat dapat tumbuh lebih baik dan hutan yang ada tetap lestari.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-1488305524233985535?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/1488305524233985535/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=1488305524233985535&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/1488305524233985535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/1488305524233985535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2010/04/pengembangan-hutan-produksi.html' title='Pengembangan Hutan Produksi'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/S9UZQwGJw1I/AAAAAAAAA5I/C3yfbC6qzz8/s72-c/Cantik+mantap.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-5636472731390234818</id><published>2010-03-27T11:54:00.003+07:00</published><updated>2010-03-27T12:01:23.265+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>MENGEMBANGKAN BERPIKIR KRITIS</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/S62Qq-jJXmI/AAAAAAAAA4g/RmQQ0acL6V0/s1600/Kritis.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; FLOAT: left; HEIGHT: 240px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453173791834857058" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/S62Qq-jJXmI/AAAAAAAAA4g/RmQQ0acL6V0/s320/Kritis.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Berpikir kritis adalah suatu aktifitas kognitif yang berkaitab dengan penggunaan nalar. Belajar untuk berpikir kritis berarti menggunakan proses-proses mental, seperti memperhatikan, mengkategorikan, seleksi, dan menilai/memutuskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan dalam berpikir kritis memberikan arahan yang tepat dalam berpikir dan bekerja, dan membantu dalam menentukan keterkaitan sesuatu dengan yang lainnya dengan lebih akurat. Oleh sebab itu kemampuan berpikir kritis sangat dibutuhkan dalam pemecahan masalah / pencarian solusi, dan pengelolaan proyek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembangan kemampuan berpikir kritis merupakan integrasi beberapa bagian pengembangan kemampuan, seperti pengamatan (observasi), analisis, penalaran, penilaian, pengambilan keputusan, dan persuasi. Semakin baik pengembangan kemampuan-kemampuan ini, maka kita akan semakin dapat mengatasi masalah-masalah/proyek komplek dan dengan hasil yang memuaskan.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpikir kritis meliputi aktivitas-aktivitas:&lt;br /&gt;1. Memperhatikan detil secara menyeluruh&lt;br /&gt;2. Identifikasi kecenderungan dan pola, seperti memetakan informasi, identifikasi&lt;br /&gt;kesamaan dan ketidaksamaan, dll&lt;br /&gt;3. Mengulangi pengamatan untuk memastikan tidak ada yang terlewatkan&lt;br /&gt;4. Melihat informasi yang didapat dari berbagai sudut pandang&lt;br /&gt;5. Memilih solusi-solusi yang lebih disukai secara obyektif&lt;br /&gt;6. Mempertimbangkan dampak dan konsekuensi jangka panjang dari solusi yang dipilih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi pelajar, berpikir kritis dapat berarti:&lt;br /&gt;1. Mencari dimana keberadaan bukti terbaik bagi subyek yang didiskusikan&lt;br /&gt;2. Mengevaluasi kekuatan bukti untuk mendukung argumen-argumen yang berbeda&lt;br /&gt;3. Menyimpulkan berdasarkan bukti-bukti yang telah ditentukan&lt;br /&gt;4. Membangun penalaran yang dapat mengarahkan pendengar ke simpulan yang telah&lt;br /&gt;ditetapkan berdasarkan pada bukti-bukti yang mendukungnya&lt;br /&gt;5. Memilih contoh yang terbaik untuk lebih dapat menjelaskan makna dari argumen yang&lt;br /&gt;akan disampaikan&lt;br /&gt;6. Dan menyediakan bukti-bukti untuk mengilustrasikan argumen tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, seseorang yang berpikir kritis pasti selalu memahami : Kenapa…..? Sebab…….? dan Hanya……? Untuk menyelesaikan suatu persoalan yang terjadi.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-5636472731390234818?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/5636472731390234818/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=5636472731390234818&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/5636472731390234818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/5636472731390234818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2010/03/mengembangkan-berpikir-kritis.html' title='MENGEMBANGKAN BERPIKIR KRITIS'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/S62Qq-jJXmI/AAAAAAAAA4g/RmQQ0acL6V0/s72-c/Kritis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-2623927124663448128</id><published>2010-03-25T12:58:00.004+07:00</published><updated>2010-03-25T13:08:57.744+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>STRATEGI MERAIH SUKSES</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/S6r8_0HhZJI/AAAAAAAAA4Y/LKj3GNE5L44/s1600/Strategi.jpg"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 239px; FLOAT: left; HEIGHT: 320px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5452448472137557138" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/S6r8_0HhZJI/AAAAAAAAA4Y/LKj3GNE5L44/s320/Strategi.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ffffff;"&gt;Dunia berubah dengan sangat cepat. Ada milyaran manusia di dunia ini. Ada ratusan buku yang terbit setiap hari. Ada jutaan fenomena yang kita temui atau kita alami. Ada banyak orang gagal di sekitar kita, namun tak sedikit juga yang menuai sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dimensi yang luas, sukses adalah milik semua orang. Tetapi tidak semua orang tahu bagaimana mendapatkan atau meraih kesuksesan. Karena, meraih sukses bukanlah perkara gampang. Diperlukan kepercayaan diri yang tinggi, antusiasme, hasrat, ketekunan, kerja keras, motivasi, serta komitmen untuk terus memperbaiki diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stephen R. Covey dalam bukunya &lt;em&gt;“7 Habits of Highly Effective People”&lt;/em&gt; menguraikan tujuh kebiasaan untuk kesuksesan Anda. Kebiasaan adalah faktor yang kuat dalam hidup kita. Ia begitu konsisten dan seringkali merupakan pola yang tidak disadari, maka kebiasaan yang terus menerus dan setiap hari akan mengekspresikan karakter kita dan menghasilkan efektivitas atau ketidakefektifan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi efektif dan menang secara pribadi, Covey menganjurkan 3 kebiasaan pertama yang sangat efektif:&lt;br /&gt;1. Jadilah Pro Aktif&lt;br /&gt;Sebagai manusia, kita bertanggung jawab atas diri kita sendiri. Perilaku kita adalah fungsi keputusan kita, bukan kondisi kita. Jangan biarkan lingkungan mengontrol diri kita. Kita punya kebebasan berkehendak. Jangan sekali-sekali menyalahkan orang lain, dan jangan sekali-kali menyalahkan keadaan. Kitalah yang menciptakan keadaan tersebut sekaligus mengendalikannya.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"   style="font-family:trebuchet ms;color:#ffffff;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Memulai dari akhir dalam pikiran&lt;br /&gt;Mulailah dari titik paling akhir, niscaya akan terang tujuan Anda. Hal ini berarti mengetahui kemana Anda akan pergi sehingga Anda sebaiknya mengerti dimana Anda sekarang dan dengan begitu, Anda mengetahui langkah-langkah yang Anda ambil selalu berada pada arah yang benar, yaitu visi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Dahulukan yang utama&lt;br /&gt;Kita seringkali disibukkan oleh persoalan remeh temeh dan tidak penting yang justru menghabiskan waktu efektif yang kita miliki. Anda harus membuat prioritas dalam aktivitas Anda sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk efektif dan menang secara publik, Covey menganjurkan 4 kebiasaan berikutnya:&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Berpikir menang/menang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan seseorang tidak dicapai dengan mengorbankan/menyingkirkan keberhasilan orang lain. Menang/menang melihat kehidupan sebagai arena kooperatif bukan kompetitif. Kebanyakan orang cenderung berpikir dikotomi, kuat atau lemah, menang atau kalah, keras atau lunak. Padahal cara berpikir seperti itu cacat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Berusaha mengerti dahulu baru dimenger&lt;/strong&gt;ti&lt;br /&gt;Prinsip ini adalah kunci untuk komunikasi antar pribadi yang efektif. Kita biasanya lebih dahulu ingin dimengerti. Kebanyakan orang tidak mendengar dengan maksud untuk mengerti. Mereka mendengar dengan maksud untuk menjawab. Padahal bentuk tertinggi dari mendengarkan adalah mendengar dengan empatik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Wujudkan Sinergi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Intisari dari sinergi adalah menghargai perbedaan, menghormati perbedaan, membangun kekuatan, mengimbangi kelemahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Asahlah gergaji&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Covey dengan tegas menyatakan dimensi spiritual adalah pusat kita. Kebiasaan ke-7 ini menjadi dasar dan prasyarat agar kebiasaan-kebiasaan lain dapat efektif. Covey bercerita dalam bukunya:&lt;br /&gt;Andaikan saja Anda bertemu seseorang yang sedang terburu-buru menebang sebatang pohon di hutan.&lt;br /&gt;”Apa yang sedang Anda kerjakan?” Anda bertanya&lt;br /&gt;”Tidak dapatkah Anda melihat?” demikian jawabnya dengan tidak sabar. ”Saya sedang menggergaji pohon ini.”&lt;br /&gt;”Anda kelihatan letih!” Anda berseru. “Berapa lama Anda sudah mengerjakannya?”&lt;br /&gt;“Lebih dari 5 jam,” jawabnya, “dan saya lelah!ini benar-benar kerja keras.”&lt;br /&gt;“Nah, mengapa Anda tidak beristirahat dan mengasah gergaji itu? Saya yakin Anda dapat bekerja lebih cepat.&lt;br /&gt;”Saya tidak punya waktu untuk mengasah gergaji,” orang tersebut berkata dengan tegas, ”Saya terlalu sibuk menggergaji.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang belajar dengan rajin tetapi hasilnya minim. Juga tidak sedikit yang bekerja keras banting tulang, namun hasilnya tidak optimal. Ini karena ”gergaji”nya belum diasah. Bahkan dia tidak menyadari bahwa gergaji tersebut memang perlu di asah.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-2623927124663448128?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/2623927124663448128/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=2623927124663448128&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/2623927124663448128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/2623927124663448128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2010/03/strategi-meraih-sukses.html' title='STRATEGI MERAIH SUKSES'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/S6r8_0HhZJI/AAAAAAAAA4Y/LKj3GNE5L44/s72-c/Strategi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-3486444896714269973</id><published>2010-02-17T10:41:00.003+07:00</published><updated>2011-06-07T16:45:43.392+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>Makin Cerdas Dengan Menulis</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/S3tmx_JcBJI/AAAAAAAAA4Q/6F8Xo81yjxw/s1600-h/Menulis.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 300px; FLOAT: left; HEIGHT: 300px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439053983930647698" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/S3tmx_JcBJI/AAAAAAAAA4Q/6F8Xo81yjxw/s320/Menulis.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Menulis itu sudah jelas merupakan salah satu cara meningkatkan kecerdasan. Setiap kali saya menyelesaikan sebuah tulisan, kecerdasan saya meningkat sekian derajat. Dan semakin sering saya menulis, maka kecerdasan dalam berbahasa, kecerdasan dalam aspek intrapersonal (&lt;em&gt;tahu diri&lt;/em&gt;), interpersonal (tahu orang lain), kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, dan berbagai kecerdasan lainnya terus berkembang tanpa henti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana saya tahu bahwa kecerdasan saya berkembang dan meningkat? Sederhana saja. Ketika saya mulai menulis artikel dan buku-buku di tahun 90-an, saya banyak sekali melakukan kesalahan. Lalu saya menulis lagi dan melakukan kesalahan lagi. Lalu saya menulis lagi dan melakukan kesalahan lagi.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesalahannya masih tetap ada, bahkan sampai sekarang. Tetapi semakin jarang dan semakin jarang dan semakin jarang. Bukankah itu berarti saya semakin cerdas?&lt;br /&gt;Jadi, ada kalanya saya memandang kawan-kawan yang enggan menulis sebagai orang-orang yang enggan meningkatkan kecerdasannya. Mereka senang bertahan dalam kubangan yang menggerogoti kecerdasannya. Saya sungguh khawatir bahwa pada suatu titik nanti mereka akan dianggap bodoh oleh lingkungannya, bahkan oleh cucu-cicit mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ingin makin cerdas: menulislah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;By : Anderas Harefa&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-3486444896714269973?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/3486444896714269973/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=3486444896714269973&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/3486444896714269973'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/3486444896714269973'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2010/02/makin-cerdas-dengan-menulis.html' title='Makin Cerdas Dengan Menulis'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/S3tmx_JcBJI/AAAAAAAAA4Q/6F8Xo81yjxw/s72-c/Menulis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-8970900780374575213</id><published>2009-12-04T11:18:00.002+07:00</published><updated>2009-12-04T11:23:32.713+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>JANGAN MENAHAN BERSIN</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SxiOjczR3xI/AAAAAAAAA34/jBE95Ht4X-M/s1600-h/Bersin.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 280px; FLOAT: left; HEIGHT: 320px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5411231691963490066" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SxiOjczR3xI/AAAAAAAAA34/jBE95Ht4X-M/s320/Bersin.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tahukah Anda, kecepatan bersin manusia bisa mencapai 160 km/jam? Artinya, bila Anda menahan bersin, maka tubuh harus mengatasi perubahan akibat tekanan kuat yang masuk kembali ke dalam saluran pernapasan. Tekanan tersebut bisa menyebabkan kerusakan pada gendang telinga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, menurut John Pan, MD, kepala Pusat Pengobatan Integratif di George Washington University Medical Center seperti vivanews kutip dari Womansday, bersin yang ditahan akan memaksa bakteri kembali masuk ke dalam rongga hidung dan kanal telinga, sehingga bisa menimbulkan infeksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika infeksi makin parah, kondisi ini bisa menyebabkan pecahnya gendang telinga yang berujung pada kehilangan pendengaran. Yang perlu Anda tahu, saluran hidung dan mulut yang menjadi sarana keluaran bersin berhubungan juga dengan telinga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersin sebetulnya berguna menjaga agar hidung tetap bersih &lt;em&gt;(cleansing effect)&lt;/em&gt;. Udara yang mengembus kuat dengan tekanan tinggi dari paru-paru mendorong keluar melalui hidung dan mulut. Refleks bersin itu bisa terjadi berulang-ulang, sehingga diharapkan pembersihan bisa maksimal.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar tidak mengganggu kesehatan Anda maupun orang-orang di sekeliling, daripada bersin ditahan, lebih baik tutuplah hidung dengan tisu atau saputangan ketika Anda bersin.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-8970900780374575213?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/8970900780374575213/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=8970900780374575213&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/8970900780374575213'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/8970900780374575213'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2009/12/jangan-menahan-bersin.html' title='JANGAN MENAHAN BERSIN'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SxiOjczR3xI/AAAAAAAAA34/jBE95Ht4X-M/s72-c/Bersin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-1440639557273908278</id><published>2009-10-20T12:28:00.008+07:00</published><updated>2010-06-03T11:40:38.534+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Tantangan Perkembangan Remaja</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/St1MV55F8xI/AAAAAAAAA3o/UXo-G_OLkNo/s1600-h/Miyabi+Idola+Remaja.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 213px; FLOAT: left; HEIGHT: 320px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394551867860972306" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/St1MV55F8xI/AAAAAAAAA3o/UXo-G_OLkNo/s320/Miyabi+Idola+Remaja.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Anak-anak dan remaja adalah generasi penerus bangsa dan dunia ini, baik-buruknya suatu bangsa kedepan tergantung pembinaan generasi muda yang ada sekarang ini. Pada usia ini terjadi hal-hal baru pada anak-anak dan remaja, misalnya: ada perubahan fisik, merasa ingin bebas, diperlukan kemampuan bergaul atau beradaptasi dengan teman sebaya dan mampu menerima keadaan diri. Apabila seseorang anak-anak dan remaja gagal melalui tugas perkembangan pada usai yang sebenarnya, maka pada tahap perkembangan berikutnya akan menjadi masalah pada diri anak-anak dan remaja tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa hal yang mempengaruhi perkembangan anak-anak dan remaja, diantaranya: 1) Kutub Keluarga, 2) Kutub Sekolah dan 3) Kutub Masyarakat (&lt;em&gt;Kristianus Atok dkk, 2005, 25)&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;Kutub Keluarga&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Keluarga adalah merupakan lingkungan yang berperan penting dalam perkembangan remaja, karena disinilah pendidikan pertama kali diperoleh. Apabila didalam keluarga terdapat pendidikan yang baik, maka pengaruhnya positif bagi perkembangan anak-anak dan remaja. Demikian juga sebaliknya, apabila dalam keluarga tidak harmonis dan terdapat pandangan yang salah maka pengaruhnya negative bagi perkembangan anak-anak dan remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/St1NAeg1x7I/AAAAAAAAA3w/Rq6mllsdalc/s1600-h/pantai.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; FLOAT: left; HEIGHT: 209px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394552599245866930" border="0" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/St1NAeg1x7I/AAAAAAAAA3w/Rq6mllsdalc/s320/pantai.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Remaja khususnya perempuan mengambil peranan yang banyak dalam keluarga, ini dapat terlihat misalnya ikut orang tua ke ladang/bertani, mengurus adiknya, memasak didapur. Kemudian anak perempuan dipaksa untuk bekerja untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup keluarga, akibatnya anak-anak dan remaja perempuan menjadi sulit untuk membuka relasi dengan remaja lainnya. Mereka menjadi minder, pemalu, tidak percaya diri, dan akhirnya mereka menjadi kehilangan harga diri, cenderung menutup diri dan bersikap menerima apa adanya. Kondisi inilah sehingga remaja perempuan selalu menjadi korban dalam setiap kekerasan yang terjadi dalam keluarga dan masyarakat.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada gambaran bahwa anak laki-laki wajar untuk santai dan bergaul lebih luas sedangkan anak perempuan dianggap tabu, dengan demikian sangat sulit sekali bagi remaja perempuan untuk berrelasi dengan sesamanya. Pada hal dalam diri seorang perempuan ada sikap kelemah-lembutan yang berpotensi dalam mengurus keluarga yang sehat dan lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;&lt;strong&gt;Kutub Sekolah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Sekolah adalah tempat untuk menimba ilmu dan tempat pertemuan antar anak-anak laki dan perempuan. Namun di sekolah-sekolah ada proses yang sentralistik dan diajarkan untuk memenuhi kurikulum nasional, tanpa mengindahkan nilai-nilai atau penganggan hidup bagi remaja. Pendidikan lain yang juga mempunyai pengaruh dan sangat penting bagi perkembangan anak-anak dan remaja kedepan, namun materi ini tidak diajarkan secara serius, misalnya pendidikan financial, kesetaraan gender, kesehatan reproduksi dll. Akibatnya anak-anak dan remaja yang amat cerdas, namun seringkali memandang rendah orang lain atau lawan jenisnya dan kemampuan bersosialisasi dengan teman-teman kurang, kemudian kurang mengetahui dan memahami tentang ilmu-ilmu yang mempunyai pengaruh bagi keberlanjutan hidup bermasyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Kutub Masyarakat&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan sehari-hari anak-anak dan remaja juga sangat dipengaruhi oleh keadaan masyarakat sekitarnya, apa yang langsung dilihat dengan keadaan sekitarnya. Pada masa-masa anak menuju dewasa ingin mencoba hal-hal yang ada disekitarnya, apabila seorang anak atau remaja tiak mempunyai pengetahuan dan iman yang kuat maka sangat mudah terjerumus ke hal yang negative.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemajuan teknologi dan informasi kehidupan manusia berubah gaya hidupnya, aksi-aksi sex bebas, aborsi, narkoba dan lainnya dipertontonkan. Anak-anak dan remaja cenderung untuk mempermudah kehidupannya atau mengupayakan kemudahan-kemudahan dalam kehidupannya instant. Ditambah lagi dengan berbagai ‘penyakit sosial‘ yang terjadi di masyarakat, seperti: judi, minuman keras, hiburan malam, dll.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-1440639557273908278?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/1440639557273908278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=1440639557273908278&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/1440639557273908278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/1440639557273908278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2009/10/ruang-lingkup-tantang-perkembangan.html' title='Tantangan Perkembangan Remaja'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/St1MV55F8xI/AAAAAAAAA3o/UXo-G_OLkNo/s72-c/Miyabi+Idola+Remaja.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-4430989734093206259</id><published>2009-08-27T12:40:00.003+07:00</published><updated>2009-09-01T10:17:37.419+07:00</updated><title type='text'>TRANSAKSI KEHIDUPAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SpySBObzTPI/AAAAAAAAA3g/2hZZ_CWutWg/s1600-h/Transaksi+Kehidupan.JPG"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; FLOAT: left; HEIGHT: 240px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376332604925758706" border="0" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SpySBObzTPI/AAAAAAAAA3g/2hZZ_CWutWg/s320/Transaksi+Kehidupan.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia;"&gt;S&lt;/span&gt;alah satu hukum bisnis menyatakan bahwa kualitas keuntungan tidak ditentukan oleh kuantitas aktivitas bisnis tetapi oleh kualitas transaksi. Tidak sedikit orang menciptakan banyak transaksi tetapi kualitas keuntungan didapat tidak sebanyak jumlah transaksi yang diciptakan. Padahal apa yang kita inginkan adalah transaksi sebanyak mungkin dengan keuntungan sebesar mungkin. Transaksi adalah pelaksanaan keputusan dealing tentang tawaran yang kita setujui dan tawaran yang kita ajukan. Selanjutnya transaksi menciptakan harga &lt;em&gt;(price of value)&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya semua orang sudah ditakdirkan hidup dengan &lt;em&gt;‘business of selling’&lt;/em&gt;, terlepas apakah ia pengusaha atau pun orang biasa. Karena takdir itulah, maka sebagian hukum alam yang mengatur kehidupan ini adalah hukum untung rugi. Dalam menyikapi hukum diperlukan kepemilikan sikap mental pengusaha &lt;em&gt;(the entrepreneurship mental attitude)&lt;/em&gt;. Atau sosok yang bermentalitas 'creating' dan bertanggung jawab atas resiko keputusan yang diambil serta menerima resiko sebagai pemilik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SptDuDOC2mI/AAAAAAAAA3Y/UKD3iqhk4DY/s1600-h/Molek.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; FLOAT: left; HEIGHT: 240px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5375965038614076002" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SptDuDOC2mI/AAAAAAAAA3Y/UKD3iqhk4DY/s320/Molek.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Terlepas dari job title yang anda sandang saat ini maka anda adalah pengusaha di mana setiap keputusan yang anda ambil, maka andalah yang akan merasakan rugi dan untungnya. Buktinya, setiap saat kita menciptakan transaksi dari tawaran kehidupan. Hanya saja yang sering membuat kita menderita kerugian adalah keputusan transaksi yang tidak didukung dengan mentalitas pengusaha. Banyak sekali komoditas peristiwa hidup yang ditawarkan tetapi tidak kita ciptakan transaksi yang bertanggung jawab untuk memiliki keuntungan dari kerugian atau dari keuntungan.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya, kita lebih sering menjadi pengusaha yang rugi. Contoh paling riil adalah kegagalan. Baik terjadi pada orang lain dan diri kita, atau baik disebabkan oleh orang lain atau kesalahan kita, sebenarnya peristiwa ini adalah komoditas yang ditawarkan oleh kehidupan. Kegagalan itu bisa menjadikan kita rugi atau untung. Bukan karena kegagalan ‘as matter’ tetapi karena keahlian bertransaksi. Kita apakan kegagalan itu setelah terjadi. Banyak pengusaha yang bisa menjadikan kegagalan sebagai the moment of truth untuk membangun keuntungan. Sebaliknya tidak sedikit yang menjadikan kegagalan hanyalah kegagalan – komoditas yang merugikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Watak Tawaran&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tawaran bisnis memiliki dua watak yang menonjol: menarik (&lt;em&gt;to attract&lt;/em&gt;) dan mendorong (&lt;em&gt;to push&lt;/em&gt;). Kalau anda pergi ke Mall maka semua komoditas yang dijajakan sudah didesain menarik dan punya daya tarik untuk menggoda kantong anda. Demikian juga kalau anda mengunjungi lokasi pasar kaki lima. Meskipun teknik penjajaan komoditas tidak didesain semenarik apa yang ada di Mall tetapi teknik rayuan dan gertakan yang dijalankan para pedagang di sana mendorong anda untuk membeli seakan-akan anda merasa bersalah kalau tidak membeli tawarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak berbeda dengan komoditas hidup yang ditawarkan kepada anda. Baik orang pintar atau orang bodoh, orang bawah atau orang atas, orang terhina atau orang terhormat mendapatkan peristiwa yang sama. Kegagalan, tantangan, dan kesulitan adalah tawaran yang menarik/mendorong semua orang untuk berpikir negatif dan tidak mau bertanggung jawab apalagi memilikinya. Seakan-akan aib yang memalukan. Perbedaannya adalah apakah anda akan menjadikan semua peristiwa yang tidak diinginkan itu sebagai tawaran yang perlu diciptakan transaksi atau anda bayar langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika anda membayar langsung hanya karena dorongan (&lt;em&gt;being pushed&lt;/em&gt;) atau terkesima oleh godaan daya tarik (&lt;em&gt;being attracted&lt;/em&gt;), maka kemungkinan paling dekat adalah anda tidak puas atau anda baru bisa mengakui barang yang anda beli tanpa transakis itu berguna setelah barang itu lusuh. Orang terkadang baru sadar ternyata peristiwa yang tidak diinginkan itu berguna setelah peristiwa menelan banyak pengorbanan alias lusuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penyebab Kerugian&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Meskipun dunia ini terus berubah, tetapi tidak berbeda dalam satu hal: terjadi perbandingan yang tidak seimbang antara jumlah populasi dunia yang beruntung dan merugi. Survey yang diadakan Hartford company menemukan bahwa dari 100 orang yang disurvey ternyata tidak mencapai 20 orang yang dikategorikan beruntung.&lt;br /&gt;Dengan kemajuan pengetahuan yang datang untuk mencerahkan, memang membuat orang punya lebih banyak pilihan untuk menjadi pengusaha yang beruntung tetapi lagi-lagi semua akan kembali pada kualitas memilih (baca: transaksi). Tekhnologi dan pengetahuan hanyalah memudahkan dan memperbanyak pilihan. Untung-rugi adalah kualitas memilih dari yang kita ciptakan. Wajarlah kalau dikatakan, satu temuan tekhnologi bisa menggantikan pekerjaan ratusan orang biasa-biasa tetapi ratusan tekhnologi tidak akan bisa menggantikan pekerjaan satu orang ahli. Transaksi adalah keahlian dan tidak bisa didelegasikan kepada tehnologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa kebanyakan kerugian transaksi kehidupan disebabkan oleh hal-hal berikut:&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;1. Tidak tahu harga / nilai komoditas&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pengusaha yang tidak tahu nilai komoditas akan membuat usahanya tidak untung atau salah menilai harga jual-beli komoditas. Contoh sederhana: buah mengkudu telah bertahun-tahun disia-siakan orang di sejumlah pedesaan di Indonesia. Setelah diketahui kandungan khasiatnya, barulah mengkudu perlu dibudidayakan. Nah, ada sejumlah peristiwa di dalam hidup kita yang bernasib sama dengan buah mengkudu. Kita menganggapnya tumbuhan liar yang perlu disingkirkan. Hanya orang yang telah berhasil lolos dari penyakit yang tahu nilai penyakit dan kesehatan. Hanya orang yang sudah berhasil menciptakan kesuksesan dari kegagalan yang tahu kegagalan bukanlah dosa laknat yang harus dihindari tetapi peristiwa hidup yang kita butuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;2. Tidak tahu Indeks Pasar&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Supaya transaksi bisa untung perlu dukungan data, informasi, pengetahuan dan pemahaman tentang harga yang berlaku bagi komoditas tertentu di pasaran. Demikian juga dengan diri kita. Teori apapun tidak berani memastikan berapa jumlah kuantitatif dan kualitatif komoditas yang kita amiliki di dalam untuk ditawarkan kepada kehidupan. Komoditas itu bisa bernilai tinggi sehingga layak disebut aset utama tetapi ada yang bernilai lebih rendah dari komoditas yang dimiliki oleh hewan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama bertahun-tahu militer Amerika dan juga dunia termasuk pendidikan menjadikan IQ sebagai ukuran tunggal untuk menilai kecerdasan seseorang. Begitu EQ ditemukan lalu disusul temuan SQ, maka peta tolok ukur kecerdasan manusia berubah. Ketika indeks pasar sudah berbicara bahwa ternyata perasaan itu berperan penting sementara anda masih berpedoman tidak penting atau tidak tahu kegunaannya, maka telah terjadi pengabaian yang menyebabkan transaksi anda dengan kehidupan ini rugi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan eksplorasi ilmiah itu adalah gambaran bahwa anda tidak sekedar memiliki ketiga kecerdasan tetapi masih banyak yang belum diungkap dan belum digunakan sebagaimana mestinya padahal itu penting. Sekedar gambaran, Charles Handy menulis bahwa di luar pembahasan teori kecerdasan yang ada, manusia masih banyak menyimpan kecerdasan lain yang perlu diasah karena penting, seperti kecerdasan practical, logical, interpersonal, intrapersonal, verbal, dll. Semua keahlian yang anda miliki apabila dicerdaskan akan membuat transaksi untung karena akan didukung dengan akurasi pengetahuan dan keahlian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;3. Tidak menguasai unsur hal tekhnis&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Transaksi membutuhkan penguasaan tekhnis baik di bisnis apalagi transaksi harga peristiwa kehidupan yang terjadi. Mungkin bentuknya sangat variatif. Penguasaan tekhnis kalau dirujukkan pada ajaran KOKORO (&lt;em&gt;The heart of warrior&lt;/em&gt;) milik Yamaoko (1836-1888) bukan semata bergantung pada gerakan fisik. Yamaoko menulis: "Kalau muatan pikiran anda tidak punya akses-langsung ke tangan anda maka ribuan tehnik yang anda kuasai tidak ada gunanya". Tidak hanya sebatas penguasaan pedang tetapi tombol telephone pun demikian. Apalagi menghadapi orang atau peristiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibarat seorang sopir kendaraan. Kalau hanya jasat sopir saja yang mengendalikan kendaraan, maka armada temuan tehnologi manapun tidak akan bisa membantu menghindarkan dari tabrakan. Demikian juga dengan hidup kita. Yang menentukan pada akhirnya bukan atribute eksternal tetapi murni bagaimana diri kita. Fasilitas digunakan untuk memudahkan atau memperindah tetapi kualitas keuntungan transaksi tidak bisa bergantung pada keahlian di bagian luar diri kita. Karena sesungguhnya yang di dalam itulah yang menampilkan apa yang di luar dan menciptakan ke luar.&lt;br /&gt;Apa yang bisa anda lakukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Supaya bisa menciptakan transaksi yang menguntungkan, pembelajaran hidup yang perlu dijalani adalah seperti dikatakan Covey: mengasah gergaji. Untuk mengetahui apa saja yang harus anda asah, ada baiknya anda mempertajam gergaji berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;1. Kepercayaan Diri&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pengusaha yang untung dalam menciptakan transaksi umumnya cakap dalam mengungkap keunggulan komoditas setinggi-tingginya sehingga orang lain percaya. Maka, terciptalah transaksi kepercayaan yang menguntungkan. Tetapi kecakapan itu bukan peristiwa dadakan (dramatic event) melainkan keahlian yang diasah untuk menemukan keunggulan diri (negotiation skill) dan pengetahuan menyeluruh tentang konstelasi komoditas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika anda menerima peristiwa hidup yang tidak diinginkan, maka untung-rugi sebuah transaksi ditentukan oleh sejauhmana anda percaya bahwa peristiwa itu berharga, dan bahwa nilai yang dikandung di dalamnya bisa anda gunakan. Kalau anda tidak tahu harga dan tidak tahu kegunaanya (keunggulan) maka tawaran yang anda lakukan tidak akurat alias banyak melesetnya. Jadi belajarlan menemukan keunggulan dari semua tawaran peristiwa agar anda tidak menciptakan transaksi hanya karena didorong atau ditarik melainkan murni keputusan berdasarkan pengetahuan fakta optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;2. Mentalitas&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Belajar pada teori militer, sensitivitas-diri seorang prajurit dibentuk dengan menggembleng doktrin yang membuatnya merasa “BE” (menjadi). Ketika sudah merasa “BE” maka gampang untuk “KNOW”. Ketika sudah “BE &amp;amp; KNOW” maka akan menjalankan “DO”. Demikian pula dengan doktrin pengusaha. Pertama kali adalah tanggung jawab atas resiko, dan kedua, menerima resiko itu dengan rasa memiliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak peristiwa hidup yang terjadi begitu saja dan umumnya tidak kita inginkan. Perbedaan “BE pengusaha” dan tidak adalah bagaimana orang menerimanya. Pengusaha akan menerima sebagai materi tanggung jawab untuk diubah menjadi peristiwa yang diinginkan. Sementara orang yang bukan “BE Pengusaha” akan menerima sebagai materi apa adanya atau hanya menjadi bahan mengeluh dan bahan menyalahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gergaji kedua ini adalah lanjutan dari gergaji pertama. Tidak cukup anda meyakini kandungan makna di dalam setiap peristiwa hidup yang anda terima tetapi perlu mentalitas pengusaha untuk menemukan lalu memberdayakannya sebagai modal untuk melakukan transaksi selanjutnya. Syarat mutlak yang harus anda penuhi adalah tidak membiarkan peristiwa hidup anda dimiliki oleh orang lain melalui proses menyalahkan atau membiarkan. Kalau anda menyalahkan dengan dukungan alasan akurat, mungkin itu benar tetapi yang perlu diingat adalah tanggung jawab memberdayakan makna tidak akan menjadi milik siapa pun kecuali anda sendiri. Ajaran leadership menyatakan tanggung jawab tidak bisa didelegasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;3. Kendali&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gergaji ini berfungsi untuk menjalani proses mengasah secara terus-menerus. Kalau harus berhenti niatkan hanya untuk istirahat bukan meninggalkan. Begitu anda mendapat stimuli merugikan segeralah kembali pada predikat pengusaha dengan misi yang anda emban. Tanpa mengasah secara terus-menerus maka perubahan nilai komoditas, indek pasar dan penguasaan tehnis yang anda miliki akan ketinggalan dengan perubahan dunia yang sedemikian rupa. Karena tumpul, akibatnya bisa membuat anda tidak ‘pede’ lagi ketika tawaran transaksi muncul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada pengusaha yang langsung sukses; mendapatkan keuntungan banyak (80%) dari upaya sedikit (20%) dengan menjadi investor. Sebagai muatan mindset (&lt;em&gt;vision&lt;/em&gt;), keinginan untuk menjadi investor dengan aplikasi 80:20 jelas sangat dibutuhkan. Hanya saja ketika muatan tersebut harus diimplementasikan dalam sebuah tindakan, maka mengasah gergaji adalah rumusan yang harus dilakukan. Kesuksesan itu seperti kata orang tidak sebagaimana jalan tol melainkan tangga. Kalau anda sudah berhasil menapakaki tangga pertama, logikanya anda berpotensi kuat untuk menaiki tangga kedua, ketiga dan seterusnya. Demikian pula kalau anda sudah bisa menghasilkan keuntungan sedikit. Logikanya anda punya potensi-diri dan peluang untuk menciptakan transaksi dengan keuntungan banyak hanya saja tidak langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan bisa anda jadikan bahan bertransaksi menguntungkan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-4430989734093206259?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/4430989734093206259/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=4430989734093206259&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/4430989734093206259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/4430989734093206259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2009/08/blog-post.html' title='TRANSAKSI KEHIDUPAN'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SpySBObzTPI/AAAAAAAAA3g/2hZZ_CWutWg/s72-c/Transaksi+Kehidupan.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-2333600513037952628</id><published>2009-07-23T09:59:00.009+07:00</published><updated>2009-07-23T10:50:02.529+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>Depresi dan Reformasi Diri</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SmfdkVLBFfI/AAAAAAAAA3A/jPE5zPmow60/s1600-h/dinding.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 269px; FLOAT: left; HEIGHT: 320px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5361497497636247026" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SmfdkVLBFfI/AAAAAAAAA3A/jPE5zPmow60/s320/dinding.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Depresi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Apa yang menyebabkan kita sampai menderita depresi? Sejauh depresi itu diartikan sebagai sebuah kondisi batin yang tertekan dalam waktu panjang (stress berkelanjutan) dan mengakibatkan hilangnya harapan hidup, makna hidup, motivasi berprestasi, dan kepercayaan-diri (&lt;em&gt;losing mood and confidence),&lt;/em&gt; tentu saja sebab-sebabnya banyak. Namanya juga orang hidup. Realitas kehidupan ini terkadang lebih kejam dari kekejaman yang sanggup kita bayangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara garis besar kita bisa mengatakan bahwa depresi bisa terjadi di - “stimulasi” oleh keadaan eksternal yang berubah ke arah yang lebih buruk dan itu di luar kontrol kita. Mengapa di “stimulasi” ? Perlu digarisbawahi di sini, bahwa kondisi emosi – psikologis masing-masing orang turut menentukan apakah sesuatu itu dapat menyebabkan depresi, sejauh mana tingkat depresinya serta seberapa besar kemampuan orang itu untuk mengatasi masalah (hingga tidak sampai depresi) – atau, seberapa besar kemampuan orang itu untuk mengatasi depresinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah di sini misalnya kematian orang-orang tercinta atau bencana alam yang menyisakan kenangan-kenangan traumatik. Bila ini berlanjut ke tingkat yang lebih tinggi dan menyebabkan kita kehilangan mood, kehilangan gairah untuk melangkah, kehilangan kepercayaan diri, maka trauma itu berubah menjadi depresi. Kita kehilangan daya tarik untuk menjadikan hidup kita menjadi lebih hidup dan kehilangan semangat untuk menjalankan aktivitas positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SmfVbxc4iaI/AAAAAAAAA2w/MHFBLh4MwMI/s1600-h/Merah+meriah.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Smfa5nF-3JI/AAAAAAAAA24/LXX7Cc01J6U/s1600-h/IMG_0301.JPG"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; FLOAT: left; HEIGHT: 240px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5361494564689337490" border="0" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Smfa5nF-3JI/AAAAAAAAA24/LXX7Cc01J6U/s320/IMG_0301.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;Depresi juga bisa muncul akibat perlakuan orang lain yang buruk pada kita. Seorang karyawan akan merasa tertekan apabila mendapati kondisi kerja dan gaya manajemen di tempat kerja yang menekan &lt;em&gt;(stressful)&lt;/em&gt;. Jika dia sudah berusaha untuk mencari pekerjaan lain ke mana-mana namun belum mendapatkan dan ditambah lagi dengan cara yang tidak kreatif dalam menghadapi realitas semacam itu, mungkin saja si karyawan itu akan terkena depresi. Depresi bisa tumbuh dari stress kerja yang berlangsung lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Depresi bisa juga terjadi pada seseorang setelah dianiaya orang lain, misalnya pemerkosaan atau kekerasan rumah tangga. Peristiwa buruk itu akan membuka kemungkinan terhadap depresi. Atau juga bisa terjadi pada orang yang sehabis terkena kebijakan PHK. Kehilangan pekerjaan dapat membuat kita stress (kehilangan status, kehilangan sumber penghasilan, dst) dan bila kita sudah mencari pengganti pekerjaan itu kemana-mana dan ternyata belum membuahkan hasil, stress itu akan berubah menjadi depresi. Depresi di sini adalah tekanan batin yang serius ditandai dengan kesedihan dan kekosongan &lt;em&gt;(feeelings of sadness or emptiness)&lt;/em&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Depresi juga muncul karena ulah kita sendiri. Ulah di sini ada yang berbentuk penyimpangan/pelanggaran atau ada yang berbentuk pengabaian. Hampir seluruh tindak penyimpangan atau pelanggaran atas apa yang benar di dunia ini dalam skala / ukuran yang besar, umumnya akan melahirkan konsekuensi yang &lt;em&gt;“uncontrollable”&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila konsekuensi buruk itu terjadi dan merembet kemana-mana dan semuanya menjadi pilihan buruk buat kita, ini juga bisa menimbulkan depresi. Karena itu banyak penderita NAPZA yang berkesimpulan bahwa kesembuhannya itu berkat mukjizat. Ini karena sedemikian sulitnya membayangkan bagaiman melepaskan diri dari ketergantungan dan dari konsekuensi buruk lainnya yang terkait dengan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga dengan pengabaian. Pengabaian terhadap diri sendiri, misalnya punya potensi tetapi tidak dikembangkan, punya pekerjaan tetapi tidak disyukuri (dijadikan lahan untuk meningkatkan diri), punya resource tetapi tidak digunakan, dan lain-lain, ini juga bisa menimbulkan depresi. Jadi, bukan pengabaiannya yang menyebabkan depresi tetapi konsekuensi pengabaian itulah yang membuat orang menjadi depresi. Kita mulai merasa tidak ada artinya bagi diri sendiri dan orang lain. Ketika perasaan ini terus menggunung, ya lama kelamaan akan menimbulkan depresi. Karena itu ada pendapat ahli yang menyatakan bahwa depresi bisa saja terjadi tanpa harus didahului peristiwa buruk yang tragis dan dramatik. Problem personal yang kecil-kecil namun diabaikan bisa saja akan mengundang depresi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hindari Tujuh Hal&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Meski kita ingin segera dapat mengatasi depresi, tetapi tak jarang kita malah mempraktekkan hal-hal yang memperparah depresi itu. Ini antara lain bisa dijabarkan sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Hanya mencari-cari tip, saran atau tehnik yang jitu untuk mengatasi depresi. Tip dari buku, saran dan tehnik dari orang lain itu sangat kita butuhkan tetapi posisinya di sini bukan sebagai penentu, melainkan sebagai pembantu (bantuan. Kita membutuhkan semua itu tetapi tidak boleh mengandalkan pada semuanya. Artinya, tip dan saran itu akan berguna ketika kita dalam keadaan sedang berusaha untuk mengatasi depresi dan tidak berguna kalau kita duduk dan diam saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tidak percaya, menolak atau skeptis terhadap saran, pendapat atau bantuan orang lain. Ini adalah bentuk padanan yang ekstrim dari yang pertama. Menutup diri, menutup-nutupi, melecehkan semua orang atau menjauhi orang kerapkali justru akan membuat kita semakin ‘&lt;em&gt;depressed’&lt;/em&gt; dengan keadaan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Hanya menyalahkan keadaan atau orang. Mungkin saja yang membuat kita depresi itu adalah dunia ini yang telalu kejam atau orang lain. Tetapi akan malah berbahaya kalau yang kita ingat dan yang kita lakukan adalah hanya mengutuk dunia dan mengutuk orang lain. Harus ada inisiatif dari dalam diri kita untuk mengobati diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kurang kreatif dalam menemukan cara atau terlalu “taat” pada rutinitas yang biasa-biasa. Ini juga bisa membuat depresi itu makin mendalam. Ada saran agar kita membagi aktivitas menjadi tiga: a) aktivitas positif yang wajib, b) aktivitas yang untuk fun atau pleasurable, dan c) aktivitas yang untuk menabur kebajikan pada orang lain seperti membantu atau menyambung hubungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Membiarkan munculnya definisi diri negatif, misalnya saja: saya sudah tidak punya apa-apa lagi, saya muak melihat diri saya, hidup saya sudah hancur dan tidak bisa diperbaiki lagi, dan seterusnya. Ini adalah definisi atau kesimpulan atau label tentang diri sendiri yang kita buat sendiri. Jika ini terus berlanjut akan mempersulit upaya recovery.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Menolak realitas dengan cara yang merugikan. Realitas itu kalau ditolak dengan tujuan menolak yang asal menolak (denial), ini akan memperparah pertengkaran yang membuat depresi itu makin mencengkeram. Tetapi bila kita terima dengan pasrah dan kalah (larut dan hanyut), ini juga tidak menyembuhkan. Yang diharapkan adalah menerima untuk memperbaiki. Seperti yang ditulis Dr. Felice Leonardo Buscaglia, “ Trauma yang abadi di adalah penderitaan yang tidak diikuti dengan perbaikan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Menganut paham perfeksionis yang tidak rasional. Dari pengalaman sejumlah ahli dalam menangai penderita depresi, konon yang menghambat upaya recovery adalah ketika seseorang berpikir bahwa dia harus bebas dari depresi seketika itu dan langsung, tidak usah repot-repot. Mengatasi depresi butuh proses yang berkelanjutan, dan jika kita menolak proses itu bukan malah cepat tetapi malah semakin lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuh hal di atas dapat kita gunakan untuk menjelaskan realitas di mana ada orang yang semakin buruk langkahnya, makin buruk hubungannya dan makin buruk caranya dalam menghadapi hidup saat depresi. Anda mungkin punya teman, keluarga atau tetangga yang malah semakin tertutup, semakin tidak persuasif, semakin tidak bijak, semakin sempit, semakin tertutup dan sejumlah “semakin” yang negatif lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi ada juga sekelompok orang yang mulai menunjukkan bukti-bukti perbaikan diri, perbaikan hubungan dan perbaikan cara dalam menghadapi realitas. Semakin jelas langkah yang ditempuh, semakin open dan bijak, semakin bisa memilih orang, semakin ramah, semakin soleh hidupnya, dan seterusnya. Sebisa mungkin kita perlu berjuang untuk menjadi manusia kelompok kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Agenda Reformasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, agenda reformasi itu bisa kita buat berdasarkan poin-poin berikut ini:&lt;br /&gt;1. Membangun citra diri positif&lt;br /&gt;Citra diri berasal dari bagaimana kita menyimpulkan diri sendiri atau beropini tentang diri sendiri. Yang positif membuahkan citra positif. Untuk membangun yang positif ini diperlukan tiga hal:&lt;br /&gt;1). Anda perlu menciptkan definisi, opini atau kesimpulan yang positif&lt;br /&gt;2). Anda perlu melawan munculnya opini, definisi atau kesimpulan negatif dengan cara menghentikan, mengganti atau membatalkan&lt;br /&gt;3). Anda perlu menciptakan alasan-alasan faktual, bukti nyata untuk mendukung kesimpulan positif yang Anda ciptakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit tentang alasan faktual itu, saya ingin memberi contoh misalnya saja Anda berkesimpulan bahwa hidup Anda memang masih bermakna (untuk diri sendiri dan untuk orang lain). Kesimpulan ini lebih positif ketimbang Anda punya kesimpulan yang sebaliknya. Tetapi jika yang Anda lakukan hanya sebatas merasa atau menyimpulkan (tanpa diiringi dengan perbuatan dan hasil atau pembuktian bertahap), lama kelamaan kesimpulan Anda ini akan kalah oleh fakta yang ada tentang diri Anda. Jangan pernah berpikir bahwa perbaikan diri itu bisa ditempuh dengan cara tidak melakukan sesuatu. Forget it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menjalankan agenda perbaikan berkelanjutan yang realistis&lt;br /&gt;Kesalahan kita saat terkena depresi adalah: kita hanya merasakan bagaimana depresi itu tetapi kurang berpikir tentang apa saja yang masih bisa kita lakukan untuk memperbaiki diri di masa depan. Kita tenggelam ke dalam masa lalu yang buruk dan lupa meng-imajinasi-kan masa depan yang lebih bagus. Padahal, masa lalu itu sudah tidak bisa diubah. Padahal, masa depan itu masih “open” buat kita. Agar ini tidak terjadi, Anda boleh memilih agenda perbaikan di bawah ini:&lt;br /&gt;a. Anda merencanakan program atau jadwal tentang apa yang perlu anda lakukan dan apa yang perlu Anda hindari agar hidup Anda menjadi lebih bagus di hari esok berdasarkan keadaan Anda.&lt;br /&gt;b. Anda mencanangkan target yang benar-benar ingin Anda raih sebagai bukti adanya perbaikan dalam diri Anda, misalnya mendapatkan pekerjaan, mendapatkan orang yang lebih bagus, mendapatkan tempat yang lebih bagus, dan seterusnya.&lt;br /&gt;c. Anda merumuskan tujuan jangka pendek atau panjang yang ingin Anda wujudkan, seperti misalnya menyelesaikan kuliah, meningkatkan penguasaan bidang, menambah pengetahuan atau skill, dan lain-lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga hal di atas perlu dilakukan dengan catatan harus realistis: bisa dilakukan dari mulai hari ini, dengan menggunakan sumber daya yang sudah ada, dan dari lokasi hidup di mana Anda saat ini berada. Hindari membuat program atau target yang “mengkhayal” atau hanya berfantasi atau terlalu tinggi sehingga tidak bisa dilakukan dan tidak bisa diraih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Menggunakan ketidakpuasan&lt;br /&gt;Saat depresi, pasti kita tidak puas dengan hidup kita. Ini bisa positif dan bisa negatif, tergantung bagaimana kita menggunakan. Bagaimana supaya bisa positif? Salah satu caranya adalah dengan menggunakan ketidakpuasan itu sebagai dorongan / motivasi unntuk melakukan sesuatu (menjalankan program, meraih target atau tujuan). Anda bisa menggunakan ketidakpuasan atas masa lalu dan hari ini sebagai pemacu untuk memperbaiki atau mengubah hari esok. Jika PHK telah membuat Anda depresi, jadikan itu sebagai motivasi untuk memperluas jaringan, memperbaiki skill, membangun karakter yang lebih positif, dan seterusnya. Ini jauh lebih positif ketimbang kita hanya merasakan depresi, mengasihani diri sendiri dan menyalahkan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Memperbaiki / memperluas hubungan&lt;br /&gt;Wilayah hubungan yang perlu diperbaiki adalah: a) hubungan dengan diri sendiri: control diri, meditasi, dialog diri, dll, b) hubungan dengan orang lain dan c) hubungan dengan Tuhan (meningkatkan iman). Memperbaiki hubungan dengan diri sendiri akan membuat kita cepat mengontrol atau menarik diri dari keadaan yang tidak menguntungkan kita. Kalau kita sadar bahwa kita sedang depresi dan sadar bahwa kita harus segera mengambil tindakan, tentunya ini akan beda persoalannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memperbaiki hubungan dengan manusia akan membantu usaha yang kita lakukan dalam mengatasi depresi. Kita tetap harus ingat bahwa manusia itu bisa digolongkan menjadi dua: a) ada manusia yang menjadi sumber depresi buat kita, dan b) ada manusia yang menjadi bantuan solusi atas depresi. Yang kita butuhkan (sebanyak-banyaknya) adalah manusia kelompok kedua. Jangan sampai kita menjauhi semua manusia, trauma kepada semua manusia, atau tidak percaya pada semua manusia.&lt;br /&gt;Bagaimana memperbaiki hubungan dengan Tuhan? Ada banyak cara untuk memperbaikinya, antara lain: a) meningkatkan iman, b) menjalankan ajaran agama yang kita pilih (formal dan non-formal) sampai benar-benar kita merasa dan meyakini ada semacam “kebersamaan”. Kebersamaan di sini bukan kebersamaan yang “halusinasi” (tidak berdasar dan tidak berefek), tetapi kebersamaan yang mendorong kita untuk melakukan hal positif dan menghindari hal negatif. Kebersamaan seperti ini akan memperkuat dan mencerahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mengganti paham &lt;em&gt;“perfection”&lt;/em&gt; menjadi &lt;em&gt;“excellence”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Dengan bahasa yang sederhana dapat dijelaskan bahwa perfection adalah menuntut kesempurnaan (dari orang lain, dari diri sendiri dan dari dunia ini). Sementara, excellence adalah mengusahakan kesempurnaan secara bertahap, perbaikan berkelanjutan. Perfection lebih dekat pada keyakinan yang tidak rasional. Keyakinan seperti ini lebih mudah terkena depresi pada saat kita ingin mengatasi depresi, misalnya saja kita tidak mau gagal lagi (kemungkinan untuk gagal itu selalu ada), kita anti toleransi terhadap kelemahan orang lain (semua orang punya kelemahan), dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Susan Dunn, MA, (&lt;em&gt;When Perfect Isn't Good Enough, www.selfgrowth.com&lt;/em&gt;, perfeksionis dapat mengakibatkan hal-hal buruk yang antara lain adalah: a) dapat mengantarkan kita pada isolasi diri, b)dapat mengantarkan kita menjadi orang yang takut menghadapi resiko hidup, c) dapat mengantarkan kita pada kesulitan dalam membuat keputusan atau sasaran hidup yang tepat, d) dapat mengantarkan kita pada kesalahan dalam menilai diri &lt;em&gt;(overestimate),&lt;/em&gt; e) dapat mengantarkan kita menjadi orang kerdil yang sulit mempercayai orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga membantu …&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-2333600513037952628?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/2333600513037952628/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=2333600513037952628&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/2333600513037952628'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/2333600513037952628'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2009/07/depresi-dan-reformasi-diri.html' title='Depresi dan Reformasi Diri'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SmfdkVLBFfI/AAAAAAAAA3A/jPE5zPmow60/s72-c/dinding.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-4023565527567028021</id><published>2009-06-25T11:45:00.008+07:00</published><updated>2009-07-21T10:15:57.310+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>Menemukan-kenali Hambatan Kreatifitas</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SkMFCpRtc7I/AAAAAAAAA2Y/J3RFDrJVYgw/s1600-h/Kerja+keras.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 240px; FLOAT: left; HEIGHT: 320px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5351126325244294066" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SkMFCpRtc7I/AAAAAAAAA2Y/J3RFDrJVYgw/s320/Kerja+keras.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Siapa bilang kreativitas hanya milik para seniman? Siapa bilang kreativitas hanya milik orang muda? Siapa bilang orang sukses saja yang kreatif?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Carol K Bowman &lt;em&gt;(Creativity in Business)&lt;/em&gt;, setiap orang memiliki kreativitas. Bahkan, mereka yang sudah di atas 45 tahun sekalipun masih dianugerahi kemampuan untuk menjadi kreatif. Pendeknya, selama otak masih berfungsi, kreativitas masih mengalir dalam diri seseorang. Lalu, jika demikian mengapa banyak orang belum mampu memanfaatkan kreativitas mereka secara optimal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata ada banyak hambatan untuk menjadi kreatif, 7 diantaranya dapat Anda simak disini. Kenali hambatan-hambatan tersebut, siapa tahu beberapa diantaranya dapat Anda temukan disini? Lalu ambilah strategi dan tindakan untuk mengasah kembali daya kreativitas Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;Hambatan 1: Rasa Takut&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;"Mengapa kamu tidak mencoba cara baru saja untuk menyelesaikan pekerjaan ini dengan lebih cepat?" "Ah, saya takut gagal. Kalau saya gagal atau salah,saya pasti dimarahi, bos! Jadi lebih baik saya kerjakan saja sesuai dengan yang diperintahkan." Yah, rasa takut gagal, takut salah, takut dimarahi, dan rasa takut lainnya sering menghambat seseorang untuk berpikir kreatif. Tahukah Anda bahwa Abraham Lincoln sebelum menjadi presiden, berkali-kali kalah dalam pemilihan sebagai senator dan juga presiden? Tahukah Anda bahwa &lt;em&gt;SpenceSilver&lt;/em&gt; (3M) yang gagal menciptakan lem kuat, akhirnya menemukan &lt;em&gt;`post-it'notes&lt;/em&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SkMKGZqjAWI/AAAAAAAAA2g/nw4VJM4BHes/s1600-h/Youth+Camp+by+Mering-Yauma-owat-Hentakun+(218).JPG"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; FLOAT: left; HEIGHT: 240px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5351131887331115362" border="0" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SkMKGZqjAWI/AAAAAAAAA2g/nw4VJM4BHes/s320/Youth+Camp+by+Mering-Yauma-owat-Hentakun+(218).JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Hambatan 2: Rasa Puas&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;"Mengapa saya harus coba sesuatu yang baru? Dengan begini saja saya sudah nyaman." "Saya sudah sukses. Apa lagi yang harus saya cemaskan?" Ternyata bukan masalah saja yang bisa menjadi hambatan. Kesuksesan, kepandaian dan kenyamananpun bisa jadi hambatan. Orang yang sudah puas akan prestasi yang diraihnya, serta telah merasa nyaman dengan kondisi yang dijalaninya seringkali terbutakan oleh rasa bangga dan rasa puas tersebut sehingga orang tersebut tidak terdorong untuk menjadi kreatif mencoba yang baru, belajar sesuatu yang baru, ataupun menciptakan sesuatu yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apple Computer yang pernah menjadi nomor satu sebagai produsen komputer, pernah tergilas oleh para pemain baru di industri ini karena Apple telah terpaku pada keberhasilannya sebagai yang nomor satu, sehingga menjadi lengah untuk menawarkan sesuatu yang baru pada target pasar sampai perusahaan ini terhenyak dengan munculnya pesaing yang berhasil menggeser kedudukan Apple. Namun, belajar dari kesalahan, Apple berusaha bangkit kembali dengan produk-produk baru andalan mereka.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#330033;"&gt;Hambatan 3: Rutinitas Tinggi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;"Coba-coba yang baru? Aduh mana sempat? Pekerjaan rutin saja tidak adachabis-habisnya." Apakah kalimat ini pernah Anda ucapkan? Jika ya, berarti rutinitas pernah menjadi hambatan bagi Anda untuk memanfaatkan kemampuan Anda untuk berpikir kreatif. Mungkin Anda perlu menyisihkan waktu khusus untuk mengisi `kehausan' Anda akan kreativitas, misalnya baca buku tiap minggu (anda bisa menemukan ide brilian yang bisa Anda adaptasi, atau perbaiki), perluas lingkungan sosial Anda dengan mengikuti perkumpulan-perkumpulan di luar pekerjaan Anda (siapa tahu Anda bertemu dengan orang-orang yang bisa mendukung Anda ke jenjang sukses). Tahukah Anda bahwa Mariah Carey sengaja menyisihkan waktu dari kegiatan rutinnya sebagai penyanyi latar untuk memperluas pergaulannya? Mariah berusaha masuk kelingkungan pergaulan para petinggi di dunia musik internasional sebelum akhirnya bertemu dengan produser musik yang bersedia mensponsori album pertamanya yang langsung menjadi hit dunia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Hambatan 4: Kemalasan Mental&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;"Untuk mencoba yang baru berarti saya harus belajar dulu. Aduh, susah.Terlalu banyak yang harus saya pelajari. Biar yang lain saja yang belajar." "Memikirkan cara lain? Wah, sekarang saja sudah banyak yang harus saya pikirkan. Lagipula memikirkan cara baru bukan tugas saya, biarlah atasan saya saja yang memikirkannya." Ini merupakan beberapa contoh kemalasan mental yang menjadi hambatan untuk berpikir kreatif. Tidak heran jika orang yang malas menggunakan kemampuan otaknya untuk berpikir kreatif sering tertinggal dalam karir dan prestasi kerja oleh orang-orang yang tidak malas untuk mengasah otaknya guna memikirkan sesuatu yang baru, ataupun mencoba yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah Anda bahwa Thomas Alva Edison tidak berhenti berusaha untuk memikirkan cara yang lebih baik dari eksperimen sebelumnya sampai puluhan kali sebelum akhirnya ia menemukan lampu pijar? Bayangkan apa yang akan terjadi jika pada kegagalan pertama, Edison malas berpikir untuk mengasah kreativitasnya dan melanjutkan ke eksperimen-eksperimen berikutnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;Hambatan 5: Birokrasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;"Saya bosan menyampaikan ide lagi. Ide saya yang enam bulan lalu saya sampaikan, belum ada kabarnya apakah diterima atau tidak?" Seringkali karyawan atau pelanggan mengeluh karena ide atau usulan mereka tidak ditanggapi. Hal ini bisa saja terjadi karena proses pengambilan keputusan yang lama, atau karena proses birokrasi yang terlalu berliku-liku. Kondisi seperti ini sering mematahkan semangat orang untuk berkreasi ataupun menyampaikan ide dan usulan perbaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya semakin besar organisasi, semakin panjang proses birokrasi,sehingga masalah yang terjadi di lapangan tidak bisa langsung terdeteksi oleh top management karena harus melewati rantai birokrasi yang panjang. Belajar dari pengalaman dan hasil studi di bidang manajemen, banyak organisasi dunia yang sekarang memecah diri menjadi unit-unit bisnis yang lebih kecil untuk memperpendek birokrasi agarbisa lebih gesit dalam berkreasi menampilkan ide-ide segar bagi parapelanggan ataupun dalam kecepatan mendapatkan solusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Hambatan 6: Terpaku Pada Masalah.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Masalah seperti kegagalan, kesulitan, kekalahan, kerugian memang menyakitkan. Tetapi bukan berarti usaha kita untuk memperbaiki ataupun mengatasi masalah tersebut harus terhenti. Justru dengan adanya masalah, kita merasa terdorong untuk memacu kreativitas agar dapat menemukan cara lain yang lebih baik, lebih cepat, lebih efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah Anda bahwa Colonel Sanders menghadapi kesulitan dalam menjual resep ayam goreng tepungnya? Namun, ia tidak terpaku pada kesulitan tersebut, ia memanfaatkan kreativitasnya sampai akhirnya ia mendapat ide untuk menggunakan sendiri resep tersebut dengan mendirikan restoran cepat saji dengan menu utama ayam goreng tepung. Idenya ini terbukti manjur membukukan suksesnya sebagai salah satu pebisnis waralaba terbesar di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;&lt;strong&gt;Hambatan 7: "Stereotyping"&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Lingkungan dan budaya sekitar kita yang membentuk opini atau pendapat umum terhadap sesuatu (stereotyping) bisa juga menjadi hambatan dalam berpikir kreatif. Misalnya saja pada zaman Kartini, masyarakat menganggap bahwa sudah sewajarnyalah jika wanita tinggal di rumah saja, tidak perlu pendidikan tinggi, dan hanya bertugas untuk melayani keluarga saja, tidak usah berkarir di luar rumah. Apa jadinya jika wanita-wanita hebat seperti Kartini, Dewi Sartika, Tjut Njak Dhien menerima saja semua pandangan umum yang berlaku di masyarakat saat itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin Indonesia tidak akan pernah menikmati jasa yang diperkaya oleh keterlibatan para wanita profesional, misalnya: mendapatkan layanan dokter wanita, menikmati kreasi arsitek dan seniman wanita, mendapatkan hasil didikan guru wanita, mengirim diplomat wanita sebagai duta Indonesia, atau bahkan dipimpin oleh seorang presiden direktur, bahkan presiden (pimpinan negara) wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kreativitas memang masih harus ditunjang dengan senjata sukses lainnya. Tetapi, orang yang memiliki dan bisa mengoptimalkan kreativitas mereka bisa menggeser mereka yang tidak memanfaatkan kreativitas mereka. Lalu, bagaimana jika Anda mengalami hambatan untuk mengoptimalkan kreativitas Anda? Tidak perlu panik. Kenali hambatannya, atasi, dan ambil tindakan untuk mengasah kembali kreativitas Anda. Kreativitas itu ibarat sebuah intan, semakin diasah semakin berkilau. Jadi sudah siapkah Anda untuk membuat kreativitas Anda agar semakin berkilau?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-4023565527567028021?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/4023565527567028021/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=4023565527567028021&amp;isPopup=true' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/4023565527567028021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/4023565527567028021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2009/06/menemukan-hambatan-kreatifitas.html' title='Menemukan-kenali Hambatan Kreatifitas'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SkMFCpRtc7I/AAAAAAAAA2Y/J3RFDrJVYgw/s72-c/Kerja+keras.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-9166600431162490056</id><published>2009-06-09T11:54:00.006+07:00</published><updated>2009-06-09T12:16:04.134+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>Melangkah Dengan Kepastian</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Si3vlm09mmI/AAAAAAAAA2Q/xgChnrQ23is/s1600-h/ada+apa.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5345191762115533410" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 250px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Si3vlm09mmI/AAAAAAAAA2Q/xgChnrQ23is/s320/ada+apa.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Manusia menjalani hidup hari lepas hari selalu menghadapi kenyataan yang tak menentu, Tak ada satu pun bisa berkata kita akan memilih sesuatu yang baik atau tidak baik, Segala sesuatu pasti dijalani dengan perasaan senang atau tidak senang, Saat timbul masalah, sakit, atau kematian tak ada seorangpun yang bisa menolak kehadirannya,Sehebatnya manusia pasti harus menerima kenyataan yang datang pada dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana perasan hati ini saat menghadapi kenyataan yang sepertinya tidak kita harapkan? Apakah akan timbul kemarahan, kekecewaan, putus asa atau syukur menerimanya, Semuanya tergantung dari seberapa kita menyadari akan arti hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Si3ueyfVLtI/AAAAAAAAA14/KLpC2FejhVU/s1600-h/Merapat+didinding.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5345190545475317458" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 213px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Si3ueyfVLtI/AAAAAAAAA14/KLpC2FejhVU/s320/Merapat+didinding.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bila selama ini hanya memandang hidup sebagai perkara yang kebetulan,Maka hidup ini akan dijalani dengan biasa saja dan penuh penyesalan. Namun bila disadari bahwa segala sesuatu yang terjadi pasti ada maksud dan tujuannya, Maka pengharapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan apakah yang harus kita pilih dalam menghadapi kenyataan hidup ini?&lt;br /&gt;Karena semua putusan yang diambil pasti mempengaruhi keadaan kita selanjutnya,&lt;br /&gt;Dan semua keputusan yang diambil selalu membutuhkan keberanian untuk menghadapi segala kenyataan dan resikonya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, apakah ada keberanian dalam hati ini menghadapi kenyataan yang muncul?&lt;br /&gt;Dan dari manakah keberaniaan timbul dalam hidup kita? pasti akan timbul dalam diri manusia.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ya..Matahari ada karena memang kehendakNya ia harus muncul dan menerangi bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberanian seperti apa yang harus kita miliki menghadapi keadaan ini?&lt;br /&gt;Marilah kita menyadari bahwa PenciptaMu selalu berlaku baik, KehendakNya menginginkan manusia hidup memiliki masa depan, Berbekal pengertian ini akan timbul keberanian percaya bahwa kita tidak kebetulan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pastinya Dia memberikan kemampuan untuk kita menjadi berhasil,&lt;br /&gt;Apabila kita mau menyandarkan hidup ini dengan selalu bersyukur kepadaNya,&lt;br /&gt;Dan kita akan dapat melihat pengharapan selalu muncul dalam setiap keadaan kita,&lt;br /&gt;Jika kita percaya bahwa segala sesuatu dijadikanNya untuk suatu maksud yang mulia,&lt;br /&gt;Karena itu, beranilah melangkah tanpa keraguan sebab PenciptaMu senantiasa bersamamu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-9166600431162490056?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/9166600431162490056/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=9166600431162490056&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/9166600431162490056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/9166600431162490056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2009/06/melangkah-dengan-kepastian.html' title='Melangkah Dengan Kepastian'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Si3vlm09mmI/AAAAAAAAA2Q/xgChnrQ23is/s72-c/ada+apa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-7035499297195909307</id><published>2009-05-13T14:40:00.006+07:00</published><updated>2009-05-13T14:55:49.925+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>Buat Orang Lain Mengikuti Anda!</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Sgp8B-3DT9I/AAAAAAAAA1o/txwxHpwsbmo/s1600-h/Santai.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335213082069389266" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Sgp8B-3DT9I/AAAAAAAAA1o/txwxHpwsbmo/s320/Santai.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Membujuk adalah salah satu kemampuan paling penting yang diperlukan seseorang untuk membuat orang lain mengikuti kehendaknya. Kemampuan ini tak hanya dapat diterapkan di dunia kerja, tetapi juga di rumah, atau dalam kehidupan sosial lainnya. Mungkin Anda melihat tidak semua orang diberi kemampuan ini, namun sebenarnya membujuk bisa dipelajari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mempelajari trik persuasi, Anda juga mengetahui kapan seseorang berusaha mempengaruhi Anda. Menurut Jay White, penulis kolom di DumbLittleMan.com, salah satu keuntungan terbesar yang akan Anda peroleh dengan memiliki kemampuan ini adalah, Anda tak akan kehilangan uang begitu Anda menyadari seorang petugas penjualan mendesak Anda membeli sesuatu yang tak Anda perlukan.&lt;br /&gt;Inilah sembilan trik yang dapat Anda terapkan untuk dapat membujuk dan mempengaruhi orang lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Bercermin dengan orang lain.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Lakukan hal ini dengan menirukan gerakan tangan, membungkukkan badan ke depan atau belakang, atau berbagai gerakan kepala dan lengan lainnya. Kadang-kadang kita melakukannya tanpa sadar, namun bila Anda menyadarinya, pelajari lebih lanjut. Beberapa hal yang perlu diingat adalah Anda harus melakukannya dengan halus, dan buat jeda sekitar 2-4 detik antara gerakan orang tersebut dengan gerakan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Sgp6_HqUZmI/AAAAAAAAA1Y/DX0TDkEV92I/s1600-h/0001052q9VM%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335211933380666978" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 178px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Sgp6_HqUZmI/AAAAAAAAA1Y/DX0TDkEV92I/s320/0001052q9VM%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;2. Kelangkaan.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang paling sering dilakukan seorang pembuat iklan. Kesempatan memiliki sesuatu terlihat sangat menarik ketika persediaan begitu terbatas. Hal ini akan berguna untuk orang yang memang sedang membutuhkan, namun yang lebih penting, inilah metode persuasi yang harus diwaspadai. Berhentilah, dan pertimbangkan seberapa sering Anda dipengaruhi berita bahwa sebuah produk sedang langka? Jika memang produk itu langka, tentu akan ada banyak permintaan untuk barang tersebut bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Membalas budi.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ketika seseorang berbuat baik pada kita, kita sering merasa dituntut untuk melakukan sesuatu untuknya. Jadi, jika Anda ingin seseorang melakukan sesuatu untuk Anda, Anda bisa memberikan sesuatu yang baik untuknya lebih dulu. Di lingkungan rumah, misalnya, Anda bisa menawarkan untuk meminjamkan peralatan memasak, tangga, atau apa pun, kepada tetangga yang terlihat sedang membutuhkan. Tidak masalah kapan, atau dimana Anda melakukannya, kuncinya adalah menghargai hubungan yang ada.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Waktu yang tepat.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Orang cenderung setuju atau menurut pada Anda ketika mereka merasakan kelelahan secara mental. Sebelum Anda meminta sesuatu pada seseorang yang mungkin tidak akan langsung disetujuinya, cobalah untuk menunggu sampai ada kesempatan dimana mereka baru saja melakukan sesuatu karena terdesak. Temui dia saat hendak pulang dari kantor, dan katakan apa yang Anda mau. Seringkali jawabannya adalah, "Besok deh, aku kerjakan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Keserasian&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Teknik ini kerap digunakan para petugas penjualan. Seorang salespeople akan menjabat tangan Anda saat sedang bernegosiasi. Dalam benak kebanyakan orang, berjabat tangan artinya bersepakat, sehingga dengan melakukannya sebelum kesepakatan tercapai, petugas sales seolah sudah mendapatkan transaksi yang ia inginkan. Cara yang tepat untuk melakukannya pada kegiatan sehari-hari adalah membuat seseorang bertindak sebelum mereka memutuskan. Misalnya, Anda mengajak seorang teman jalan-jalan, dan Anda ingin menonton film (padahal sang teman sedang tidak ingin). Anda bisa langsung mengajaknya ke bioskop sementara teman Anda sedang membuat keputusan akan menonton atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. Obrolan yang cair.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Saat sedang berbicara, seringkali kita menggunakan frasa seperti "Mm..." atau "Maksud saya..." dan kata-kata lain yang menimbulkan jeda di tengah pembicaraan. Hal seperti ini sebenarnya menunjukkan rasa kurang percaya diri kita, yang dengan sendirinya membuat kita kurang persuasif. Jika Anda yakin dengan apa yang Anda katakan, orang lain pun akan mudah terbujuk dengan apa pun yang Anda katakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;7. Menggiring.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kita semua terlahir menjadi pengikut. Kita sering memperhatikan apa yang dilakukan orang lain sebelum kita bertindak, karena kita membutuhkan penerimaan dari orang lain. Secara sederhana, cara efektif untuk menggunakan kebiasaan ini adalah dengan menjadi pemimpin, membuat orang lain mengikuti Anda. Misalnya, Anda sedang menghadiri seminar, dan memilih duduk di tengah-tengah. Begitu seminar dimulai, sang MC meminta hadirin untuk mengisi bangku-bangku kosong di depan. Nah, cobalah untuk menjadi orang pertama yang menggiring orang lain untuk menempati bangku tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;8. Benefit.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tunjukkan pada orang lain apa keuntungan bagi mereka jika melakukan tindakan yang Anda sarankan ini. Namun perhatikan apa yang Anda sampaikan. Anda harus mengatakannya dengan optimis, mendorong, dan menyenangkan mereka. Sikap pesimis dan mengkritik tidak akan membantu. Coba ingat bagaimana Obama memenangkan pemilu akhir tahun lalu. Kata kuncinya adalah "Yes, we can!". Mengatakan hal-hal buruk tentang orang lain, seperti yang dilakukan John McCain, tidak akan membuat orang bersimpati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;9. Teman-teman dan penguasa.&lt;/strong&gt;Kita cenderung akan mengikuti atau terbujuk oleh seseorang yang berada di posisi yang lebih tinggi. Ini menjadi contoh yang baik untuk waspada akan "serangan" persuasif yang sedang dilakukan terhadap Anda. Di pihak lain, menjadi cara yang baik pula bagi Anda untuk melakukannya pada orang lain karena Anda akan terkejut betapa mudah membuat orang menyukai Anda dan memperoleh kekuasaan di antara kelompok Anda.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-7035499297195909307?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/7035499297195909307/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=7035499297195909307&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/7035499297195909307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/7035499297195909307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2009/05/buat-orang-lain-mengikuti-anda.html' title='Buat Orang Lain Mengikuti Anda!'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Sgp8B-3DT9I/AAAAAAAAA1o/txwxHpwsbmo/s72-c/Santai.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-145703017610990375</id><published>2009-05-06T12:10:00.008+07:00</published><updated>2009-05-13T15:01:29.020+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial Kemasyarakatan'/><title type='text'>PEMBERDAYAAN PETANI PEDESAAN</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SgEeFm8wRlI/AAAAAAAAA1Q/0g2jTdP-hyY/s1600-h/Panen+Ikan.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332576515486926418" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 224px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SgEeFm8wRlI/AAAAAAAAA1Q/0g2jTdP-hyY/s320/Panen+Ikan.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bagi negara-negara berkembang pembangunan pertanian abad 21 selain untuk mengembangkan sistim pertanian berkelanjutan juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang menunjang sistim tersebut. Peningkatan SDM tidak hanya dibatasi peningkatan produktivitas petani. Namun, juga peningkatan kemampuan petani untuk lebih berperan dalam proses pembangunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan krusial dalam peningkatan SDM adalah rendahnya partisipasi petani dalam pengambilan keputusan pembangunan pertanian. Hal ini antara lain disebabkan oleh tidak adanya suatu organisasi yang memiliki kekuatan politik untuk memperjuangkan kepentingan petani di forum nasional di negara berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peningkatan SDM selain berkaitan dengan peningkatan produktivitas petani juga diarahkan pada peningkatan partisipasi politik petani dalam setiap proses pengambilan keputusan yang menyangkut kepentingan mereka melalui organisasi petani mandiri. Peran aktif pemerintah dalam peningkatan SDM petani antara lain melalui reorientasi sistim penyediaan layanan dan pendanaan sistim informasi pertanian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Sgp-K6wVYhI/AAAAAAAAA1w/of2x-o2aQ8s/s1600-h/016472525%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335215434609549842" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 215px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Sgp-K6wVYhI/AAAAAAAAA1w/of2x-o2aQ8s/s320/016472525%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Revitasilasi kinerja kelembagaan dan penyuluh pertanian akan memberikan kontribusi positif bagi peningkatan SDM pertanian. Selain itu pemberian ruang yang cukup untuk sektor swasta melalui privatiasi penyuluhan juga akan mendorong terciptanya penyediaan layanan informasi pertanian yang lebih kompetitif, efisien, dan efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peningkatan SDM petani dan pertanian sangat erat kaitannya dengan upaya pemberdayaan masyarakat pedesaan (community empowerment). Dalam pengertian luas pemberdayaan merupakan proses memfasilitasi dan mendorong masyarakat agar mampu menjadi pelaku utama dalam memanfaatkan lingkungan strategisnya untuk mencapai suatu keberlanjutan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lingkungan strategis mencakup lingkungan dan mekanisme produksi, ekonomi, sosial, dan ekologi. Terkait mekanisme produksi pemberdayaan semestinya mendorong petani agar mampu memanfaatkan sumber daya produksi yang dimilikinya sehingga mampu berproduksi secara efisien dan menjamin pemenuhan pangan serta memperoleh surplus yang dapat dipasarkan. Masyarakat umumnya memiliki institusi lokal yang sebenarnya dapat dikaitkan dengan usaha-usaha kerja sama produktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegagalan pengorganisasian kelompok masyarakat untuk usaha produksi sering terjadi karena dalam banyak kasus hal tersebut sering dilatarbelakngi oleh target-target keproyekan. Umumnya setelah proyek selesai maka kelompok yang terbentuk juga akan bubar. Pada hal untuk membangun organisasi petani dan peningkatan wawasan dan keterampilan petani agar efisien dan efektif dan dapat berlangsung dalam kurun waktu yang lama secara terus menerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait dengan mekanisme ekonomi sebenarnya telah banyak upaya untuk menciptakan institusi ekonomi bertujuan meningkatkan akses petani atau masyarakat terhadap pasar. Namun, nampaknya kelembagaan ekonomi yang ada belum dapat sepenuhnya memberikan manfaat secara ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembentukan koperasi pedesaan pada banyak kasus justru mengalami kegagalan karena tidak melibatkan masyarakat secara penuh. Idealnya koperasi petani mampu menyediakan kebutuhan petani baik dalam hal sarana produksi, permodalan, maupun pemasaran produk yang ada akhirnya memberikan nilai tambah pada petani atau masyarakat sekitar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mekanisme ekologi ini mencakup aspek lingkungan sekitar. Termasuk di dalamnya bagaimana masyarakat diberi kesempatan dan didorong untuk mengelola dan memanfaatkan sumber daya ekologi-nya secara berkesinambungan. Antara lain infrastuktur (saluran irigasi, jembatan, jalan, pasar, dan lain-lain), hutan masyarakat, penggembalaan umum, gunung, sungai, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa ahli banyak memberikan kritik bahwa selama ini masyarakat cenderung hanya dilibatkan sebagai obyek dalam pengelolaan sumber daya ekologi. Mereka jarang sekali dilibatkan dalam perencanaan, pengambilan keputusan, serta pengelolaan sumber daya ekologi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subejo dan Iwamoto (2003) melaporkan bahwa masyarakat lokal memiliki kearifan dan kemampuan mengelola sumber daya ekologi. Di daerah pegunungan, di mana fisik ekologi sangat tidak menguntungkan untuk produksi pertanian, masyarakat lokal telah menciptakan institusi kerja lokal terkait dengan pengelolaan sumber daya ekologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Institusi tersebut antara lain berfungsi dalam pembangunan dan pemeliharaan teras lahan pertanian serta kolam penampungan air. Tindakan kolektif tersebut memberikan kontribusi nyata dalam pelestarian sumber daya ekologi dan konservasi lahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat di Indonesia dikenal sebagai salah satu masyarakat yang mempunyai tradisi komunitarian sangat kuat (Scott, 1976). Tradisi tersebut antara lain diwujudkan dalam bentuk hubungan sosial/ social relationship yang kuat. Transaksi-transaksi ekonomi akan berjalan dengan lebih efisien jika didukung dengan social relationship yang mantap dan kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum kemampuan hubungan sosial di pedesaan masih kuat. Sebagai contoh kasus meskipun di daerah pedesaan yang memiliki mobilitas dan akses tinggi misalnya yang terletak di pinggiran kota masyarakatnya masih memberikan prioritas yang tinggi terhadap hubungan sosial pada saat kejadian darurat (kematian, kebakaran, longsor, banjir, dan lain sebagainya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan pemeliharaan fasilitas publik, pekerjaan yang terkait dengan permintaan bantuan (pembangunan rumah, upacara-upacara). Di daerah pegunungan hubungan sosial masih sangat kuat dan mengakar. Termasuk kesediaan untuk saling membantu dalam pengerjaan usaha tani dan pekerjaan rumah tangga lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana pun juga membangun SDM pertanian tidak terlepas dari pembanguan dalam berbagai aspek strategis petani. Yaitu aspek produksi dan ekonomi, sosial, dan ekologi. Keberhasilan penguatan aspek tersebut yang akan menentukan apakah kualitas SDM pertanian dan pedesaan akan meningkat nyata atau berjalan di tempat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-145703017610990375?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/145703017610990375/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=145703017610990375&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/145703017610990375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/145703017610990375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2009/05/pemberdayaan-petani.html' title='PEMBERDAYAAN PETANI PEDESAAN'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SgEeFm8wRlI/AAAAAAAAA1Q/0g2jTdP-hyY/s72-c/Panen+Ikan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-6440037474575235393</id><published>2009-04-23T13:20:00.004+07:00</published><updated>2009-04-23T13:27:38.404+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>Kurangi Stres Saat Bekerja</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SfAKQgR2ARI/AAAAAAAAA1A/zswPM0xOHlA/s1600-h/Melamun.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327769637838258450" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 214px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SfAKQgR2ARI/AAAAAAAAA1A/zswPM0xOHlA/s320/Melamun.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Segala tekanan di tempat kerja membuat Anda pusing, mengernyit, dan selalu menatap ke arah jam sambil berharap jarum pendek sudah mengarah ke angka 6? Wah, tanda-tandanya Anda berada dalam tekanan tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba tips-tips di bawah ini untuk mengurangi stres saat Anda di tempat kerja.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Pijat Diri Sendiri&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jika pergi ke spa atau tempat pemijat sudah tak sempat, Anda bisa mencoba memijat diri sendiri. Lakukan:&lt;br /&gt;- Pundak: Gunakan tangan kiri untuk memijat pundak sebelah kanan, dan sebaliknya. Pijat sisi-sisi leher, turun ke pundak, hingga lengan dengan gerakan memutar menggunakan ujung jari.&lt;br /&gt;- Kaki: Tekuk paha dan betis Anda. Tekan-tekan secara perlahan paha dan betis Anda menggunakan kepalan tangan untuk mengurangi kekakuan dari duduk terlalu lama. - Tangan: Dengan gerakan memutar, gunakan ujung jari, pijat di antara otot tendon tangan Anda di sekitar persendian. Regangkan jari-jari Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Selesaikan yang Mudah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari rasanya tenggelam di antara lautan tugas-tugas? Coba kerjakan yang ’kecil-kecil’ terlebih dahulu secepatnya. Contohnya, kirimkan e-mail yang harus dibalas, telepon klien-klien, fotokopi, atau apapun tugas yang tak terlalu memusingkan terlebih dahulu. Sehingga ini akan mempermudah Anda menyelesaikan tugas-tugas yang ’berat’ di belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SfAJs54Uf6I/AAAAAAAAA04/xY0B3NYgFxw/s1600-h/DSC04183.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327769026235236258" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 231px; CURSOR: hand; HEIGHT: 205px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SfAJs54Uf6I/AAAAAAAAA04/xY0B3NYgFxw/s320/DSC04183.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;3. Tidur Siang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Terdengar mustahil? Jika Anda menyelesaikan tugas-tugas kecil tanpa menundanya, bisa jadi Anda memiliki waktu sisa. Hanya dengan waktu 20 menit untuk tidur siang saja bisa membantu melepaskan penat dan stres – tidur siang terlalu lama bisa membuat Anda merasa grogi. Jadi, jika Anda bisa mencuri waktu untuk tidur siang, jangan lupa nyalakan alarm.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Perbanyak Tawa&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tertawa bahagia bisa membuat stres meleleh dengan segera. Tambahan lagi, bisa menurunkan tekanan darah dan detak jantung, menambah oksigen dalam darah, dan menciptakan enzim yang membantu melindungi perut Anda dari efek stres. Sayangnya, orang dewasa sudah jarang tertawa. ”Rata-rata, anak-anak tertawa antara 80-100 kali per hari. Ketika kita mencapai kedewasaan, rata-rata kita tertawa antara 5-6 kali per hari. Anda hanya perlu melihat anak-anak untuk mengapresiasi hubungan antara humor dan menikmati hidup. Anak-anak bisa menertawakan apa pun, bahkan jika Anda bertanya-tanya dalam diri sendiri apa yang lucu dalam hal sederhana. Jadi, usahakan untuk tertawa lebih banyak bersama rekan sekerja Anda sesering mungkin. Lihat perbedaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Bervarias&lt;/strong&gt;ilah&lt;br /&gt;Duduk menjawab telepon seharian atau mengisi tugas-tugas di tempat kerja 6 jam tanpa henti bisa sangat membosankan. Ubah rutinitas pekerjaan Anda sehari-hari dengan berjalan-jalan, tidur siang berkualitas, makan siang di luar, atau mengubah cara Anda menyelesaikan pekerjaan bisa membebaskan Anda dari rasa jenuh.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-6440037474575235393?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/6440037474575235393/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=6440037474575235393&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/6440037474575235393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/6440037474575235393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2009/04/kurangi-stres-saat-bekerja.html' title='Kurangi Stres Saat Bekerja'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SfAKQgR2ARI/AAAAAAAAA1A/zswPM0xOHlA/s72-c/Melamun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-7823380749194483462</id><published>2009-04-22T12:42:00.004+07:00</published><updated>2009-04-22T12:51:38.797+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial Kemasyarakatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>Tantangan Remaja Masa Kini</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Se6wH7Y5rVI/AAAAAAAAA0o/zKkfO2vgsks/s1600-h/duduk++manis.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327389059473583442" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 213px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Se6wH7Y5rVI/AAAAAAAAA0o/zKkfO2vgsks/s320/duduk++manis.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Manusia adalah mahkluk pembelajar, terutama belajar dari induknya (Bosco, 2003). Kenyataan sekarang, generasi tua terluka oleh konflik-konflik kekerasan. Sejak tahun 1960-an, Kalimantan Barat memang selalu diancam dengan konflik kekerasan yang berbau etnik. Dalam setiap konflik itu, peran orang tua ada yang menjadi simpatisan dari salah satu kelompok etnik yang bertikai, tokoh pendamai dan malahan ada yang menjadi pelaku konflik kekerasan. Ada satu keyakinan bahwa perbedaan merupakan suatu hal yang negatif. Konflik menurut mereka disebabkan karena perbedaan itu. Oleh karenanya perbedaan dianggap sesuatu yang jelek dan harus dihindari. Dalam konteks hubungan antar etnik dan agama, orang tua mengajarkan anak-anaknya untuk menghindar dari relasi pribadi yang diketahuinya dari orang yang berbeda latar belakang suku, agama, dll. Kondisi ini kemudian berkembang menjadi keyakinan pada diri anak-anak dan remaja bahwa perbedaan itu tidak baik dan harus dijauhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaman dahulu orang tua mereka mempunyai adat yang dapat mengatur kehidupan bersama, sehingga semuanya dapat berjalan dengan lancar dan kelestarian kehidupan baik perorangan maupun kelompok terjamin. “Inti adat ini ialah sejumlah pegangan dan nilai yang diakui bersama dan ditegakkan bersama; kepemimpinan, peraturan pergaulan, pembagian peluang ekonomi, pelayanan kesejahteraan para warga dan pegangan religius yang terungkap dalam pelbagai seremoni adat “(Krist. Atok, 2002). Dalam hidup sehari-hari orang tua mereka mengajarkan para remaja untuk masuk kedalam kehidupan sosial serta diajarkan tentang pegangan nilainya secara bertahap ( melalui inisiasi, pendidikan dalam keluarga, dst ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Se6vs_yM3RI/AAAAAAAAA0g/v1SMRIFxvnE/s1600-h/DSCN4745.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327388596796972306" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Se6vs_yM3RI/AAAAAAAAA0g/v1SMRIFxvnE/s320/DSCN4745.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Masa awal tahun 1980-an, ketika revolusi industri mulai memasuki Indonesia, kehidupan masyarakat mulai dipenuhi oleh teknologi informasi seperti televisi, internet, koran-koran, majalah, dll. Dengan perubahan yang sedemikian cepat ini, sepertinya anak-anak dan remaja sudah kehilangan segala macam pegangan karena pengaruh/tawaran begitu banyak dan bermacam-macam itu. Apalagi dengan bertambahnya sarana komunikasi. Sangat terasa juga misalnya ketika berhadapan dengan ‘penyakit sosial‘ judi, minuman keras, hiburan malam/karaoke tempel, penodongan dan perampasan kendaraan bermotor. Dengan adanya aksi-aksi kekerasan yang dipertontonkan melalui sarana komunikasi dan informasi itu, anakanak dan remaja smenganggap bahwa satu-satunya cara untuk menyelesdaikan konflik atau masalah dengan aksi kekerasan. Jelas bahwa segala perubahan yang begitu cepat menimbulkan suatu ketegangan dalam kehidupan anak-anak dan remaja karena ternyata belum ditemukan suatu “ adat baru “ (pegangan nilai) yang diakui dan ditegakkan bersama.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan manusia, selalu terjadi perubahan gaya kehidupan. Salah satu yang berkembang adalah gaya kehidupan &lt;em&gt;instant&lt;/em&gt;. Orang cenderung untuk mempermudah kehidupannya atau mengupayakan kemudahan-kemudahan dalam kehidupannya. Tingkat kesulitan dalam berbagai dimensi dan strata kehidupan dicoba untuk diminimalkan. Pesatnya penggunaan teknologi informasi semakin memungkinkan hal itu terjadi. Bagi anak-anak dan remaja, keadaan ini seringkali menjebak (yang sering tidak disadari) untuk selalu berada dalam situasi atau pengalaman hidup yang biasa memanjakan dan mempermudah hidup. Mereka tidak berhadapan dengan realita kehidupan yang sesungguhnya. Mereka berhadapan dengan realita semu. Dari diri mereka sendiri, mereka tidak terbiasa untuk sulit (berhadapan dengan realita kehidupan yang sulit). Padahal senyatanya hidup tidak selalu mudah. Sebagian besar realita kehidupan menuntut perjuangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterjebakan anak-anak dan remaja dalam situasi yang seperti itu mengakibatkan mereka berada dalam situasi keterasingan dari realita kehidupan yang sebenarnya. Mereka terbiasa dengan yang mudah, bukan yang sulit. Di sisi lain, keterasingan itu melumpuhkan kemampuan mereka untuk ambil sikap terhadap perkembangan situasi kehidupan yang terjadi. Cukup besar kecenderungan untuk “ikut saja” dalam perguliran realita kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu, kenakalan anak-anak dan remaja juga akhir-akhir mulai mengkuatirkan. Keadaan ini dapat terlihat dari prilaku bolos diwaktu sekolah; tawuran antar pelajar; seks bebas; narkoba dan lainnya. Perilaku 'nakal' remaja bisa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal). &lt;strong&gt;Factor internal berupa, Krisis identitas:&lt;/strong&gt; Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. Pertama, terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya. Kedua, tercapainya identitas peran. Kenakalan remaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua. &lt;strong&gt;Berikutnya Kontrol diri yang lemah:&lt;/strong&gt; Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku 'nakal'. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut, namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Faktor Eksternal berupa:&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;Keluarga &lt;/strong&gt;: Perceraian orangtua; Tidak adanya komunikasi antar anggota keluarga, atau perselisihan antar anggota keluarga bisa memicu perilaku negatif pada remaja; Pendidikan yang salah di keluarga pun, seperti terlalu memanjakan anak; Tidak memberikan pendidikan agama, atau penolakan terhadap eksistensi anak, bisa menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja. Berikutnya Teman sebaya yang kurang baik dan Komunitas/lingkungan tempat tinggal yang kurang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari problematika yang ada pada remaja, diperlukan penyadaran pada remaja tentang makna hidup yang sesungguhnya. Keterlibatan semua lapisan masyarakat sangat diperlukan, agar generasi muda kita tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Disari dari berbagai sumber&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-7823380749194483462?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/7823380749194483462/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=7823380749194483462&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/7823380749194483462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/7823380749194483462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2009/04/tantangan-remaja-masa-kini.html' title='Tantangan Remaja Masa Kini'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Se6wH7Y5rVI/AAAAAAAAA0o/zKkfO2vgsks/s72-c/duduk++manis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-2910284596361156554</id><published>2009-03-31T15:54:00.003+07:00</published><updated>2009-03-31T16:54:51.190+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>Mencegah Kelupaan</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mengalami kelupaan memang bisa mengganggu pekerjaan dan aktivitas sehari-hari. Namun, masih ada beberapa cara untuk mencegahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SdHbmNi_Q1I/AAAAAAAAA0Q/b0v5yuC-MBg/s1600-h/eso.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319274084419191634" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 206px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SdHbmNi_Q1I/AAAAAAAAA0Q/b0v5yuC-MBg/s320/eso.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;1. Sediakan Kalender Tak ada salahnya memilih kalender kuno berbentuk lembaran kertas, sehingga Anda dapat membubuhkan catatan-catatan di lembaran-lembaran tadi apa saja yang akan dilakukan. Atau, melingkari tanggalan dengan spidol aneka warna untuk mencuri perhatian saat Anda melihat kalender. Mengingat-ingat jadwal dan tanggung jawab yang akan dilakukan, juga bisa memelihara daya ingat tetap optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Buat Jadwal Aktivitas Berangan-angan sebelum tidur, merenung di pagi hari, atau menulis sesuatu di buku agenda sekadar untuk membuat rutinitas lebih tertata juga dapat dilakukan untuk memelihara daya ingat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Buat Catatan Untuk Megingat Hal Penting Menempelkan catatan di pintu lemari es untuk mengingatkan siapa saja yang harus dihubungi, atau menaruh note di monitor komputer untuk mengingat tugas apa yang harus diselesaikan, juga baik dilakukan untuk memelihara daya ingat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SdHgBe-ITVI/AAAAAAAAA0Y/S8YGxvXM1qU/s1600-h/Hiang.JPG"&gt;&lt;/a&gt;4. Hindari Stres Akibat Kemarahan &amp;amp; Kelelahan Sesekali ambil nafas dalam untuk meredakan stres. Atau pikirkan satu per satu persoalan yang harus segera dituntaskan, ketimbang dijalankan semuanya bersama-sama. Memilih prioritas, amat baik untuk meringankan efek stres yang dapat mencetuskan demensia.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Brain Gym Brain gym atau senam otak dapat meningkatkankan oksigenisasi dan efek visuospasial. Senam dengan menggerakkan tangan kanan bersamaan dengan kaki kiri, menundukkan kepala ke depan lalu memutarnya ke kanan dan kiri, atau tangan kiri menyentuh pusar lalu dua jari tangan kanan memijat tulang tengah tepat di dua lekukan tulang selangka, dan seterusnya dapat meningkatkan aktivitas otak dan memperbaiki daya ingat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Mengisi Teka Teki Silang Mengisi permainan teka-teki silang yang mengharuskan pemainnya mengingat dan mengolah ingatan juga dapat memperbaiki daya ingat dan kemampuan konsentrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Mengingat Nomor Telepon Mengingat nomor-nomor telepon penting maupun kerabat juga bisa bermanfaat untuk memperbaiki ingatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-2910284596361156554?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/2910284596361156554/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=2910284596361156554&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/2910284596361156554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/2910284596361156554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2009/03/mencegah-kelupaan.html' title='Mencegah Kelupaan'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SdHbmNi_Q1I/AAAAAAAAA0Q/b0v5yuC-MBg/s72-c/eso.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-8601968723731791757</id><published>2009-03-25T14:45:00.004+07:00</published><updated>2009-03-25T15:02:23.681+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial Kemasyarakatan'/><title type='text'>REMAJA DAN DEMOKRASI</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/ScnjiJcOptI/AAAAAAAAA0A/fBfq0AWq704/s1600-h/Edit1.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317031010876958418" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/ScnjiJcOptI/AAAAAAAAA0A/fBfq0AWq704/s320/Edit1.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dalam kategori politik, kaum remaja dimasukkan dalam kelompok pemilih pemula. Mereka adalah kelompok yang baru pertama kali menggunakan hak pilih. Dengan hak pilih itu, kaum remaja yang sudah berusia 17 tahun atau sudah menikah ini akan mempunyai tanggung jawab kewarga-negaraan yang sama dengan kaum dewasa lain. Selain itu, kaum remaja ini menjadi sasaran paling empuk untuk diperebutkan. Jumlah pemilih pemula yang berkisar pada angka 20 juta orang dalam pemilu sangat menggiurkan dari segi kemenangan dan kekalahan dalam pemilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilu adalah satu bagian penting dalam demokrasi. Secara sederhana, pemilu adalah cara individu warga negara melakukan kontrak politik dengan orang atau partai politik yang diberi mandat menjalankan sebagian hak kewarganegaraan pemilih. Pemilu bukan pemberian mandat secara total, sehingga klaim bahwa satu partai politik tertentu memiliki pemilih dengan jumlah total tertentu dalam pemilu sebelumnya menjadi tidak tepat. Untuk menjalankan mandat itu, partai politik atau legislator partai politik harus juga melakukan proses komunikasi politik dengan tujuan meminta persetujuan warga negara, terutama untuk kebijakan-kebijakan krusial dan mempengaruhi hajat hidup orang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Scnko80SrFI/AAAAAAAAA0I/l345DliyrHw/s1600-h/Manisnya.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317032227258936402" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 214px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Scnko80SrFI/AAAAAAAAA0I/l345DliyrHw/s320/Manisnya.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kaum remaja tentu memiliki mimpi-mimpi tersendiri tentang demokrasi dan untuk apa demokrasi ada. Kaum remaja yang mempunyai orang tua cenderung merasa lebih nyaman, terutama kalau kebutuhan primer dan sekunder terpenuhi, seperti sekolah, bepergian, berteman, atau memiliki pakaian yang layak. Perhatian yang besar kaum remaja atas penampilan diri menimbulkan sikap yang kadang negatif, yakni menutupi apa yang mereka anggap sebagai kelemahan, seperti kekayaan atau jabatan keluarga. Persoalan kaum remaja menjadi tambah runyam ketika mereka menjadi sasaran kampanye iklan-iklan konsumerisme dan hedonisme serta dijadikan sebagai lahan penghancuran generasi lewat peredaran narkoba.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cita-cita kaum remaja ini bisa terkubur secara tragis ketika mereka harus menanggung beban berat akibat ketiadaan perlindungan dari penyelenggara negara. Aspek ini masih belum banyak didiskusikan oleh kelompok prodemokrasi atau partai-partai politik. Kehancuran ekologis, kehilangan ruang-ruang kota untuk kegiatan komersial, serta ketiadaan uang untuk rekreasi dan membina hubungan sosial dengan anak-anak remaja yang lain, telah menjadi bagian dari mimpi buruk kaum remaja dewasa ini. Bahkan, dalam aspek yang lebih substantif, kaum remaja ini adalah satu mata rantai dari ketiadaan perhatian penyelenggara negara atas nasib kaum ibu yang hamil dan melahirkan, serta atas anak-anak balita yang tidak menerima asupan gizi yang cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, untuk memperkukuh tegaknya demokrasi, perhatian yang lebih atas kaum remaja ini menjadi penting. Demokrasi akan digoyang terus oleh kepentingan kekuasaan, dinasti politik, klan, familisme, ideologisme, dan segala macam kepentingan kaum tua lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demokrasi hanya diisi dengan segala macam potret palsu tentang perhatian kepada rakyat, ketika kaum remaja yang nanti menjadi generasi pengganti tidak diikutsertakan dalam mencerna dunia dan masalah-masalahnya. Untuk itu, pendidikan politik yang berdasarkan kepentingan kaum remaja sendiri sangat diperlukan, terutama untuk mencegah agar jangan sampai suara mereka hanya dihitung sebagai “pemilih pemula” yang tidak tahu apa-apa___.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-8601968723731791757?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/8601968723731791757/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=8601968723731791757&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/8601968723731791757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/8601968723731791757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2009/03/remaja-dan-demokrasi.html' title='REMAJA DAN DEMOKRASI'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/ScnjiJcOptI/AAAAAAAAA0A/fBfq0AWq704/s72-c/Edit1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-2138844106127401348</id><published>2009-03-12T12:08:00.006+07:00</published><updated>2009-03-12T14:09:12.279+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>Tidur Cepat dan Berkualitas</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SbifXxXsbhI/AAAAAAAAAzw/Z7g4bwcBR-o/s1600-h/Katerna.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312170991222025746" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 222px; CURSOR: hand; HEIGHT: 315px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SbifXxXsbhI/AAAAAAAAAzw/Z7g4bwcBR-o/s320/Katerna.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tidur yang cukup di malam hari sangat penting bagi tubuh. Tidur merupakan fase dimana tubuh melakukan pemulihan setelah sehari penuh beraktivitas. Orang dewasa memerlukan minimal 6 sampai dengan 8 jam untuk tidur demi menyegarkan kembali pikiran dan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Anda yang gemar tidur siang, sebaiknya porsinya tidak terlalu lama karena akan mengganggu jam tidur malam hari. Apabila Anda kurang tidur, maka aktivitas keesokan harinya akan terganggu karena kurangnya daya konsentrasi otok dan tubuh masih terasa lemas. Oleh karena itu, tidur berkualitas sangat diperlukan, terutama bagi Anda yang mempunyai aktivitas tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidur yang berkualitas bisa Anda dapatkan dengan beberapa cara. Pertama, mengurangi asupan kafein sebelum Anda tidur. Kafein berbungsi merangsang otak, akibatnya orang yang sangat peka cenderung sulit tidur setelah mengkonsumsi kafein. Efek yang sama juga cenderung dialami seseorang yang mengkonsumsi alkohol dan merokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SbibpyDSeXI/AAAAAAAAAzo/p1416xf6MEU/s1600-h/Baring.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Sbi084x_rEI/AAAAAAAAAz4/Amh42NHiWn8/s1600-h/tidur.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312194718610730050" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 234px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Sbi084x_rEI/AAAAAAAAAz4/Amh42NHiWn8/s320/tidur.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Makan malam sebaiknya dilakukan minimal dua jam sebelum tidur, agar pencernaan tidak bekerja terlalu berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu jam sebelum tidur, lakukan aktivitas yang menenangkan seperti mendengarkan music, meditasi, yoga, mandi air hangat atau menidurkan buah hati Anda. Hindari pembahasan atau pembicaraan yang memeras otak.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baringkan tubuh di tempat yang nyaman dan sedikit demi sedikit kendurkan setiap bagian tubuh sambil membayangkan tempat yang menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenakan baju tidur yang membuat Anda merasa nyaman. Suhu tubuh cenderung turun menjelang tidur, namun akan kembali meningkat di tengah malam, dan kembali turun menjelang terbangun. Oleh karena itu, pilihlah jenis baju tidur yang dapat membuat Anda bertahan melalui perubahan suhu tubuh ini. Kenakan selapis baju tidur di saat musim kemarau, dan sediakan selimut saat musim hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rancang suasana menenangkan di kamar tidur. Pilih cat dan pelapis dinding berwarna lembut, dan redupkan penerangan di kamar tidur. Sinar yang berlebihan dan warna yang terlalu cerah, cenderung menstimulasi panca indra, sehingga tidak bisa beristirahat secara optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Anda dapat tidur dengan nyenyak dan nyaman……..!!!!!!!!!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-2138844106127401348?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/2138844106127401348/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=2138844106127401348&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/2138844106127401348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/2138844106127401348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2009/03/tidur-cepat-dan-berkualitas.html' title='Tidur Cepat dan Berkualitas'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SbifXxXsbhI/AAAAAAAAAzw/Z7g4bwcBR-o/s72-c/Katerna.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-617169045951653603</id><published>2009-03-03T16:28:00.009+07:00</published><updated>2009-03-11T10:24:54.976+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial Kemasyarakatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pluralime dan Perdamaian'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Kembangkan Generasi Muda Cinta Damai</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Saz8vgv_PbI/AAAAAAAAAy4/jrh80xlMfJA/s1600-h/Serius+ni.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5308895953938234802" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Saz8vgv_PbI/AAAAAAAAAy4/jrh80xlMfJA/s320/Serius+ni.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dalam perjalanan sejarah kehidupan manusia, selalu terjadi perubahan gaya kehidupan. Salah satu yang berkembang adalah gaya kehidupan instant. Orang cenderung untuk mempermudah kehidupannya atau mengupayakan kemudahan-kemudahan dalam kehidupannya. Tingkat kesulitan dalam berbagai dimensi dan strata kehidupan dicoba untuk diminimalkan. Pesatnya penggunaan teknologi informasi semakin memungkinkan hal itu terjadi. Bagi anak-anak dan remaja, keadaan ini seringkali menjebak (yang sering tidak disadari) untuk selalu berada dalam situasi atau pengalaman hidup yang biasa memanjakan dan mempermudah hidup. Mereka tidak berhadapan dengan realita kehidupan yang sesungguhnya. Mereka berhadapan dengan realita semu. Dari diri mereka sendiri, mereka tidak terbiasa untuk sulit (berhadapan dengan realita kehidupan yang sulit). Padahal senyatanya hidup tidak selalu mudah. Sebagian besar realita kehidupan menuntut perjuangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterjebakan anak-anak dan remaja dalam situasi yang seperti itu mengakibatkan mereka berada dalam situasi keterasingan dari realita kehidupan yang sebenarnya. Mereka terbiasa, bahkan sangat terbiasa, dengan yang mudah, bukan yang sulit. Di sisi lain, keterasingan itu melumpuhkan kemampuan mereka untuk ambil sikap terhadap perkembangan situasi kehidupan yang terjadi. Cukup besar kecenderungan untuk “ikut saja” dalam perguliran realita kehidupan. Situasi yang dialami oleh anak-anak dan remaja sebagaimana di atas bukan pertama-tama karena kesalahan mereka sendiri, mereka berada dalam situasi yang terkondisikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Saz9J3VCngI/AAAAAAAAAzI/NVlmNgvgyJY/s1600-h/Wah+cantiknya.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5308896406675824130" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 300px; CURSOR: hand; HEIGHT: 225px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Saz9J3VCngI/AAAAAAAAAzI/NVlmNgvgyJY/s320/Wah+cantiknya.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Berdasarkan pengamatan selama ini ada beberapa situasi yang mempengaruhi kehidupan anak-anak dan remaja, diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;SITUASI SOSIO – EKONOMIS&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Situasi dimana uang menjadi penentu segala-galanya bagi orang tua. Uang sungguh menjelma menjadi “Tuhan baru”. Realita kehidupan dinilai atau dihargai dengan besaran uang yang dikeluarkan. Karena itu kehidupan menjadi sangat materialistis. Nilai-nilai kehidupan, termasuk di dalamnya nilai-nilai iman, menjadi terpuruk dan kehilangan pengaruhnya dalam setiap sendi kehidupan. Orang tua tidak lagi berpegang pada nilai-nilai itu, tetapi orang bertanya “berapa uang yang harus dia bayar?”. Dengan demikian menjadi tidak mengherankan ketika korupsi menjadi sangat lazim terjadi. Uang membelenggu di mana-mana; menjadi dasar, sarana dan tujuan gerakan dalam kehidupan.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;SITUASI – POLITIK&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Situasi di mana komunalisme terjadi di mana-mana. Yang dimaksud dengan komunalisme adalah situasi dimana orang tidak lagi berpikir tentang kepentingan bersama, tetapi orang hanya berpikir tentang kelompoknya sendiri. Pola berpikir seperti ini menyuburkan dan menjebak orang dalam karakter individualistis. Kepentingan bersama bukan lagi menjadi harapan yang harus diperjuangkan, tetapi menjadi mimpi yang tak berkesudahan. Terserah orang lain mau mengalami situasi bagaimana, yang penting saya dan kelompok saya sejahtera; yang penting saya dan kelompok saya menang; yang penting saya dan kelompok saya bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;SITUASI SOSIO – BUDAYA&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dimana kekerasan semakin terstruktur. Situasi - kondisi ini merupakan ujung dari situasi – kondisi pertama dan kedua. Rasa hormat kepada orang lain dan realita kehidupan lain (alam dan lingkungan hidup) sirna. Jika hal itu terasa menghalangi maka hal itu akan disingkirkan dengan segala cara, bahkan kalau perlu dimusnahkan. Sebaliknya jika hal itu diinginkan maka itu akan diupayakan dengan segala cara, dengan tingkat ketidakpedualian yang sangat tinggi kepada yang lain. Oleh karena itu, pembunuhan terhadap sesama manusia terjadi dengan dahsyat. Tujuan akhirnya adalah menghalalkan segala cara, termasuk cara-cara kekerasan. Kekerasan menjadi pilihan yang dipilih tanpa alternatif, ketika berhadapan dengan siapa atau apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak dan remaja, berada dalam alur kehidupan dengan tiga situasi – kondisi yang saling menekan dan mempengaruhi tersebut diatas. Secara mendasar hal itu mengakibatkan anak-anak dan remaja mengalami keterasingan dari dirinya sendiri, dari agamanya, dari masyarakatnya, dan puncaknya, dari Tuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berangkat dari situasi yang ada pada generasi muda, saya melihat perlunya &lt;strong&gt;Mengembangkan wawasan &lt;/strong&gt;tentang hal-hal atau masalah-masalah sosial-kemasyarakatan yang up to date saat ini, seperti situasi sosial politik dan pemahaman / penyadaran pluralism, multikulturalisme, jurnalisme dan penyadaran gender pada generasi muda. Dengan wawasan ini diharapkan generasi muda mampu menyadari posisi dan peran mereka dalam bermasyarakat dan bernegara sebagai seorang yang beriman; &lt;strong&gt;Meningkatkan interaksi &lt;/strong&gt;di antara generasi muda multi-etnis dan multi-agama. Dengan kegiatan seperti ini diharapkan diantara generasi muda terjalin komunikasi dan relasi yang baik; &lt;strong&gt;Eksplorasi potensi&lt;/strong&gt;, bakat, keterampilan dan kekuatan yang ada pada generasi muda. Dengan eksplorasi ini diharapkan generasi muda semakin menyadari kekuatan yang potensial ada dalam diri, sehingga dapat diarahkan untuk perkembangan dan kemajuan mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk kegiatan bisa berupa &lt;strong&gt;Dialog tematis &lt;/strong&gt;atau diskusi terfokus yang menghadirkan narasumber yang berkompeten untuk membangun generasi muda yang menjauhi sifat-sifat kekerasan dan lebih memilih cinta damai dan menghargai perbedaan. Kemudian kegiatan di &lt;strong&gt;alam terbuka&lt;/strong&gt;, seperti Olah-raga, pentas seni, dan Out bound.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diharapkan tumbuhnya sifat generasi muda yang cerdas secara inteletual, cerdas secara emosional dan cerdas hidup bermasyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-617169045951653603?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/617169045951653603/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=617169045951653603&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/617169045951653603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/617169045951653603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2009/03/generasi-muda-membangun-perdamaian.html' title='Kembangkan Generasi Muda Cinta Damai'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Saz8vgv_PbI/AAAAAAAAAy4/jrh80xlMfJA/s72-c/Serius+ni.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-6154882066114987820</id><published>2009-02-25T10:47:00.005+07:00</published><updated>2009-03-03T16:51:55.112+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>Tunjukkan Potensi Mu</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SaTC0Yv4SnI/AAAAAAAAAyg/mI2D8zMMpFc/s1600-h/Nanya.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306580466201545330" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 290px; CURSOR: hand; HEIGHT: 215px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SaTC0Yv4SnI/AAAAAAAAAyg/mI2D8zMMpFc/s320/Nanya.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sudah mengetahui bakat yang dimiliki? Mulailah Anda mengembangkannya. Namun jika belum tahu apa bakat yang dimiliki, belum terlambat untuk mengetahuinya. Anda hanya butuh empat kunci berikut untuk mengeluarkan potesi Anda yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Keahlian&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah Anda mempelajari sesuatu yang benar-benar baru dan ternyata Anda dapat menguasainya dengan mudah? Atau mengerjakan sesuatu lebih cepat dari rekan lain? Bisa jadi, itulah bakat yang sedang memanggil, menunggu Anda melepaskan dan mengembangkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda dengan mudah bisa menyelesaikan sebuah perhitungan saat orang lain menyumpahi kalkulator, itu artinya bakat Anda sebagai seorang akuntan atau banker sedang berusaha muncul dan menyapa Anda. Nah, pikirkanlah hal-hal yang begitu mudah bagi Anda tetapi tidak bagi teman-teman. Kemudian, perhatikan bakat apa yang tengah bekerja pada diri Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SaTDNkB5dUI/AAAAAAAAAyo/pPumGrfkseg/s1600-h/Mobil.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306580898726638914" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 165px; CURSOR: hand; HEIGHT: 225px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SaTDNkB5dUI/AAAAAAAAAyo/pPumGrfkseg/s320/Mobil.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;2. Ketertarikan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Cara lain menemukan bakat adalah dengan memikirkan hal-hal yang begitu Anda inginkan. Seringkali hal-hal yang menarik perhatian selalu berkaitan dengan kemampuan alami atau bakat. lni merupakan suatu pola konsisten dalam hidup dan bukan sekadar cara menghabiskan waktu alias hobi semata.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, coba pikirkan apa yang paling Anda ingin lakukan seharian? Menonton film? Melatih hewan? Menata barang? Memainkan alat musik? Atau membaca buku? Sesuatu itu tidak harus yang menjadi ambisi Anda, meski ambisi merupakan petunjuk kuat adanya bakat yang tengah bekerja.&lt;br /&gt;Jika Anda seorang pembaca yang tekun atau rajin menulis di blog, bisa jadi bakat tersembunyi Anda adalah menulis. Atau bisa saja ketertarikan pada buku membawa Anda pada karier kepustakaan, penerbitan, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Kepuasan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Apa yang membuat Anda merasakan kebahagiaan dan kepuasan dalam bekerja? Pekerjaan apa yang membuat Anda begitu hanyut dan merasa tak ingin berhenti saat mengerjakannya? Bagi para atlet, perasaan hanyut sering terjadi ketika mereka berolahraga. Sementara bagi para ahli komputer, perasaan hanyut terjadi ketika mereka menghadapi piranti lunak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keadaan hanyut, kita memang menjadi sangat terfokus pada kesempatan untuk menggunakan bakat. Alhasil, pola gelombang otak kita saat itu begitu mirip dengan pola gelombang otak ketika kita tertidur lelap. Nah, sekarang apa yang membuat Anda terhanyut? Jika Anda belum juga menemukan, pikirkan suatu kegiatan yang membuat Anda terlibat sepenuhnya. Mungkin bakat Anda ada di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Kebiasaan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah Anda dipuji karena kemampuan atau sikap Anda? Misalnya, orang menilai Anda sebagai karyawan yang sangat teratur atau ide pemasaran Anda hebat, atau Anda pendengar yang baik, dan lain sebagainya. Lewat komentar orang-orang di sekitar, Anda juga bisa mengetahui kemampuan alami Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketrampilan alami memang bisa muncul dalam berbagai cara. Namun, kadang kita menganggapnya biasa saja karena ketrampilan itu sudah sangat melekat sehingga hampir tak disadari kehadirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana mengenali bakat itu? Coba cermati apa yang membuat orang tertarik pada Anda, mengenali Anda atau terfokus pada Anda? Apakah Anda menjadi tempat curahan hati teman-teman? Atau mereka selalu meminta pendapat Anda soal pakaian? Nah, di sanalah bakat Anda tersimpan. Anda hanya perlu mencari kesempatan untuk mengembangkannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-6154882066114987820?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/6154882066114987820/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=6154882066114987820&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/6154882066114987820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/6154882066114987820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2009/02/keluarkan-potensi-anda.html' title='Tunjukkan Potensi Mu'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SaTC0Yv4SnI/AAAAAAAAAyg/mI2D8zMMpFc/s72-c/Nanya.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-1336878792839191020</id><published>2009-02-16T13:29:00.005+07:00</published><updated>2009-02-17T09:29:06.131+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>LINGKUNGAN BERNILAI TAMBAH</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SZkIdOtvj0I/AAAAAAAAAyI/I0-hh3CCjKM/s1600-h/Santai.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303279334464655170" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 214px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SZkIdOtvj0I/AAAAAAAAAyI/I0-hh3CCjKM/s320/Santai.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Memang mudah menerima lingkungan sebagaimana adanya karena kita terbungkus olehnya begitu rapat. Namun nilai penting lingkungan sering terlupakan karena kita menjalani hidup berdasarkan pilot otomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun begitu, pengaruh lingkungan terhadap kreativitas ternyata lebih besar daripada yang umum diakui orang. Lingkungan memberi rangsangan kuat pada perasaan, ide, wawasan terhadap orang yang kita temui, atau kejadian yang kita alami. Lingkungan juga mengobarkan jiwa seni atau naluri bisnis, memasok inspirasi segar dalam membuat lukisan baru, mendengarkan musik baru, atau menemukan produk baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lingkungan kita meliputi “jagat kecil”: ruangan, kantor/kelas belajar, atau rumah tempat kita melewatkan siang dan malam; dan “jagat besar”: kota, Negara, dan wilayah tempat tinggal. Kedua dunia tersebut mampu mempengaruhi kita dengan berbagai cara. Sebagai contoh, bagi banyak orang, bekerja seharian dalam ruangan sempit di lingkungan perkantoran yang menjemukan, tanpa jendela dan udara pengap, akan terasa muram dan tidak kreatif – bahkan, dalam kasus yang ekstrim, Anda bisa menderita sakit parah, yang kini dikenal sebagai “gedung tidak sehat”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SZkIOB6TaeI/AAAAAAAAAyA/GsiBIejOPCk/s1600-h/Dadamu.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303279073329637858" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 165px; CURSOR: hand; HEIGHT: 225px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SZkIOB6TaeI/AAAAAAAAAyA/GsiBIejOPCk/s320/Dadamu.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lingkungan juga meliputi seluruh suasana psikologis seputar kita. Apakah Anda tinggal dan bekerja bersama orang yang membuat Anda merasa kreatif dan termotivasi, atau bersama orang yang bersikap pesimistis dan merusak? Ada perusahaan yang dijejali orang yang menolak setiap ide baru, atau terus-menerus mengubah target Anda, menyedot energy dan antusiasme Anda. Orang-orang semacam ini sering disebut pengacau, karena setiap hari mereka mengacau orang lain. Tempat kerja yang penuh konflik dan energy negative membuat kreativitas dan produktivitas terpuruk drastis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, dampak lingkungan terhaap kesehatan, kebahagian, dan produktivitas disadari amat penting sehingga muncul suatu disiplin ilmu baru, yaitu desain atau rancang lingkungan. Rancang lingkungan mencakup banyak bidang studi. Para peneliti telah mengetahui bahwa merancang lingkungan yang lebih sehat dan gembira bukan sekedar memasang kertas dinding dan perabotan indah. Rancang lingkungan juga mencakup desain interior, perencanaan ruangan, ergonomic, psikologi, sosiologi, teknik, biologi, kimia, neurologi, dan bahkan antropologi budaya – semua factor yang mempengaruhi perasaan seseorang ditempat kerja.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai strategi kreativitas, baik sekali apabila Anda lebih memahami lingkungan dan belajar mengendaliannya agar upaya kreati terlaksana maksimal. Ada banyak cara memodifikasi lingkungan untuk mendukung karya kreatif, sebagaimana juga ada banyak cara memanfaatkan lingkungan untuk mengatasi rintangan kreatif, atau menyelesaikan masalah rumit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tujuh unsur utama yang bisa ditata untuk lebih menghidupkan lingkungan kreatif.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Pencahayaan, Sumber Alami Energi Kreatif&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Cahaya adalah salah satu sumber energy kreatif paling ampuh. Bahkan, cahaya matahari yang terang langsung memiliki kaitan biologis dengan tubuh dan pikiran. Dalam The light Book, penulis medis Jane Hyman membuktikan bahwa cahaya matahari tidak hanya mengatur irama harian berulang, yang menentukan siklus tidur-bangun tubuh, tetapi juga amat berpengaruh pada selera makan, suasana hati, daya sembuh, produktivitas, bahkan hasrat seksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Warna, Pencipta Suasana Hati yang Ajaib&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Para seniman sudah lama tahu bahwa ada warna-warna tertentu yang membuat kita merasa penuh energi, sementara warna lain punya efek menenangkan. Demikian juga, para perancang masa kini menggunakan warna, dengan cara yang jauh lebih canggih, untuk menciptakan lingkungan khusus bagi pembelajaran, penyembuhan, tidur, dan banyak kegiatan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Seni Dalam Lingkungan, Jimat dalam Pikiran&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Istilah seni dalam lingkungan berarti segala sesuatu di dinding, rak, dan semua permukaan sekitar Anda. Ini meliputi apa saja, mulai poster, hiasan dinding dan foto berbingkai, hingga hiasan kecil, ukiran, benda-benda seni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Bunyi-bunyi, musik dan pikiran&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebagian orang lebih senang bekerja dalam keheningan. Walaupun begitu, banyak orang lain menggunakan musik atau suara latar untuk merangsang proses kreatif. Musik atau bunyi atau bunyi mempunyai dua fungsi :&lt;br /&gt;- Di satu sisi, para ilmuan menyatakan jenis-jenis musik tertentu meningkatkan&lt;br /&gt;fungsi otak dan membantu kecepatan belajar dan daya ingat.&lt;br /&gt;- Di sisi lain, manfaat musik dan suara yang paling ampuh adalah – tak dapat&lt;br /&gt;disangkal lagi – kapasitasnya mempengaruhi perasaaan dan suasana hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Aroma, Terapi bagi Jiwa&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jika sejenis bau pernah tiba-tiba melupakan perasaan atau mengingatkan Anda sesuatu, sudah pasti para ilmuwan mengetahui kreatif. Setelah sebelumnya diabaikan, akhir-akhir ini bebauan, atau aroma, diketahui secara langsung merangsang bagi otak – system limbic – yang bekerja atas emosi dan ingatan primitive. Akibatnya, satu jenis bau mampu mengeruk segunung emosi dan menggugah ingatan lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. Sentuhan, Menyamankan dan Merangsang Tubuh&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sentuhan juga bisa menjadi unsure penting dalam menumbuhkan situasi dan suasana hati di ruang kerja, lewat perabotan, benda-benda di atas meja atau lingkungan kerja, dan benda-benda lain yang kita lihat sepanjang hari. Tekstur yang melingkungi kita bisa menjadikan kita merasa lebih nyaman, riang, dan percaya diri – atau kaku, terkunkung, dan tidak penting. Sebagian orang, terutama pelajar kinestetik, menyerap informasi dan mendengar lebih baik apabila mereka memiliki benda untuk disentuh atau dimainkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;7. Cita Rasa, Makan bagi Pikiran Kreatif&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Makanan juga merupakan bagian penting lingkungan kreatif yang bisa Anda control. Banyak orang kurang memperhatikan diet, namun masih berharap jadi kreatif dan produktif. Saat ini, tersedia banyak sekali bacaan yang menegaskan bahwa santapan mempengaruhi suasana mental dan emosional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika semangat kreatif di redam oleh lingkungan kerja negative, sudah saatnya untuk mempertimbangkan alternative lain. Anda bisa pindah departemen, ganti pekerjaan, bernegosiasi dengan manajer agar diberi lebih banyak peluang, atau menyewa konsultan kreativitas untuk merancang –ulang lingkungan. Anda harus menentukan solusi yang bisa diambil, dan berbuat sesuatu mengenai situasi yang Anda hadapi. Jangan hanya mengandalkan hidup pada “pilot otomatis’ sambil ‘mengeram’ dalam zona kenyamanan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-1336878792839191020?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/1336878792839191020/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=1336878792839191020&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/1336878792839191020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/1336878792839191020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2009/02/rancangan-lingkungan-bernilai-tambah.html' title='LINGKUNGAN BERNILAI TAMBAH'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SZkIdOtvj0I/AAAAAAAAAyI/I0-hh3CCjKM/s72-c/Santai.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-8125471387828656598</id><published>2009-02-13T15:53:00.003+07:00</published><updated>2009-02-13T16:10:00.406+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lingkungan Hidup'/><title type='text'>GLOBALISASI DAN PEMBANGUNAN RAMAH LINGKUNGAN</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SZU4a9qk-bI/AAAAAAAAAx4/D9nOyp_UPxQ/s1600-h/Pntai.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302206172179528114" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SZU4a9qk-bI/AAAAAAAAAx4/D9nOyp_UPxQ/s320/Pntai.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Menghadapi persaingan global, semua bangsa-bangsa di dunia wajib mempersiapkan diri baik dari sisi fisik maupun non fisik. Globalisasi yang terjadi di dunia tidak mungkin dihindari, apalagi dilawan. Hanya satu cara dalam menghadapinya, yaitu mensiasati. Langkah strategis yang dapat dilakukan oleh manusia di dunia ini adalah mempersiapkan diri agar tidak terjebak pada ranjau-ranjau globalisasi. Tidak mungkin globalisasi yang datang dengan deras hanya dihadapi dengan sebuah sikap yang apatis. Tidak berbuat berarti telah merelakan diri untuk tergusur pada pusaran global yang sangat mengerikan. Ketertinggalan bukan pilihan, kemajuan adalah sebuah angan-angan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembangunan dalam konteks global merupakan pembangunan komprehensif tanpa menapikan salah satu bagian yang ada di sekitarnya. Pembangunan yang menyeluruh harus didirikan atas sebuah frame bahwa kebangkitan tidak mungkin terjadi jika mematikan salah satu di antaranya.Dalam pembangunan fisik, sebuah bangsa yang disebut Indonesia sering kali sangat parsial. Terlebih jika isu ini ditarik pada wilayah-wilayah lokal. Maka ironisme ini akan sangat nampak jelas ketika wacana pembangunan yang dikedepankan, namun bagi pihak lain adalah kematian. Pembangunan yang sangat parsial ini bagi sebagian kalangan sesungguhnya bukan kemajuan tetapi justru kemunduran, bukan pembangunan tetapi kehancuran, tidak konstruktif tetapi destruktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SZU4LHcz7oI/AAAAAAAAAxw/3t488igqRYw/s1600-h/Sungai.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302205899928235650" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 300px; CURSOR: hand; HEIGHT: 225px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SZU4LHcz7oI/AAAAAAAAAxw/3t488igqRYw/s320/Sungai.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bayangkan saja misalnya jika sejumlah pembangunan fisik di suatu daerah sama sekali tidak mengindahkan pertumbuhan lingkungan sekitarnya. Sebuah kekeliruan besar jika konteks pembangunan fisik harus ditebus dengan kematian lingkungan yang sudah dipelihara sejak puluhan bahkan ratusan tahun lalu. Terkadang saya tidak habis pikir jika pembangunan harus menggusur keramahan lingkungan yang tertanam sejak lama dan jelas-jelas telah memberikan kontribusi sangat besar bagi kelangsungan hidup manusia.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar konteks politik dan bisnis, pembangunan seyogyanya diperuntukan bagi kepentingan masyarakat. Jika pembangunan menapikan masyarakat, maka pembangunan itu sangat mudah ditebak, untuk kepentingan penguasa yang jumlahnya hanya beberapa gelintir orang. Tidak peduli dengan aspirasi dan masa depan rakyat, yang penting bagaimana supaya dirinya dapat untung besar dari sebuah pembangunan yang telah menapikan sisi-sisi lingkungan dan kepentingan masyarakat banyak ke depannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai bencana alam yang terjadi di Dunia dan Indonesia khususnya merupakan cermin dimana sebuah kekayaan alam yang sepatutnya dilestarikan, justru dinapikan keberadaannya. Inilah puncak dari sebuah paradigma pembangunan yang tidak berbasis lingkungan. Di satu sisi kita menyaksikan sebuah kebanggaan akan hasil pembangunan fisik yang sangat megah dan mentereng, tetapi di sisi lain kita juga dihadapkan kepada sebuah kenyataan akan datangnya bencana yang bertubi-tubi. Keramahan lingkungan kini sudah banyak terusik, kesejukan dan kesahabatannya sudah berlalu, yang tersisa tinggal kegarangan dan kekecewaan. Akhirnya alam lebih sering "marah" ketimbang memperlihatkan "senyum" kedamaiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kenapa dengan potensi alam yang begitu melimpah bangsa kita tidak juga bangkit? Sebuah pertanyaan yang dapat merangsang untuk melahirkan sejumlah jawaban. Namun pada konteks lingkungan, sepertinya kita tidak termasuk orang-orang yang bersyukur. Kelebihan kekayaan alam yang diberikan Tuhan tidak kemudian menjadikan bangsa ini bangkit dari keterpurukan ekonomi. Kekayaan alam belum juga dapat dijadikan sebuah modal luar biasa untuk menjadi spirit kemajuan sebuah bangsa yang terdiri dari ribuan pulau ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekayaan alam tidak memberikan inspirasi positif kepada masyarakat terutama para pejabat pemerintah kita dalam rangka membangun bangsa sehingga dapat berada jauh di depan. Kekayaan alam kita hanya menjadi seonggok gumpalan tanah dan segelintir pohon yang siap dieksploitasi kapan saja. Lahan-lahan perkebunan dan pegunungan hanya menjadi menjadi objek bisnis dengan tanpa mengindahkan masa depannya. Masyarakat tidak menjadi penikmat alam, justru mereka menjadi bagian yang terkena imbas dari eksploitasi alam tersebut, baik berupa banjir, longsor, dan bencana-bencana lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita kurang bersyukur, kita tidak menempatkan alam kita sesuai dengan yang diinginkan Tuhan. Alam sepertinya tidak menjadi rahmat, tetapi menjadi laknat. Kenapa demikian? Sebab kita tidak menjaga keberadaannya sebagai fasilitas yang harus dilestarikan,dan merawatnya. Dengan tidak mensyukuri itulah kemudian Tuhan memberlakukan hukum alam, segalanya akan kembali kepada pihak yang berbuat. Apa yang kita perlakukan terhadap suatu objek, maka buahnya akan dirasakan sendiri. Tidak mungkin kedamaian akan terjadi jika kita menanam bibit-bibit konflik. Tidak mungkin kelestarian yang didapat jika eksploitasi menjadi pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kenapa dalam wacana teologi lingkungan, manusia sangat dituntut untuk memahami lingkungan secara integral dan holistik, tidak parsial dan picik. Lingkungan jangan dipahami sebagai sesuatu yang terpisah satu sama lain. Merusak lingkungan berarti merusak manusia itu sendiri. Merusak lingkungan berarti kehancuran bagi semua. Memelihara lingkungan dalam kasus pembangunan berarti kita sedang membangun sebuah peradaban yang jauh lebih baik dari hari ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-8125471387828656598?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/8125471387828656598/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=8125471387828656598&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/8125471387828656598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/8125471387828656598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2009/02/globalisasi-dan-pembangunan-ramah.html' title='GLOBALISASI DAN PEMBANGUNAN RAMAH LINGKUNGAN'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SZU4a9qk-bI/AAAAAAAAAx4/D9nOyp_UPxQ/s72-c/Pntai.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-3373731898688558557</id><published>2009-02-12T14:05:00.008+07:00</published><updated>2009-03-04T13:15:06.026+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>Inti Keterampilan Kepemimpinan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Sa4cLZy97eI/AAAAAAAAAzY/v3WVFbWP4h0/s1600-h/Persiapan+presentasi.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5309211992945192418" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Sa4cLZy97eI/AAAAAAAAAzY/v3WVFbWP4h0/s320/Persiapan+presentasi.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Beberapa hari yang lalu saya ikut kegiatan pelatihan Kepemimpinan yang dilaksanakan oleh kantor saya. Narasumber pada kegiatan tersebut Drs. Paulus Florus, ada beberapa yang menjadi catatan saya pada pelatihan kepemimpinan ini, diantaranya sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara sederhana, MEMIMPIN sama dengan MEMPENGARUHI. Yang dipengarhui adalah diri sendiri (memimpin diri sendiri) atau orang lain. Kepemimpinan ditentukan oleh besar dan kuatnya pengaruh. Oleh sebab itu, kepemimpinan tidak tergantung jabatan. Seseorang yang tidak memiliki jabatan dapat saja pada kenyataannya adalah seorang pemimpin; sebaliknya seorang yang punya jabatan, tetapi tidak memiliki pengaruh bukanlah pemimpin sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterampilan kepemimpinan adalah adalah kiat-kiat untuk mendapatkan dan memperkuat pengaruh. Ada 4 inti keterampilan kepemimpinan, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SZPOtcDz5wI/AAAAAAAAAxQ/VPYl8bfxgb4/s1600-h/me.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SZPNpFq2bhI/AAAAAAAAAxI/LaKromuHfuU/s1600-h/Abis+mandi.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301807292125441554" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 238px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SZPNpFq2bhI/AAAAAAAAAxI/LaKromuHfuU/s320/Abis+mandi.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;1. Mendengarkan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mendengarkan secara aktif dan objective berarti dengan sengaja mau mendengarkan dan menghindari pengaruh persepsi pribai terhadap isi pesan yang disampaikan si pembicara. Tataplah mata pembicara, berikan respon sebagai tanda anda mengerti akan apa yang dikatakannya dan tanyakan maksud yang belum anda pahami. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dengan mendengarkan secara aktif dan objective, anda menghargai si pembicara sehingga harga dirinya naik dan sebagai imbalannya, dia akan hormat kepada anda.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Mempertanyakan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mempertanyakan adalah cara terbaik untuk mencari penyelesaian suatu masalah. Bertanya secara efektif dapat membangkitkan pengaruh dari dalam diri orang yang anda hadapi. Dengan demikian, wibawa atau charisma anda terhadapnya timbul sebagai pengakuan batin. Mempertanyakan juga mendorong orang untuk berpikir dan mengambil keputusan sendiri, sehingga ia akan lebih bertanggungjawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Memotivasian menginspirasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Memotivasi dan menginspirasi terutama dengan keteladanan dan kepeloporan. Sikap dan keberaniannya secara nyata akan memotivasi dan menginspirasi orang-orang sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Bicara efektif&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tidak berbelit-belit, jelas, tenang dan yakin sehingga mempermudah pendengar untuk menangkap isi pesan secara utuh dan sesuai dengan maksud anda. Bicara efektif tidak sama dengan bicara panjang dan lancer. Biasanya, bicara efektif justru singkat dan padat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan catatan ini dapat berguna bagi rekan-rekan yang mau meningkatkan kapasitas kepemimpinannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-3373731898688558557?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/3373731898688558557/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=3373731898688558557&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/3373731898688558557'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/3373731898688558557'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2009/02/inti-keterampilan-kepemimpinan.html' title='Inti Keterampilan Kepemimpinan'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/Sa4cLZy97eI/AAAAAAAAAzY/v3WVFbWP4h0/s72-c/Persiapan+presentasi.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-7693640507242837842</id><published>2009-02-12T12:40:00.005+07:00</published><updated>2009-02-12T14:05:02.749+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>Berubahlah!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SZO40UU_ZLI/AAAAAAAAAxA/LCppTPdcEFw/s1600-h/id.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301784395294663858" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 298px; CURSOR: hand; HEIGHT: 225px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SZO40UU_ZLI/AAAAAAAAAxA/LCppTPdcEFw/s320/id.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Merancang peta karier berarti mempersiapkan diri Anda mengarungi perjalanan menuju posisi karier berbeda. Supaya Anda siap menghadapi perubahan yang mungkin terjadi, terapkan konsep OCEAN yang diperkenalkan pakar manajemen &lt;strong&gt;Rhenald Kasali &lt;/strong&gt;dalam bukunya, &lt;em&gt;Change!Opennes to experience &lt;/em&gt;(keterbukaan terhadap hal-hal baru).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang punya cara berpikir terbuka cenderung imajinatif dan kreatif. Mereka bersifat fleksibel, menyukai keragaman, serta mengutamakan hal-hal yang sifatnya orisinil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Conscientiousness&lt;/em&gt; (keterbukaan hati dan telinga).&lt;/strong&gt; Mereka yang punya keterbukaan hati yang tinggi cenderung bergerak secara terpola, menghargai waktu, dapat diandalkan, disiplin, termotivasi, serta gigih mencapai tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Extroversion&lt;/em&gt; (membuka diri pada orang lain)&lt;/strong&gt;.Orang yang extrovert cenderung senang berkawan dan bekerja dalam kelompok, lugas, berenergi, percaya pada orang lain, percaya diri, dan penuh keberanian.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SZO4EphWgbI/AAAAAAAAAw4/W-sMRTEtA7o/s1600-h/Race.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301783576349934002" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 213px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SZO4EphWgbI/AAAAAAAAAw4/W-sMRTEtA7o/s320/Race.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Agreeableness&lt;/em&gt; (keterbukaan terhadap kesepakatan)&lt;/strong&gt;.Dalam setiap proses perubahan, akan ada sejumlah kesepakatan yang perlu dilakukan. Poin penting dalam mencapai kesepakatan adalah sifat kooperatif, kesediaan untuk melakukan pengorbanan bagi kepentingan yang lebih utama, serta kemampuan untuk mempercayai orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Neuroticsm&lt;/em&gt; (keterbukaan terhadap tekanan)&lt;/strong&gt;.Orang yang sudah terlatih menghadapi tekanan biasanya tidak terlalu sensitif dan memiliki kontrol emosi yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita berubah untuk maju atau kearah yang lebih baik lagi ......&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-7693640507242837842?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/7693640507242837842/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=7693640507242837842&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/7693640507242837842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/7693640507242837842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2009/02/berubahlah.html' title='Berubahlah!'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SZO40UU_ZLI/AAAAAAAAAxA/LCppTPdcEFw/s72-c/id.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-3180178507193917141</id><published>2009-01-09T12:08:00.004+07:00</published><updated>2009-02-12T14:55:55.259+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>MEMBUKA DIRI</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWbd6OuxY5I/AAAAAAAAAvo/K654nAEl5dQ/s1600-h/Macan.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289158804849648530" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWbd6OuxY5I/AAAAAAAAAvo/K654nAEl5dQ/s320/Macan.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;MEMBUKA diri terhadap orang lain (self disclosure) itu ibarat mata uang, memiliki dua sisi. Di satu sisi berarti memasuki hubungan yang lebih matang. Di sisi lain, terdapat risiko dicemooh dan dikhianati. Bagaimanapun, self disclosure merupakan isyarat berkembangnya hubungan yang sehat yang perlu dikelola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang-kadang kita dibuat kagum oleh seseorang yang dengan sangat terbuka dapat menceritakan apa saja yang ia pikirkan, rasakan, dan inginkan. Meskipun banyak kesulitan atau kekurangan, hidup seolah dirasa sebagai hal yang ringan, dan dilakoni tanpa beban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita dapat menjadi lebih nyaman berinteraksi dengan pribadi seperti itu. Karena ia terbuka, kita pun dapat menjadi lebih terbuka, dan akhirnya relasi berlangsung lebih akrab dan saling percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, pada kesempatan lain kadang terjadi sebaliknya. Kita justru merasa muak dengan seseorang yang terlalu membuka diri sampai ke hal-hal yang sangat pribadi, yang menurut kita tidak pantas untuk diceritakan kepada orang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterbukaan diri diperlukan, terutama dalam hubungan-hubungan jangka panjang (persahabatan, perkawinan, pekerjaan, dan sebagainya), dan bahwa perlu ada aturan main tertentu agar keterbukaan diri itu bersifat konstruktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;De Janasz, Dowd, dan Schneider (2002) dalam bukunya Interpersonal Skills in Organizations memberikan informasi mengenai bagaimana membuka diri, manfaat, serta hal-hal yang menghambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;HAL YANG DIUNGKAPKAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ada rambu-rambu dalam pengungkapan diri agar hubungan menjadi efektif:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWbgTBUyUVI/AAAAAAAAAvw/3uInHfFsNSA/s1600-h/swim.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289161429770981714" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 274px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWbgTBUyUVI/AAAAAAAAAvw/3uInHfFsNSA/s320/swim.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Lebih mengungkapkan perasaan daripada fakta.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bila kita mengungkapkan perasaan terhadap orang lain, berarti kita mengizinkan orang lain mengenali siapa kita sesungguhnya. Misalnya, informasi bagaimana kita mengembangkan hubungan dengan saudara-saudari kita membuat orang lain memahami kita, daripada sekadar memberikan informasi bahwa kita memiliki saudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Semakin diperluas dan diperdalam.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kita masih mengalami perasaan tidak nyaman berbagi pengalaman dengan seseorang yang seharusnya dekat dengan kita. Untuk itu perlu dilakukan pengembangan hubungan ke arah yang lebih dalam (lebih mengungkapkan perasaan terhadap isu tertentu) dan diperluas (dengan mendiskusikan berbagai isu, seperti pekerjaan, keluarga, pengalaman religius, dan sebagainya).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Fokus pada masa kini, bukan masa lampau.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bila berbagi pengalaman soal masa lalu menjelaskan mengapa dulu kita melakukan tindakan tertentu adalah bersifat katarsis (melepaskan ketegangan), tetapi dapat meninggalkan perasaan bahwa kita lemah. Hal ini terjadi terutama bila keterbukaan tidak berlangsung timbal balik. Jadi, lebih baik kita fokus pada situasi sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Timbal balik.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kita harus selalu mencocokkan tingkat keterbukaan kita dengan tingkat keterbukaan orang yang kita jumpai. Hati-hati, jangan terlalu membuka diri secara dini, sebelum melewati masa-masa pengembangan hubungan yang familier dan saling percaya. Di sisi lain, bila diperlukan, tidak perlu menunggu orang membuka diri. Jangan takut untuk memulai langkah penting membangun hubungan. Berikan contoh, dan orang lain akan menyesuaikan diri. Bila orang tidak merespon secara seimbang, hentikan langkah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MANFAAT MEMBUKA DIRI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Keterbukaan diri memiliki manfaat bagi masing-masing individu maupun bagi hubungan antara kedua pihak. Dengan membuka diri dan membalas keterbukaan diri orang lain, kita dapat meningkatkan komunikasi dan hubungan dengan orang lain. Secara rinci manfaatnya adalah : style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Meringankan.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Berbagi dengan orang lain mengenai diri atau persoalan yang kita hadapi, dapat memberikan kondisi psikologis yang meringankan. Misalnya, cerita tentang ketidakmampuan menghadapi ujian atau berakhirnya hubungan dengan seseorang. Bagaimana kita mengatasi hal itu? Bagaimana pandangan orang lain? Dengan membuka diri, kita memperoleh tambahan perspektif yang membantu diri sendiri melihat titik frustrasi dari sudut pandang orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Membantu validasi (menguji ketepatan) persepsi terhadap realita&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Dengan sudut pandang sendiri, kita mungkin cenderung menggunakan ukuran yang idealistis menurut diri sendiri. Bila kita mengomunikasikan hal tersebut dengan seseorang yang tepat (yang memberikan simpati, suportif, dapat dipercaya, dan pendengar yang baik), kita tidak hanya mendapatkan persetujuan, tetapi juga informasi yang diperlukan untuk lebih memahami diri sendiri, yang kita perlukan agar memahami dunia secara lebih realistis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mengurangi tegangan dan stres&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Bila kita menghadapi ketegangan atau stres karena suatu hal, bila tidak diungkapkan akan berkembang menjadi eksplosif (mudah meledak). Sebaliknya, bila diungkapkan kepada orang lain, kita akan menemukan jalan keluar. Andaikan tidak mendapat jalan keluar, setidaknya lebih ringan karena kita merasa tidak sendirian. Hal ini justru dapat membuat kita menjadi lebih dekat dengan orang lain dan menambah rasa nyaman pada saat itu maupun dalam relasi selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Meringankan fisik&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Terdapat keterkaitan antara pikiran dengan sistem tubuh kita. Adanya pengaruh positif pada pikiran (akibat pengungkapan diri), berakibat pada fisik. Berbagi atau mengungkapkan diri dengan orang lain, membuat stres kita berkurang, kecemasan berkurang, dan meredakan juga detak jantung dan tekanan darah. Dengan kata lain, pengungkapan diri dapat berpengaruh positif terhadap kesehatan fisik, selain emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Alur komunikasi yang lebih jelas&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Dengan menunjukkan keinginan untuk membuka diri terhadap orang lain, dan menghargai pengungkapan diri orang lain, berarti kita meningkatkan kemampuan untuk memahami sudut pandang atau perspektif yang berbeda. Dengan demikian, kita akan lebih percaya diri untuk mengklarifikasi niat-niat atau makna-makna dari orang lain. Adanya umpan balik lewat diskusi terbuka, kekaburan dalam komunikasi diminimalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mempererat hubungan.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bila antarekan lebih saling mengenal satu sama lain, terjadi efek timbal balik: keterbukaan mengembangkan rasa senang yang semakin meningkatkan keterbukaan dan berakibat makin kuatnya rasa senang. Tanpa pengungkapan diri, tingkat keeratan hubungan dan kepercayaan berada pada level rendah. Dengan keterbukaan dihasilkan kepercayaan, dan dengan kepercayaan dihasilkan kerja sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam organisasi, kerja sama dan saling percaya ini menentukan inovasi yang sangat penting agar tetap survive dan mampu berkompetisi. Lebih dari itu, hasil riset menemukan bahwa bila antar rekan kerja semakin menyukai kerja sama, mereka lebih produktif dalam mengerjakan proyek atau dalam situasi tim.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-3180178507193917141?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/3180178507193917141/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=3180178507193917141&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/3180178507193917141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/3180178507193917141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2009/01/membuka-diri.html' title='MEMBUKA DIRI'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWbd6OuxY5I/AAAAAAAAAvo/K654nAEl5dQ/s72-c/Macan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-7428296171613374399</id><published>2009-01-09T10:34:00.005+07:00</published><updated>2009-01-09T11:49:18.750+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Mau Langsing? Ini Rahasianya</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;Mendambakan bentuk tubuh lebih langsing di tahun ini? Simak 9 cara berikut ini dan jangan lupa disiplin melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWbKjKIkWKI/AAAAAAAAAvY/2xrpaB2DUs0/s1600-h/montok.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289137517757749410" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 230px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWbKjKIkWKI/AAAAAAAAAvY/2xrpaB2DUs0/s320/montok.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;1. Kurangi karbohidrat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tak perlu menghilangkan daftar makanan berkarbohidrat dari menu sehari-hari Anda. Tapi pilihlah yang kandungannya paling minim, seperti kentang dari nasi. Atau pasta yang terbuat dari kacang-kacangan bukan dari gandum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Sup sebagai snack&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jadikan sup, terutama yang mengandung banyak sayuran, sebagai pengganti snack. Penelitian di Pennsylvania State University membuktikan, sup sayuran lebih ampuh mengurangi berat badan daripada low fat snack.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Bersahabat dengan lemak&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menurut ahli nutrisi, Fiona Kirk, menyantap lemak tak jenuh 20 menit sebelum makan membuat otak berpikir bahwa Anda sudah kenyang sehingga Anda tidak ingin makan banyak saat jam makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Semprot minyak&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Saat memasak, jangan menuang minyak sayur. Sebaiknya semprotkan saja minyak ke dalam wajan menggunakan oil spray. Cara ini dapat mengurangi kandungan lemak pada masakan. Lebih baik lagi menggunakan olive oil daripada minyak sayur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWbK1kzVwFI/AAAAAAAAAvg/M7IiQH1-IaE/s1600-h/Melamun.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289137834154115154" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 214px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWbK1kzVwFI/AAAAAAAAAvg/M7IiQH1-IaE/s320/Melamun.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;5. 24 hours detox&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mau detoks alami secara cepat? Coba cara yang disarankan Theresa Cheung dalam bukunya The Lemon Juice Diet. Minum empat gelas lemonade sehari, yaitu minuman yang terbuat dari 2 sendok teh air perasan jeruk, sejumput chayenne pepper (banyak dijual di supermarket), 300 ml air putih, dan 2 sendok teh sirup apel. Diminum 30 menit sebelum sarapan, 10 menit sebelum snack pagi, 10 menit sebelum snack sore, dan 10 menit sebelum makan malam. Kalau perlu, bawa minuman ini ke kantor.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. Green food&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Perbanyak menyantap makanan hijau alias sayur dan buah-buahan. Bahkan, minum pula jus yang terbuat dari sayuran. Makanan ini hanya mengandung maksimal 54 kalori per porsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;7. Minum probiotik&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bakteri baik sangat dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan imunitas tubuh. Maka itu, sebaiknya banyaklah mengonsumsi minuman probiotik yang dijual bebas. Kalau perlu, mengonsumsi pil probiotik yang dijual tanpa resep dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;8. Hindari pemanis buatan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang menghindari gula dengan alasan diet. Untuk mengatasi kebutuhan akan rasa manis, gula diganti pemanis buatan. Padahal, menurut para ahli, minuman diet dan pemanis buatan justru akan membuat tubuh mendambakan gula asli. Maka itu, lebih baik menggunakan gula asli, tapi jumlahnya dikurangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;9. Makan pepaya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kandungan digistive enzymes (enzim pencerna makanan) buah yang satu ini lebih tinggi dibanding buah lain. Enzim ini membantu mengurangi perut kembung dan mengeluarkan lemak dari tubuh. Jadi mulailah perbanyak makan pepaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sumber : www.kompas.com&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-7428296171613374399?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/7428296171613374399/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=7428296171613374399&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/7428296171613374399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/7428296171613374399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2009/01/mau-langsing-ini-rahasianya.html' title='Mau Langsing? Ini Rahasianya'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWbKjKIkWKI/AAAAAAAAAvY/2xrpaB2DUs0/s72-c/montok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-977609183703238218</id><published>2009-01-07T11:13:00.006+07:00</published><updated>2009-01-09T13:39:45.164+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>Memperbaiki Kesalahan</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;em&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWQt9fkJW7I/AAAAAAAAAvI/usoLzocSkzE/s1600-h/1_627555272l%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288402396908182450" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 277px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWQt9fkJW7I/AAAAAAAAAvI/usoLzocSkzE/s320/1_627555272l%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;Nobody's perfect&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;, termasuk dalam melakukan pekerjaannya. Kesalahan dalam bekerja, entah itu kehilangan arsip laporan, tak bisa memenuhi &lt;em&gt;deadline&lt;/em&gt;, atau salah mengirim &lt;em&gt;e-mail &lt;/em&gt;berisi curhatan pribadi kepada bos, bisa merusak profesionalisme kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, tak perlu panik berkepanjangan bila Anda baru saja membuat kesalahan. Simak tips dari Andrea Kay, penulis buku Work's &lt;em&gt;a Bitch and Then You Make It Work&lt;/em&gt;, berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarik napas&lt;br /&gt;Begitu Anda sadar baru saja membuat suatu kesalahan, mundurlah sejenak dari situasi tersebut. Tarik napas dalam-dalam dan ambil break. "Rasa takut dan emosi bisa mempengaruhi tindakan dan memperburuk situasi," kata Kay.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadapi&lt;br /&gt;Jangan berharap si bos tak mengetahui kesalahan yang Anda buat. Segeralah minta maaf dan sampaikan Anda akan menghindari kesalahan serupa di kemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWQuGVLWU8I/AAAAAAAAAvQ/3N723--r0TI/s1600-h/123608p%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288402548738642882" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 298px; CURSOR: hand; HEIGHT: 225px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWQuGVLWU8I/AAAAAAAAAvQ/3N723--r0TI/s320/123608p%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;Cari solusi&lt;br /&gt;Bila kesalahan yang terjadi berskala besar, seperti laporan budget yang salah, atau berdampak pada orang lain, galilah beberapa alternatif ide untuk mengoreksi kesalahan. Lalu, sampaikan lewat memo pada atasan atau sampaikan dalam rapat. Meski pada akhirnya atasan yang akan memegang kendali keputusan, paling tidak Anda sudah menunjukkan inisiatif dengan cara menawarkan solusi, daripada malah bersembunyi.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maju Terus&lt;br /&gt;"Cara terbaik untuk memperbaiki kesalahan adalah melanjutkannya dengan performa yang lebih baik," kata Kay. Kembalikan kepercayaan dari atasan dan rekan-rekan kerja dengan menunjukkan pada mereka hasil kerja yang memuaskan. Suka atau tidak, semua perhatian kini tertuju pada Anda, jadi gunakan kesempatan ini untuk menunjukkan kinerja terbaik Anda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-977609183703238218?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/977609183703238218/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=977609183703238218&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/977609183703238218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/977609183703238218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2009/01/memperbaiki-kesalahan.html' title='Memperbaiki Kesalahan'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWQt9fkJW7I/AAAAAAAAAvI/usoLzocSkzE/s72-c/1_627555272l%5B1%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-7548289883919459793</id><published>2009-01-06T13:26:00.005+07:00</published><updated>2009-01-08T12:14:35.467+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Agar Tubuh Lebih Berenergi</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;em&gt;Sumber : www.kompas.com&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWL7e9fQFOI/AAAAAAAAAvA/k_FXT4ZUS9Q/s1600-h/00cl050SogT%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288065421806671074" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 220px; CURSOR: hand; HEIGHT: 300px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWL7e9fQFOI/AAAAAAAAAvA/k_FXT4ZUS9Q/s320/00cl050SogT%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;1. Ganti kopi dengan teh peppermint&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;br /&gt;Menurut Alan Hirsc, Direktur Neurological Smell &amp;amp; Taste Treatment and Research Foundation di Chicago, aroma kuat peppermint akan membuat Anda tersadar. Teh peppermint membuat Anda tetap berenergi, sementara kopi justru mengeringkan kelenjar ginjal yang mengakibatkan mudah lelah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Makan tera&lt;/strong&gt;tur&lt;br /&gt;Membiarkan perut kosong selama tiga jam dapat membuat kadar gula menurun drastis. Akibatnya, Anda akan mudah lelah, marah, dan kalap saat makan setelahnya. Vitamin B sangat penting untuk meningkatkan vitalitas. So, di sela-sela snack, konsumsi juga pisang, buah almond, low-fat yogurt, dan buah berry segar, yang mengandung vitamin B tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Alarm no, lighting yes&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Penelitian dari University of Washington School of Medicine menunjukkan tidur dengan lampu terang akan membangkitkan energi, membangkitkan &lt;em&gt;mood&lt;/em&gt;, dan produktivitas. Jangan gunakan alarm untuk membangunkan karena justru akan membuat Anda stres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWL7XKT06ZI/AAAAAAAAAu4/qdNXdYO1FGs/s1600-h/Kebaya.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288065287809460626" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 269px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWL7XKT06ZI/AAAAAAAAAu4/qdNXdYO1FGs/s320/Kebaya.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;4. Perawatan tubuh al&lt;/strong&gt;ami&lt;br /&gt;Seperti membalurkan krim lavender, peppermint, atau lemon pada punggung dan pergelangan kaki, itu akan meningkatkan energi dan memberi efek menenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Pijat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sesekali dipijat akan melancarkan peredaran darah dan membuat tubuh lebih segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. Bermain air&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Berendam air hangat atau sauna juga akan membuat tubuh segar.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;7. Doing nothing&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sediakan waktu istirahat penuh, tak perlu melakukan apa-apa, hanya untuk mengistirahatkan tubuh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-7548289883919459793?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/7548289883919459793/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=7548289883919459793&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/7548289883919459793'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/7548289883919459793'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2009/01/agar-tubuh-lebih-berenergi.html' title='Agar Tubuh Lebih Berenergi'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWL7e9fQFOI/AAAAAAAAAvA/k_FXT4ZUS9Q/s72-c/00cl050SogT%5B1%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-7489308795548896255</id><published>2009-01-06T12:54:00.005+07:00</published><updated>2009-01-06T13:12:06.820+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Letih dan Lesu</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWL1qvkjEII/AAAAAAAAAuw/dkYnpeJQY-o/s1600-h/000y050CAvq%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288059027159453826" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 206px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWL1qvkjEII/AAAAAAAAAuw/dkYnpeJQY-o/s320/000y050CAvq%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Anda pasti pernah merasakan tubuh yang sedang letih, lesu, dan tidak bertenaga. Padahal Anda sedang diburu pekerjaan yang deadline, tapi tubuh sepertinya tidak bisa untuk diajak kompromi, dan lebih parahnya lagi bila tubuh sama sekali kehabisan energi maka tidak hanya rasa pegal pada otot saja tapi juga tubuh sulit untuk digerakkan untuk memulai aktivitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain hal tersebut, tubuh yang sedang letih dan lesu bisa mengganggu konsentrasi dalam mengerjakan sesuatu dan lebih mudah marah pada hal yang sepele.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuh yang sedang letih dan lesu biasanya karena tubuh kelelahan terlalu banyak melakukan aktivitas sehingga melupakan tubuh untuk beristirahat yang cukup sehingga hal tersebut dapat membuat tubuh menjadi kehabisan banyak energi, dan hal ini dapat memicu timbulnya stress dan membuat Anda merasa jenuh terhadap pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWL1MrHyV5I/AAAAAAAAAuo/_hD0DyP8sow/s1600-h/Angelina.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288058510569002898" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 256px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWL1MrHyV5I/AAAAAAAAAuo/_hD0DyP8sow/s320/Angelina.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tetapi jika tubuh mengalami rasa letih dan lesu dalam waktu yang lama, Anda perlu segera periksakan ke dokter karena ada beberapa penyakit yang menyebabkan tubuh menjadi letih dan lesu, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Anemia.&lt;/strong&gt; Hal ini paling sering ditemukan pada wanita yang sedang menstruasi, hamil ataupun yang sedang mengalami pendarahan. Sedangkan anemia pada anak-anak, sering muncul karena kekurangan zat besi pada masa pertumbuhan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Infeksi.&lt;/strong&gt; Atau serangan virus juga dapat membuat tubuh menjadi letih dan lesu, contohnya ketika tubuh terserang flu.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Depresi.&lt;/strong&gt; Keadaan yang sedang tertekan, stress dan depresi sangat cepat timbulnya letih dan lesu.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Metabolisme Rendah.&lt;/strong&gt; Jika keadaan tubuh mengalami metabolisme yang rendah membuat tubuh menjadi sukar untuk mengubah nutrisi menjadi energi.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Gejala penyakit kronis.&lt;/strong&gt; Orang yang sedang mengalami penyakit kronis biasanya merasakan letih dan lesu meskipun waktu tidur mereka cukup dan tidak banyak melakukan aktivitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, Anda perlu mengatur pola makan yang benar. Tingkatkan konsumsi Magnesium. Makan makanan yang sehat dan seimbang dapat membantu tubuh untuk mendapatkan vitamin dan mineral yang dibutuhkan. Sayangnya godaan untuk memakan makanan yang tidak sehat sedemikian besar sehingga kemungkinan tubuh akan kekurangan mineral cukup besar khususnya magnesium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ahli mengatakan, diperkirakan mineral diperlukan untuk lebih dari 300 reaksi biokimia yang terjadi di dalam tubuh termasuk memecah glukosa menjadi energi. Jadi bila jumlah mineral sedikit berkurang maka produksi energi juga akan ikut ikutan berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa penelitian menyebutkan, wanita yang kekurangan mineral magnesium memiliki detak jantung yang lebih cepat dan memerlukan lebih banyak oksigen untuk melakukan aktivitas fisik bila dibandingkan dengan wanita yang cukup mengkonsumsi mineral magnesium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengkonsumsi mineral magnesium, direkomendasikan antara 300 mg untuk perempuan dan 350 mg untuk laki laki. Makanan sumber magnesium antara lain; kacang kacangan, ikan dan sereal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, biasakan tubuh untuk melakukan aktivitas fisik ringan seperti berjalan karena menurut pandangan para ahli, hal ini akan meningkatkan tenaga untuk tubuh yang dapat dilakukan dengan mudah, tidak memerlukan peralatan khusus dan dapat dilakukan dimana saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidurlah yang cukup, karena tekanan yang terjadi pada otak menyebabkan tubuh kehilangan energy. Dengan tidur nyenyak akan membantu tubuh memulihkan energy yang telah terbuang dan juga mengembalikan kesegaran pada otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sarapan dan jangan lupa telat untuk makan sebelum memulai pekerjaan, karena hal ini membuat mood yang lebih baik dan memiliki tubuh yang lebih bertenaga untuk melakukan aktivitas sepanjang hari.&lt;br /&gt;Hindarkan stress dan kendalikan amarah, karena salah satu pemicu terbesar rasa letih dan lesu adalah stress yang membuat tubuh kelelahan baik secara fisik dan mental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu lakukanlah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi stress dan mengendalikan amarah antara lain dengan melakukan relaksasi setiap hari, berolahraga untuk membakar efek kimia dari stress dan marah, mendengarkan musik, membaca novel atau hanya bercakap cakap dengan teman dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hindarkan alkohol dan perbanyak minum air putih, karena tubuh yang kekurangan cairan akan menyebabkan dehidrasi sehingga membuat tubuh lelah dan lemah. Untuk membentuk energi, tubuh memerlukan air sehingga bila pemasukan air kurang maka energi yang terbentuk pun tidak optimal. Minum segelas air juga diperlukan untuk memulihkan energi setelah berolah raga karena saat olah raga tubuh mengeluarkan cairan yang berlebihan dalam bentuk keringat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-7489308795548896255?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/7489308795548896255/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=7489308795548896255&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/7489308795548896255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/7489308795548896255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2009/01/letih-dan-lesu.html' title='Letih dan Lesu'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWL1qvkjEII/AAAAAAAAAuw/dkYnpeJQY-o/s72-c/000y050CAvq%5B1%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-6083315416750972046</id><published>2009-01-06T12:43:00.003+07:00</published><updated>2009-01-06T12:50:13.064+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Hati-hati Ponsel Bisa Jadi Medium Bakteri Mematikan</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;Sumber: http://vibizlife.com&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWLwqMs7h1I/AAAAAAAAAuI/mWb4SdEPGt4/s1600-h/Hp+Cantik.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288053520241231698" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 214px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWLwqMs7h1I/AAAAAAAAAuI/mWb4SdEPGt4/s320/Hp+Cantik.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ponsel sudah cukup lama dikhawatirkan jadi sarang bakteri. Kini, ketakutan itu terbukti dari sebuah hasil penelitian yang menyebutkan bahwa beberapa bakteri mematikan memang bisa tersebar lewat medium ponsel tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penelitian yang berlangsung di Skotlandia ini, koloni bakteri dikenali berkembang di ponsel para dokter di rumah sakit. Mayoritas bakteri yang ada memang tidaklah berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ada pula yang bisa berefek fatal, di antaranya Clostridium difficile (C diff) dan MRSA &lt;em&gt;(Methicillin-resistant Staphylococcus aureus)&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip detikinet dari Scotsman, Senin (5/1/2009), pada tahun 2007 lalu saja terdapat 6430 kasus infeksi Clostridium difficile di rumah sakit Skotlandia. Adapun kasus kematian yang berhubungan dengan MRSA mencapai ratusan dalam periode yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWLw3DHH5kI/AAAAAAAAAuQ/iQj02UYAeno/s1600-h/l18356008301_1296%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288053741005039170" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 198px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWLw3DHH5kI/AAAAAAAAAuQ/iQj02UYAeno/s320/l18356008301_1296%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bakteri mematikan itu tanpa disadari bisa terbawa via ponsel pasien atau para staff rumah sakit. Hasil penelitian tersebut diumumkan oleh peneliti kesehatan dari Western General Hospital di Skotlandia, Richard Brady.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brady memaparkan, studi ini dilakukan terkait kian melonjaknya pemakaian ponsel oleh para staff rumah sakit. Namun masalahnya, belum ada panduan memadai tentang cara membersihkannya sehingga bebas dari bakteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ponsel pun dinilai bisa jadi sarana transmisi infeksi berbahaya karena sering bersentuhan dengan tangan dan mulut pengguna. Terlebih bakteri yang ada dapat terus bertahan hidup jika ponsel tidak dibersihkan dengan seksama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian dilakukan dalam bagian Scottish Infection Research Network dan dikerjakan bersama beberapa ilmuwan perguruan tinggi, misalnya dari Manchester Metropolitan University.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-6083315416750972046?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/6083315416750972046/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=6083315416750972046&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/6083315416750972046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/6083315416750972046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2009/01/hati-hati-ponsel-bisa-jadi-medium.html' title='Hati-hati Ponsel Bisa Jadi Medium Bakteri Mematikan'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SWLwqMs7h1I/AAAAAAAAAuI/mWb4SdEPGt4/s72-c/Hp+Cantik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-6302485244743001720</id><published>2008-12-18T12:43:00.004+07:00</published><updated>2008-12-18T12:49:40.352+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Menghitung Masa Subur, Mencegah Kehamilan.</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SUnkGbNdOFI/AAAAAAAAAt4/rVYb_GbpB7Q/s1600-h/Mantap.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281002837103163474" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 214px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SUnkGbNdOFI/AAAAAAAAAt4/rVYb_GbpB7Q/s320/Mantap.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;"Banyak Anak Banyak Rejeki"&lt;/em&gt; adalah kepercayaan kuno orang zaman dulu karena semakin banyak anak maka semakin tenaga banyak sumber daya manusia yang dapat digunakan untuk membantu kegiatan ekonomi keluarga. Zaman modern sekarang ini justru menganggap dua anak cukup guna membentuk keluarga berencana atau keluarga berkualitas alias KB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai cara dilakukan untuk mencegah kehamilan akibat hubungan rutin pasangan. Mulai dari memasang alat kontrasepsi, minum pil KB, sterilisasi pria (vasektomi), sterilisasi wanita (tubektomi), hingga cara tradisional sistem kalender. Cara kalender bisa meleset karena tingkat ketepatannya hanya 60% sampai 70%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumus Menghitung Masa Subur Wanita / Perempuan Sistem Kelender :&lt;br /&gt;Masa Subur = Hari Terakhir Haid Menstruasi + 13&lt;br /&gt;Masa Prasubur = Masa Subur -3 &amp;amp; Masa Subur + 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh : Jika hari terakhir mens adalah tangal 10 maka tanggal masa subur adalah tanggal 23, masa prasubur awal tanggal 20 dan masa prasubur akhir tanggal 26.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SUnkOtZUYdI/AAAAAAAAAuA/TIzcleJJrUk/s1600-h/Sembahyang.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281002979423707602" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 239px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SUnkOtZUYdI/AAAAAAAAAuA/TIzcleJJrUk/s320/Sembahyang.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Agar lebih tepat sebaiknya melakukan pencatatan 6 siklus haid terakhir untuk menentukan masa prasubur. Kurangi dan tambahkan 3 hari pada siklus terpendek dan terpanjang dari catatan yang telah dibuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi berhati-hatilah dalam berhubungan suami isteri ketika masa subur istri tanpa alat kontrasepsi atau teknik KB lainnnya yang dapat mencegah kehamilan. Pelajari dengan baik sebelum menentukan metode pencegah kehamilan yang tepat dengan ahli kadungan seperti dokter dan bidan.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem kalender dalam menentukan masa subur hanya dapat digunakan pada wanita yang teratur mens 28 sampai 35 hari. Rokok dan gizi buruk juga mempengaruhi rutinitas keluarnya sel telur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambahan :&lt;br /&gt;- Ada sistem perhitungan kalender lain yang menggunakan waktu masa subur 14 hari dengan jeda masing-masing 2 hari di awal dan di akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Gunakan alat tes masa subur yang dijual bebas dengan media air seni perempuan untuk mengetahui kapan subur dan kapan tidak subur dengan tingkat ketepatan 90% sampai 95%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Cara lain adalah dengan cek lendir leher rahim dengan jari. Cek kekentalan cairan lendir tersebut dengan meletakkan lendir antara jari telunjuk dan ibu jari. Rekatkan keduanya lalu buat jarak 2 sampai 3 cm. Jika lendir putus maka tidak subur dan jika tidak putus maka sedang dalam masa subur. Cara ini mungkin hanya tepat 60% s/d 70% saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Disarankan banyak membaca sumber lain sebagai pelengkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Mencoba&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-6302485244743001720?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/6302485244743001720/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=6302485244743001720&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/6302485244743001720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/6302485244743001720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/12/menghitung-masa-subur-mencegah.html' title='Menghitung Masa Subur, Mencegah Kehamilan.'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SUnkGbNdOFI/AAAAAAAAAt4/rVYb_GbpB7Q/s72-c/Mantap.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-6106181440286026160</id><published>2008-12-05T11:56:00.004+07:00</published><updated>2009-03-11T16:09:51.830+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>MENJAGA STAMINA TETAP FIT</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/STvyqW7ryeI/AAAAAAAAAlI/veKNoxqwWM8/s1600-h/aurakasihiq6.th%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277078197919009250" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 124px; CURSOR: hand; HEIGHT: 169px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/STvyqW7ryeI/AAAAAAAAAlI/veKNoxqwWM8/s320/aurakasihiq6.th%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;JAM kerja yang panjang, asupan makanan yang buruk, serta istirahat yang &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;kurang&lt;/span&gt;, menguras simpanan gizi di dalam tubuh. Ketiga hal itu juga menyebabkan kelelahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui apa yang meningkatkan vitalitas tubuh dan apa yang menguras energi, menurut buku Food That Harm, Food That Heal, akan membantu Anda tetap fit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penguras Vitalitas:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Alkohol.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Konsumsi alkohol yang berlebih dapat mengganggu waktu istirahat malam. Bila Anda tidak dapat menghentikan kebiasaan minum alkohol, jaga agar konsumsinya tidak melebihi batas aman. Usahakan satu atau dua hari bebas alkohol dalam sepekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Merokok. &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya nikotin memang menstimulasi otak, tetapi kemudian akan bertindak sebagai depresan. Merokok akan menguras mikronutrien seperti vitamin B dan C. Ini berarti kerja ekstra keras bagi antioksidan dalam mendetoks tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/STvydvXQMuI/AAAAAAAAAlA/MAd200jLl34/s1600-h/000k051Gc37%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277077981138793186" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 206px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/STvydvXQMuI/AAAAAAAAAlA/MAd200jLl34/s320/000k051Gc37%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kekhawatiran dan stres.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Lakukan kegiatan rutin setiap hari yang menjauhkan pikiran dari masalah. Meditasi, mendengarkan musik, atau berkebun dipercaya dapat menenangkan pikiran dan menjauhkan kita dari masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Alergi. &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Kelelahan bisa jadi merupakan gejala alergi terhadap makanan tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penambah Vitalitas:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Tidur. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Tidur malam yang cukup atau tidur siang seperti kucing akan mengistirahatkan pikiran dan menambah energi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Sarapan.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Anda akan merasa lelah bila tetap memaksa beraktivitas sepanjang pagi tanpa asupan energi. Sarapan roti, sereal, buah segar, dan yoghurt di pagi hari akan menambah vitalitas Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Udara segar.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Jalan-jalan sejenak menghirup udara segar akan melepas kepenatan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Tarik napas dalam-dalam.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Menghirup oksigen ke dalam tubuh adalah salah satu cara untuk melepaskan tekanan dan meningkatkan vitalitas. Usahakan rileks dan tarik napas. Hitung sampai empat. Buang napas lewat mulut (jaga agar rahang tetap rileks) dan hitung sampai delapan. Ulangi sampai Anda merasa segar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-6106181440286026160?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/6106181440286026160/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=6106181440286026160&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/6106181440286026160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/6106181440286026160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/12/menjaga-stamina-tetap-fit.html' title='MENJAGA STAMINA TETAP FIT'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/STvyqW7ryeI/AAAAAAAAAlI/veKNoxqwWM8/s72-c/aurakasihiq6.th%5B1%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-4058096441685864136</id><published>2008-11-27T10:21:00.003+07:00</published><updated>2009-03-11T16:10:56.826+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Musik! Bisa Buat Jantung Sehat</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SS4S-Lql-6I/AAAAAAAAAkw/6j0cFGhNxy0/s1600-h/000b051WFfn%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273173073190058914" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 239px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SS4S-Lql-6I/AAAAAAAAAkw/6j0cFGhNxy0/s320/000b051WFfn%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pernahkah Anda mendengar musik yang indah dan membuat detak jantung lebih cepat? Yup musik memang bisa mempengaruhi emosi seseorang, termasuk juga aliran darah dan detak jantung. Uniknya sebuah penelitian juga membuktikan bahwa musik bisa membantu seseorang untuk menyehatkan jantungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian itu dilakukan di Asosiasi jantung Amerika di New Orleans. Sebanyak 10 orang perempuan dan laki-laki yang sehat dan bukan perokok menjadi objek penelitiannya. Mereka semua diminta untuk membawa CD yang berisi musik favorit mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya mereka diperdengarkan musik yang mereka tidak suka. Dalam penelitian itu, musik rock keras yang dipilih. Saat mendengar musik tersebut, mereka semua mengalami tingkat kecemasan yang tinggi. Detak jantung mereka menjadi tidak teratur. Namun ketika musik favorit mereka diperdengarkan, kecemasan itu hilang. Detak jantung dan aliran darah pun menjadi normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SS4TfJrmO1I/AAAAAAAAAk4/TNLy1g6uunQ/s1600-h/mariahcarey_285%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273173639593081682" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 285px; CURSOR: hand; HEIGHT: 309px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SS4TfJrmO1I/AAAAAAAAAk4/TNLy1g6uunQ/s320/mariahcarey_285%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Menurut Dr. Michael Miller, sang peneliti, yang dikutip detikhot dari Health24, Rabu (12/11/2008), musik memang memiliki efek yang menakjubkan. Terutama bagi kesehatan jantung.Menurutnya, saat mendengarkan musik favorit, jantung dan aliran darah bekerja seperti saat seseorang merasa sennag dan bahagia. Oleh karena itu, mendengarkan musik favorit akan memberikan reaksi yang baik bagi kesehatan jantung.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayo tunggu apa lagi? Dengarkan musik favorit sekarang Anda!&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-4058096441685864136?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/4058096441685864136/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=4058096441685864136&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/4058096441685864136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/4058096441685864136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/11/musik-bisa-buat-jantung-sehat.html' title='Musik! Bisa Buat Jantung Sehat'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SS4S-Lql-6I/AAAAAAAAAkw/6j0cFGhNxy0/s72-c/000b051WFfn%5B1%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-8847618268316562500</id><published>2008-11-13T10:55:00.004+07:00</published><updated>2008-11-13T11:03:00.042+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Percintaan'/><title type='text'>Rahasia Mendapatkan Seks yang Dahsyat</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SRumjVFTcLI/AAAAAAAAAkI/0eJlNE_VygM/s1600-h/Lusi.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5267987315024949426" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 120px; CURSOR: hand; HEIGHT: 120px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SRumjVFTcLI/AAAAAAAAAkI/0eJlNE_VygM/s320/Lusi.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Setiap pasangan pasti pernah bercinta, tapi hanya sedikit saja yang mendapatkan kepuasan dari kegiatan berpeluh di ranjang ini. Terapis seks, Georgia Foster dan Beverly Anne Foster, membuka rahasia agar acara bercinta jadi makin o,la la, lewat bukunya &lt;em&gt;&lt;strong&gt;The 4 Secrets of Amazing Sex&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut &lt;strong&gt;Foster&lt;/strong&gt;, bercinta tidak melulu urusan fisik, tapi juga pikiran. "Ini bukan buku yang berisi posisi dan teknik bercinta. Untuk mendapatkan seks yang dahsyat pikiran Anda juga harus berpartisipasi," kata Georgia. Berikut saran Foster untuk memeriahkan kehidupan bercinta Anda dan si dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SRumz25Gr2I/AAAAAAAAAkQ/DmxpNvUXuHo/s1600-h/Magazine.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5267987598978494306" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 280px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SRumz25Gr2I/AAAAAAAAAkQ/DmxpNvUXuHo/s320/Magazine.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;1. Rayuan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Lupakan dulu ritual bercinta yang bisa menimbulkan kebosanan. Saatnya mengeksplorasi daya imajinasi Anda. "Banyak orang mengira godaan atau rayuan diperlukan untuk membuat mereka merasa seksi, padahal ini salah," kata Foster. Oleh karena itu, pertama-tama, bangkitkan rasa gairah dalam pikiran Anda, jangan menyerahkan urusan ini hanya kepada pasangan. Bila pikiran kita saja sudah &lt;em&gt;"tune in"&lt;/em&gt; tentu gairah pun bisa lebih meletup-letup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Sensasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Rahasia kedua adalah indera keenam. "Serap energi antara Anda dan pasangan, seperti saat Anda menyentuh, mendengar, merasakan dan mencium," saran Foster. Bila tak dilatih, indera kita bisa menjadi tumpul, apalagi bila ditimbun kesibukan sehari-hari. Padahal, tanpa indera ini, acara bercinta bisa hambar. Karena itu, selalu latih indera Anda agar makin sensitif merasakan gelombang gairah saat bercinta. Bila sensasi itu Anda rasakan dari ujung kepala hingga ujung kaki, pasti kenikmatan yang dirasakan saat orgasme pun berlipat ganda. &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;3. Pasrah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya adalah perasaan pasrah dan menyerahkan diri seutuhnya pada pasangan saat berhubungan intim. "Setelah langkah satu dan dua, kini pikiran Anda telah siap dan sensasi indera lebih hidup," ujar Foster. Pasangan pun jadi bisa mengetahui Anda melakukannya sepenuh hati. Selain itu dijamin Anda berdua akan merasa sebagai satu tim yang utuh dan siap berpetualang mencicipi "surga" dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Refleksi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Setelah Anda puas bersenang-senang di ranjang berkat ketiga langkah di atas, kini saatnya melakukan refleksi, melihat lagi ke belakang pengalaman dan perasaan yang membuat Anda ingin melakukannya lagi. Bila pengalamannya buruk, biasanya kita akan menghindari melakukannya lagi. Karena itu, perkaya wawasan Anda agar acara bercinta makin kreatif dan Anda pun tak sabar mengulanginya lagi, dan lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-8847618268316562500?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/8847618268316562500/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=8847618268316562500&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/8847618268316562500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/8847618268316562500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/11/rahasia-mendapatkan-seks-yang-dahsyat.html' title='Rahasia Mendapatkan Seks yang Dahsyat'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SRumjVFTcLI/AAAAAAAAAkI/0eJlNE_VygM/s72-c/Lusi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-3636091126223652066</id><published>2008-11-10T12:13:00.004+07:00</published><updated>2008-11-10T12:18:43.712+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>Menghilangkan Rasa Jenuh Bekerja</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SRfDvOO_yBI/AAAAAAAAAj4/kkoc9UF-RYM/s1600-h/357711031l.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266893505275349010" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 222px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SRfDvOO_yBI/AAAAAAAAAj4/kkoc9UF-RYM/s320/357711031l.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Betapa pun tingginya semangat kerja, pasti ada masanya Anda merasakan jenuh pada pekerjaan. Ketika rasa jenuh itu begitu mengganggu, konsentrasi kerja jadi terhambat. Akhirnya, pekerjaan menumpuk dan tak bisa diselesaikan dengan baik. Jika itu yang tengah terjadi pada diri Anda, mulailah melakukan langkah-langkah berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;* Buat prioritas&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ketika Anda tak dapat memusatkan pikiran ke pekerjaan, strategi terbaik adalah dengan menempatkan diri dalam autopilot. Rata-rata, setiap tiga menit para karyawan mengganti topik pekerjaan mereka, menjawab email yang masuk, menelepon, atau membuka dokumen baru. Mulailah dengan membuat daftar semua tugas yang harus dikerjakan. Susun tugas Anda berdasarkan prioritas. Selesaikan setiap tugas sebelum mengerjakan tugas berikutnya. Kedengarannya sangat sederhana, tetapi cara ini dapat membantu Anda untuk lebih fokus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;* Istirahat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Setiap jam atau setiap menyelesaikan suatu tugas, sebaiknya istirahat selama 5 menit. Tinggalkan meja kerja dan hirup udara segar atau sekadar menyeduh segelas teh untuk menghangatkan tubuh. Bila keadaan memaksa Anda terbelenggu di meja kerja, gunakan waktu 5 menit untuk merenggangkan diri, berselancar di internet, main game solitaire, atau hanya sekadar menutup mata selama beberapa detik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SRfD8Qk2e_I/AAAAAAAAAkA/9Ucy0Z7-DK4/s1600-h/Sandy.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266893729242184690" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 125px; CURSOR: hand; HEIGHT: 125px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SRfD8Qk2e_I/AAAAAAAAAkA/9Ucy0Z7-DK4/s320/Sandy.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;* Tidak mau diganggu&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Orang yang suka mengganggu, biasanya pada saat-saat seperti ini jadi orang yang paling mengesalkan. Tunjukkan bahwa Anda sedang tak ingin diganggu. Bila punya ruangan sendiri, tutup pintu. Tunjukkan bahwa Anda sedang tak ingin diganggu. Bila tak punya ruangan sendiri, Anda dapat memperlihatkan sikap sibuk dengan memusatkan perhatian pada ketikan dan layar monitor komputer atau memasang earphone sambil bekerja. Jadwal ulang agenda rapat dan kurangi beban kerja yang berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;* Hindari kafein&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ada orang yang merasa dengan minum kopi dirinya akan menjadi lebih segar. Tetapi dia tidak menyadari, kafein dapat membuat detak jantung menjadi lebih cepat dan meningkatkan stres. Hindari mengonsumsi kafein. Sebaliknya, minumlah air putih yang banyak.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;* Relaksasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Olahraga rutin terbukti bisa mengurangi stres. Anda dapat menggunakan sedikit dari jam makan siang untuk mengendurkan otot-otot yang tegang. Keluarlah dari gedung dan jalan kaki. Lakukan latihan melemaskan otot-otot yang tegang. Angkat bahu setinggi mungkin, tahan beberapa detik, lalu lepaskan. Lakukan 10 kali dan perasaan tegang akan hilang. Tahan gerakan yang melepas hormon endorfin yang membantu menstimulasi kepekaan terhadap kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;* Tata ulang ruang kerja&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Cara Anda menata tempat kerja dapat membantu Anda merasa relaks. Menurut salah satu penelitian, menempatkan satu atau dua macam tanaman di tempat kerja dapat mengurangi stres dan memperbaiki produktivitas. Anda tidak memiliki jendela? Ciptakan hijau-hijauan artifisial. Foto keluarga atau foto yang paling Anda sukai atau bahkan kenang-kenangan pada waktu liburan yang paling mengesankan juga dapat memberikan tempat pelarian secara psikologikal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;* Mengkhayal&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kumpulkan brosur-brosur tentang liburan ke tempat-tempat yang sangat ingin Anda kunjungi atau tempat yang pernah dikunjungi. Bila sedang jenuh, keluarkan foto-foto tadi, tataplah, dan bayangkan Anda sedang berada di sana. Tutup mata dan bayangkan suara serta aroma tempat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;* Tarik napas&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bila sedang dilanda stres, kita cenderung menarik napas dengan cepat dan pendek-pendek. Lakukan sebaliknya, yaitu tarik napas dalam-dalam. Cara ini mengalirkan oksigen ke darah dan menenangkan pikiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;* Sadari kenyataan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Semua orang pasti pernah merasakan betapa waktu berjalan sangat pelan. Anda tidak dapat dan tidak perlu menghindarinya. Terima kenyataan bahwa ada hari-hari di mana Anda tidak dapat memusatkan 100 persen perhatian pada pekerjaan. Jadi, ikutilah tips di atas tadi agar dapat melewati hari Anda, menunggu saatnya pulang kantor, kembali ke rumah, dan istirahat agar keesokan harinya Anda dapat memulai kembali hari dengan lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-3636091126223652066?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/3636091126223652066/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=3636091126223652066&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/3636091126223652066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/3636091126223652066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/11/menghilangkan-rasa-jenuh-bekerja.html' title='Menghilangkan Rasa Jenuh Bekerja'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SRfDvOO_yBI/AAAAAAAAAj4/kkoc9UF-RYM/s72-c/357711031l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-8784591907220900220</id><published>2008-11-10T10:29:00.003+07:00</published><updated>2008-11-10T10:36:54.598+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>Tertawa dan Menangis, sebagai Terapi Kesehatan Jiwa</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SRer9x8wiPI/AAAAAAAAAjw/JmCAa11-mqA/s1600-h/63.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266867367101630706" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 252px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SRer9x8wiPI/AAAAAAAAAjw/JmCAa11-mqA/s320/63.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Adakalanya kita menangis dan tertawa, semua itu adalah bentuk emosi alamiah yang tidak dapat terpisahkan dari kehidupan manusia. Apalagi di zaman yang sedang dilanda krisis keuangan global, berbagai masalah yang timbul pasti selalu mempengaruhi tingkat emosi dalam diri bahkan jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi hadapilah semua itu dengan besar hati karena krisis bukanlah sesuatu hal yang mebuat akhir dari segala-galanya. Walaupun tekanan pasti ada seperti stress karena banyak orang yang merasa tertekan bahwa semua berjalan diluar kendalinya, tapi anggaplah semua itu sebuah seni hidup yang telah diatur oleh Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu cara untuk menghilangkan stress adalah dengan tertawa, karena bukti manfaat nyata dari tertawa yaitu membuat kita menjadi lebih santai dan rileks sehingga kita bisa berpikir secara jernih dengan menggunakan akal sehat. Dan menurut beberapa penelitian, tertawa adalah salah satu olahraga yang sangat efektif dampaknya bagi kesehatan seseorang. Hanya dengan satu menit tertawa terbahak-bahak, sama menyegarkannya seperti melakukan olah raga 45 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam majalah kesehatan Jerman Apotheke Umschau, Profesor Gunther Sickl, ahli gelotologi dari Universitas Berlin menerangkan bahwa untuk membuat sebuah tertawa yang lepas, dibutuhkan kerja dari 80 otot, kedua bahu bergerak, rongga dada berguncang dan diafragma (sekat rongga dada) bergetar dan semua itu membuat tubuh mendapat latihan yang sangat menyehatkan, hanya dengan sedikit usaha yang dikeluarkan untuk tertawa.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini akan membuat jantung berdetak lebih cepat, tekanan darah meningkat dan kadar oksigen dalam darah juga akan bertambah karena nafas bertambah cepat. Mungkin yang terpenting dari semua itu, yaitu dilepaskannya endorfin otak - ini bukan hanya mendorong perasaan sangat nyaman namun disebut-sebut oleh para dokter sebagai satu obat alami yang terbaik. Setelah tawa selesai, tekanan darah kembali turun dan hormon-hormon stres berkurang. Hal ini meningkatkan kekuatan sistem imunitas (kekebalan tubuh) kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tertawa juga akan melatih diafragma torak, jantung, paru-paru, perut, dan membantu mengusir zat-zat asing dari saluran pernafasan. Disamping itu tertawa sangat ampuh untuk meringankan sakit kepala, sakit pinggang, dan depresi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dengan tertawa, luapan emosi dengan cara menangis juga tidak salahnya Anda lakukan. Dan jangan berpikir bahwa menangis adalah suatu kelemahan dan tidak dewasanya seseorang. Menangis bahkan dapat dijadikan terapi bagi kesehatan yang sangat bermanfaat karena dengan menangis, Anda bisa melepaskan tekanan yang menyesakkan hati Anda dan meringankan ketegangan jiwa.&lt;br /&gt;Dan yang terpenting adalah jangan pernah menanggung suatu masalah seorang diri, berbagilah dengan sahabat Anda, dimana Anda bisa berbagi keluh kesah didalam hati mengenai persoalan yang sedang Anda hadapi sekarang. Karena kita membutuhkan orang lain dalam menjalani hidup ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-8784591907220900220?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/8784591907220900220/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=8784591907220900220&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/8784591907220900220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/8784591907220900220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/11/tertawa-dan-menangis-sebagai-terapi.html' title='Tertawa dan Menangis, sebagai Terapi Kesehatan Jiwa'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SRer9x8wiPI/AAAAAAAAAjw/JmCAa11-mqA/s72-c/63.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-1363434653272769703</id><published>2008-11-08T22:25:00.006+07:00</published><updated>2008-11-08T22:43:35.252+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Percintaan'/><title type='text'>MEANS Of KISS AND GESTURE</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SRWx7nK0RYI/AAAAAAAAAjo/5BL2nHkop6k/s1600-h/Ning1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266310976964412802" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SRWx7nK0RYI/AAAAAAAAAjo/5BL2nHkop6k/s320/Ning1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;WHAT EACH KISS MEANS&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;- Kiss on the Upperchest: I'm ready.- Kiss on the Forehead: We're cute together .- Kiss on the Cheek: We're friends.- Kiss on the Hand: I adore you.- Kiss on the Neck/Ears: I want you, now.- Kiss on the Shoulder: Your perfect.- Kiss on the Lips: I like you a lot. ___________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;WHAT EACH GESTURE MEANS&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;- Holding Hands: We definitely like each other.- Touching on the Butt: Your fun.- Holding you tight pressed against each other: I want you.- Looking into each other's Eyes: I like you,I love you for who you are.- Playing with Hair: Let's fool around.- Arms around the Waist: I like you too much to let go.- Laughing while Kissing: I am completely comfortable with you._______________&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-1363434653272769703?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/1363434653272769703/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=1363434653272769703&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/1363434653272769703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/1363434653272769703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/11/means-of-kiss.html' title='MEANS Of KISS AND GESTURE'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SRWx7nK0RYI/AAAAAAAAAjo/5BL2nHkop6k/s72-c/Ning1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-4845090732240895449</id><published>2008-11-06T13:26:00.004+07:00</published><updated>2008-11-06T13:51:06.789+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>MEMBANGUN KEPEMIMPINAN SEJAK DINI</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SRKO2G_zpsI/AAAAAAAAAjg/r61Xk3eCc1w/s1600-h/00130522vuj%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265427974591850178" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 214px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SRKO2G_zpsI/AAAAAAAAAjg/r61Xk3eCc1w/s320/00130522vuj%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kepemimpinan &lt;em&gt;(leadership&lt;/em&gt;) telah lama dikenal dan diselenggarakan umat manusia, karena sebagai mahluk sosial mereka hidup berinteraksi satu dengan yang lain dan membentuk komunitas, baik dalam lingkup besar maupun kecil. Kepemimpinan sangat diperlukan dalam setiap kelompok, terutama untuk menjaga perdamaian, persatuan dan kesatuan serta dalam memanfaatkan seluruh sumber daya secara optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepemimpinan berasal dari kata pemimpin &lt;em&gt;(leader)&lt;/em&gt; berarti orang yang memimpin massa atau kelompok. Dalam masyarakat primitif, pemimpin ditentukan oleh kekuatan, siapa kuat dialah yang menang dan memimpin. Dalam masyarakat feodal, pemimpin ditentukan oleh keturunan, kekayaan dan kedekatan dengan penguasa. Dalam masyarakat tradisional, pemimpin erat kaitannya dengan hubungan antara pertemanan atau kenalan, sehingga kharisma atau kedekatan menjadi jaminan. Sementara itu, dalam masyarakat modern pemimpin telah terbedakan/dikelompokkan dalam berbagai bentuknya, ada pemimpin formal, non-formal, kantor, organisasi, agama, sekolah dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SRKOrgnaLcI/AAAAAAAAAjY/NdFc1rsPzVU/s1600-h/Marta.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265427792490278338" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 120px; CURSOR: hand; HEIGHT: 120px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SRKOrgnaLcI/AAAAAAAAAjY/NdFc1rsPzVU/s320/Marta.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kepemimpinan adalah merupakan aktivitas dan proses memimpin, mengatur, mengelola, merekayasa dan mengkoordinasikan seluruh potensi sumber daya untuk mencapai tujuan. Orang yang melaksanakannya disebut dengan pemimpin. Meskipun figur pemimpin sangat berpengaruh, namun bagi organisasi yang progressif harus mengembangkan leadership berdasarkan prinsip-prinsip, sistim dan mekanisme yang jelas. Dalam tinjauan perjuangan, kepemimpinan dapat diartikan sebagai upaya untuk menghimpun, menyusun, membina, mengarahkan dan memimpin sumber daya dan kekuatan dalam perjuangan mencapai tujuan. Karena itu kesuksesan pemimpin dapat diukur dari kemampuannya mencapai tujuan.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memimpin berkaitan erat dengan perjuangan, yaitu berjuang untuk mencapai tujuan dengan melibatkan orang-orang. Tujuan akan dicapai melalui sejumlah tahapan perjuangan dan setiap tahap memiliki sasaran (target / tujuan antara) masing-masing. Yang penting di sini adalah menjaga moril perjuangan kelompok, agar tetap tinggi semangatnya dalam mencapai tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tahu bahwa anak-anak dan remaja adalah generasi penerus bagi bangsa dan negara, baik-buruknya suatu bangsa sangat tergantung dari pembinaan generasi muda yang ada sekarang ini. Untuk itu kami melihat generasi muda penting ditanamkan nilai-nilai kepemimpinan yang demokratis, tidak melakukan kekerasan, tidak memandang latar belakang etnis, jenis kelamin dan latar belakang agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita bangun generasi muda yang cerdas, demokratis, dan memiliki kemampuan mengorganisir rekan-rekannya dan masyarakat sekitarnya dalam membangun budaya damai di dunia ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-4845090732240895449?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/4845090732240895449/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=4845090732240895449&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/4845090732240895449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/4845090732240895449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/11/membangun-kepemimpinan-sejak-dini.html' title='MEMBANGUN KEPEMIMPINAN SEJAK DINI'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SRKO2G_zpsI/AAAAAAAAAjg/r61Xk3eCc1w/s72-c/00130522vuj%5B1%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-9134685863625840566</id><published>2008-10-30T18:56:00.006+07:00</published><updated>2008-10-30T19:11:55.252+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lingkungan Hidup'/><title type='text'>KERUSAKAN EKOLOGI, KRISIS GLOBAL SEMAKIN PARAH</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SQmi_bzdJ5I/AAAAAAAAAjI/ddgBgKKEHLY/s1600-h/Tepi+pantai.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5262916850238171026" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 294px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SQmi_bzdJ5I/AAAAAAAAAjI/ddgBgKKEHLY/s320/Tepi+pantai.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Perburuan tanpa lelah sumber-sumber daya alam di Planet Bumi akan mendorong kehancuran ekologis pada planet ini, demikian World Wildlife Fund (WWF) mengingatkan seperti dikutip AFP, Kamis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meningkatnya permintaan pada bahan baku alam --seperti (hasil) hutan, air, lahan pertanian, udara dan keanekargaman hayati-- telah mempercepat tuntutan kemampuan Bumi untuk memperbarui sumberdaya hingga tiga kali lipat dari sebelumnya, demikian laporan Living Planet, WWF.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika permintaan (bahan baku alam) dari Planet Bumi terus meningkat pada derajat yang sama sampai pertengahan 2030an maka kita memerlukan lagi dua planet agar kita bisa tetap hidup," kata Direktur Jenderal WWF James Leape dalam sebuah studinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SQmjIV8tiNI/AAAAAAAAAjQ/GJWc25KjXaA/s1600-h/Banjir.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5262917003285203154" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 131px; CURSOR: hand; HEIGHT: 78px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SQmjIV8tiNI/AAAAAAAAAjQ/GJWc25KjXaA/s320/Banjir.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Biaya yang telah dikeluarkan untuk menyelamatkan lembaga keuangan dunia selama krisis ekonomi, disamping sangat besar, juga menyebabkan kerugian ekologis yang besar setiap tahunnya.&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu studi dari Uni Eropa menyebutkan bahwa setiap tahun, dunia kehilangan antara dua sampai lima triliun dolar AS dari alam sebagai dampak dari degradasi ekosistem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dunia kini tengah berjuang menghadapi konsekuensi nilai aset sektor keuangan yang di luar takaran. Tapi satu krisis lebih fundamental tengah mengintai, yaitu rusaknya lingkungan disebabkan oleh ambruknya nilai aset lingkungan yang menjadi dasar semua kehidupan dan kemakmuran," papar Leape.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan WWF itu memperlihatkan bahwa lebih dari tigaperempat penduduk Planet Bumi hidup di negara-negara dengan kondisi lingkungan terburuk di mana konsumsi penduduknya jauh melebihi kapasitas alamnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan dua tahunan yang dikeluarkan Masyarakat Zoologi London (ZSL) dan Global Footprint Network (GFN) ini mengukur tingkat kebutuhan ekologis manusia terhadap bahan baku alam dan menakar kemampuan Planet Bumi untuk bertahan menyandang predikat "planet kehidupan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Stagflasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Laporan edisi 2008 ini juga menunjukkan turun drastisnya jumlah spesies biota sampai 30 persen sejak 1970 setelah para ahli mengamati lima ribu populasi biota dari 1.686 spisies.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di daerah tropis yang keanekaragaman hayatinya tertinggi di dunia, keanekakaragaman hayatinya turun sampai 50 persen, terutama karena pemanasan global setelah alam menyerap karbondioksida dari atmosfer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deforestasi, konversi lahan, polusi, eksplorasi perikanan dan perubahan ikllim adalah faktor utama yang membuat alam terdegradasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita tengah menghadapi dampak ekologis seperti halnya dampak ekonomis dari jatuhnya lembaga-lembaga keuangan, sehingga (dunia pun) membutuhkan jaminan (bailout) segera tanpa mempertimbangkan lagi konsekuensinya," kata Jonathan Loh dari ZSL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Konsekuensi krisis ekonomi global (terhadap lingkungan) bahkan jauh lebih serius ketimbang krisis ekonomi dewasa ini," sambung Jonathan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emisi gas karbon dari energi fosil dan deforestasi adalah pukulan terbesar terhadap nilai ekonomi alam raya, terutama ancaman perubahan iklim, demikian laporan itu menyimpulkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumi membutuhkan rata-rata 2,1 hektar lahan per orang untuk memproduksi sumberdaya kebutuhan manusia sekaligus untuk menangkap emisi karbon, tetapi faktanya manusia mengambil lebih banyak lagi, 2,7 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika defisit simpanan ekologis ini berlanjut maka dampak krisis ekonomi akan semakin parah," demikian kepala GFN Mathis Wackernagel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pembatasan sumberdaya alam dan hancurnya ekosistem akan mendorong stagflasi dengan ambruknya nilai investasi, sebaliknya harga pangan dan energi meroket," tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amerika Serikat dan China masing-masing menggunakan seperlima dari total kapasitas alamnya, sementara konsumsi per kapita AS sendiri lebih tinggi dari kapasitas alamnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika setiap orang di dunia ini hidup seperti orang Amerika, maka penduduk Bumi akan membutuhkan 4,5 planet sekelas Bumi untuk mempertahankan sumber konsumsi penduduknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu indeks baru telah menunjukkan ada biaya ekonomi tersembunyi dibalik konsumsi air. Satu T-shirt berbahan katun misalnya, membutuhkan 2.900 liter air, dari sejak bahan dasar pertanian (kapas) sampai pengolahan (di pabrik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, setiap orang di dunia rata-rata mengkonsumsi 1,24 juta liter air per tahun, atau setara dengan setengah air di kolam renang berkelas Olimpiade. Secara nasional kebutuhan ini akan mencapai antara 1,48 juta liter per orang per tahun di AS dan 619 ribu liter per kapita di Yaman.Perubahan iklim hampir pasti memperburuk kelangkaan air yang telah menghantam 50 negara dewasa ini, tutup WWF.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-9134685863625840566?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/9134685863625840566/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=9134685863625840566&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/9134685863625840566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/9134685863625840566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/10/kerusakan-ekologi-krisis-global-semakin.html' title='KERUSAKAN EKOLOGI, KRISIS GLOBAL SEMAKIN PARAH'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SQmi_bzdJ5I/AAAAAAAAAjI/ddgBgKKEHLY/s72-c/Tepi+pantai.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-919253320801746657</id><published>2008-10-30T18:35:00.005+07:00</published><updated>2008-10-30T18:42:21.935+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>MENGELUH</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SQmdN9q8QhI/AAAAAAAAAjA/tZilLVecvDU/s1600-h/Celle.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5262910502777668114" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 196px; CURSOR: hand; HEIGHT: 257px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SQmdN9q8QhI/AAAAAAAAAjA/tZilLVecvDU/s320/Celle.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sebuah kata sederhana yang mungkin jarang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi seringkali kita praktekkan langsung baik secara sadar maupun tidak sadar. Kita semua melakukan hal tersebut setiap saat tanpa menyadarinya. Tahukah Anda semakin sering kita mengeluh, maka semakin sering pula kita mengalami hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengeluh adalah hal yang sangat mudah dilakukan dan bagi beberapa orang hal ini menjadi suatu kebiasaan dan parahnya lagi mengeluh menjadi suatu kebanggaan. Bila Anda memiliki dua orang teman, yang pertama selalu berpikiran positif dan yang kedua selalu mengeluh, tentunya Anda akan lebih senang berhubungan dengan yang berpikiran positif bukan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi seorang yang suka mengeluh mungkin bisa mendapatkan simpati dari teman kita, tetapi tidak akan membuat kita memiliki lebih banyak teman dan tidak akan menyelesaikan masalah kita, bahkan bisa membuat kita kehilangan teman-teman kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SQmdHxmkvHI/AAAAAAAAAi4/Brk-ciAuDn4/s1600-h/Stacie.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5262910396458908786" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 135px; CURSOR: hand; HEIGHT: 185px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SQmdHxmkvHI/AAAAAAAAAi4/Brk-ciAuDn4/s320/Stacie.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa kita mengeluh? Kita mengeluh karena kita kecewa bahwa realita yang terjadi tidak sesuai dengan harapan kita. Bagaimana kita mengatasi hal ini. Caranya sebenarnya gampang-gampang susah, kita hanya perlu bersyukur.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di balik semua hal yang kita keluhkan PASTI ADA hal yang dapat kita syukuri. Sebagai ilustrasi, Anda mengeluh dengan pekerjaan Anda. Tahukah Anda berapa banyak jumlah pengangguran yang ada di Indonesia? Sekarang ini hampir 60% orang pada usia kerja produktif tidak bekerja, jadi bersyukurlah Anda masih memiliki pekerjaan dan penghasilan. Atau Anda mengeluh karena disuruh lembur atau disuruh melakukan kerja ekstra. Tahukah Anda bahwa sebenarnya atasan Anda percaya kepada kemampuan Anda? Kalau Anda tidak mampu tidak mungkin atasan Anda menyuruh Anda lembur atau memberikan pekerjaan tambahan. Bersyukurlah karena Anda telah diberikan kepercayaan oleh atasan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukurlah lebih banyak dan percayalah hidup Anda akan lebih mudah dan keberuntungan senantiasa selalu bersama Anda, karena Anda dapat melihat hal-hal yang selama ini mungkin luput dari pandangan Anda karena Anda terlalu sibuk mengeluh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah beberapa tips berikut ini, agar anda bisa menikmati dunia ini:&lt;br /&gt;1. Bersyukurlah setiap hari setidaknya satu kali sehari. Bersyukurlah atas pekerjaan Anda, kesehatan Anda, keluarga Anda atau apapun yang dapat Anda syukuri. Ambilah waktu selama 10-30 detik saja untuk bersyukur kemudian lanjutkan kembali kegiatan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jangan mengeluh bila Anda menghadapi kesulitan tetapi lakukanlah hal berikut ini. Tutuplah mata Anda, tarik nafas panjang, tahan sebentar dan kemudian hembuskan pelan-pelan dari mulut Anda, buka mata Anda, tersenyumlah dan pikirkanlah bahwa suatu saat nanti Anda akan bersyukur atas semua yang terjadi pada saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Biasakan diri untuk tidak ikut-ikutan mengeluh bila Anda sedang bersama teman-teman yang sedang mengeluh dan beri tanggapan yang positif atau tidak sama sekali. Selalu berpikir positif dan lihatlah perubahan dalam hidup Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Semakin banyak Anda bersyukur kepada Tuhan atas apa yang Anda miliki, maka semakin banyak hal yang akan Anda miliki untuk disyukuri."&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-919253320801746657?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://vibiznews.com' title='MENGELUH'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/919253320801746657/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=919253320801746657&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/919253320801746657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/919253320801746657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/10/mengeluh.html' title='MENGELUH'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SQmdN9q8QhI/AAAAAAAAAjA/tZilLVecvDU/s72-c/Celle.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-853144700961131859</id><published>2008-10-30T16:29:00.005+07:00</published><updated>2008-10-30T18:43:19.087+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>SEBUAH PENGORBANAN</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SQl_WWCQAfI/AAAAAAAAAiw/XdElTIcfU3s/s1600-h/Sandy.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5262877661408002546" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 170px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SQl_WWCQAfI/AAAAAAAAAiw/XdElTIcfU3s/s320/Sandy.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Musim hujan sudah berlangsung selama dua bulan sehingga di mana-mana pepohonan tampak menjadi hijau. Seekor ulat menyeruak di antara daun-daun hijau yang bergoyang diterpa angin. "Apa kabar daun hijau!!!" katanya. Tersentak daun hijau menoleh ke arah suara yang datang. "Oo, kamu ulat. Badanmu kelihatan kecil dan kurus, mengapa?" tanya daun hijau.. "Aku hampir tidak mendapatkan dedaunan untuk makananku. Biasakah kamu membantu aku "Tentu ... tentu ... datanglah ke mari."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daun hijau berpikir, jika aku memberikan sedikit dari tubuhku ini untuk makanan si ulat, aku akan tetap hijau, hanya saja aku akan kelihatan belubang-lubang, tapi tidak apalah. Perlahan-lahan ulat menggerakkan tubuhnya menuju daun hijau. Setelah kenyang, ulat berterima kasih kepada daun hijau yang telah merelakan bagian tubuhnya menjadi makanan si ulat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ulat mengucapkan terima kasih kepada sahabat yang penuh kasih dan pengorbanan itu, ada rasa puas di dalam diri daun hijau. Sekalipun tubuhnya kini berlubang-lubang, namun ia bahagia bisa melakukan sesuatu bagi ulat kecil yang lapar. Lalu musim panas datang, daun hijau menjadi kering dan berubah warna. Akhirnya ia jatuh ke tanah, disapu orang dan dibakar.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang begitu berarti di dalam hidup kita sehingga kita tidak mau berkorban sedikit saja bagi orang lain?. Daun hijau yang baik mewakili orang-orang yang masih mempunyai "hati" bagi sesamanya. Yang tidak menutup mata ketika melihat sesamanya dalam kesulitan. Yang tidak membelakangi dan seolah-olah tidak mendengar ketika sesamanya berteriak minta tolong. Ia rela melakukan sesuatu untuk kepentingan orang lain dan sejenak mengabaikan kepentingan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak mudah merelakan kepentingan diri sendiri bagi orang lain, apalagi bagi orang yang tidak kita kenal, tetapi rasanya lebih indah. Ketika berkorban, kita sendiri menjadi seperti daun yang berlobang, namun itu sebenarnya tidak mempengaruhi hidup kita. Kita akan tetap hijau, Allah akan tetap memberkati dan memelihara kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi "daun hijau", berkorban merupakan sesuatu yang begitu indah serta memuaskan. Dia bahagia melihat sesamanya bisa tersenyum karena pengorbanan yang ia lakukan. Ia juga melakukannya karena menyadari bahwa ia tidak akan selamanya tinggal sebagai daun hijau. Suatu hari ia akan kering dan jatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan hidup kita, hidup ini hanya sementara kemudian kita akan mati. Itulah sebabnya isilah hidup ini dengan banyak berbuat baik: kasih, pengorbanan, pengertian, kesetiaan, kesabaran dan kerendahan hati. Jadikanlah berkorban itu sebagai sesuatu yang menyenangkan dan membawa sukacita tersendiri bagi anda. Mendahulukan kepentingan sesama, melakukan sesuatu bagi mereka, memberikan apa yang kita punyai dan masih banyak lagi pengorbanan yang bisa dilakukan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-853144700961131859?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://vibiznews.com' title='SEBUAH PENGORBANAN'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/853144700961131859/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=853144700961131859&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/853144700961131859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/853144700961131859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/10/pelajaran-dari-pengorbanan.html' title='SEBUAH PENGORBANAN'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SQl_WWCQAfI/AAAAAAAAAiw/XdElTIcfU3s/s72-c/Sandy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-8779837299494722717</id><published>2008-10-15T15:02:00.005+07:00</published><updated>2008-10-15T15:17:26.621+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pluralime dan Perdamaian'/><title type='text'>TRANSFORMASI SOSIAL; KONFLIK DAN PERDAMAIAN</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SPWl1pyLsNI/AAAAAAAAAio/m96c-Ush2UE/s1600-h/002m000jRUw%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5257290481192906962" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SPWl1pyLsNI/AAAAAAAAAio/m96c-Ush2UE/s320/002m000jRUw%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pluralisme suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) yang ada di negeri ini bukan lah hal baru, tetapi sudah ada sejak lama. Dalam beberapa decade kekuasaan Negara, kekayaan ini tidak dijadikan sebagai sumber potensial untuk kepentingan bersama seluruh rakyat, tetapi justru menjadi alat untuk melegitimasi kekuasaan atau untuk kepentingan kelompok tertentu. Bahkan kata SARA itupun dianggap seolah-olah sebagai racun atau barang haram yang tiak boleh dibicarakan dan dikembangkan di masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SARA dan kemajemukannya, disatu pihak menjadi kebanggaan pemerintah yang selalu dipromosikan sebagai kekayaan bangsa, di pihak lain lagi masyarakatnya sendiri yang menjadi sesuatu yang mengancam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki era baru, SARA sudah seharusnya dikembalikan kepada maknanya yang sebenarnya, yaitu kekayaan masyarakat-bangsa. Dengan begitu diharapkan antar SARA menjadi suatu yang produktif dan permasalahan yang muncul disekitarnya menjadi tanggung jawab bersama. Dengan demikian kemajemukan bangsa bukan sekedar kenyataan yang harus dislogankan, tetapi sebuah realitas dengan interaksi riil dalam kehidupan bermasyarakat yang harus dihadapi dan dikelola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SPWlGKpCNCI/AAAAAAAAAig/Ua9bnz-ZVmw/s1600-h/Ning2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5257289665379185698" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 262px; CURSOR: hand; HEIGHT: 213px" height="240" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SPWlGKpCNCI/AAAAAAAAAig/Ua9bnz-ZVmw/s320/Ning2.jpg" width="286" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Konflik merupakan salah satu konsekuensi logis dari kemajemukan SARA, baik yang positif-konstruktif, maupun negative-destruktif. Konflik bagi masyarakat Indonesia umumnya sesuatu yang tabu, karena selama ini dianggap sebagai sesuatu yang negative dan perlu dihindari. Keadaan ini sudah menjadi bentuk pendidikan di Negara yang tidak mendidik masyarakat untuk terbuka konflik yang disebabkan oleh perbedaan-perbedaan. Masyarakat tidak dididik untuk bisa menghadapi dan mengelola konflik atau lebih jelas lagi masyarakat tidak dididik untuk mampu menerima pluralitas, kepelbagai secara obyektif, terbuka. Masyarakat disekat-sekat sedemikian rupa, dengan penekanan pada sisi perbandingan jumlah secara kuantitas, dibandingkan peningkatan mutu masing-masing, dalam rangka hidup bersama. Jangan heran bila umat beragama, pada tingkat social sekalipun dalam jumlah relative tidak besar tetapi memberikan pengaruh mudah terpancing. Pengaruh untuk melakukan tindakan-tindakan anarkis atas nama demi agama, ”dirukunkan” pada bagian permukaan saja, antar elite pemerintah, termasuk tokoh/pemimpin agama, demi kepentingan tertentu dan sesaat, tidak menyentuh keakraban serta hubungan-hubungan interaktif yang kongkrit di masyarakat dengan permasalahannya. Kerukunan antar umat beragama hanya berdasarkan hubungan sesaat sifatnya lebih politis, dibandingkan dengan demokratis-manusiawi dan berjangka panjang.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang peersoalan konflik antar agama yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir ini, tidak bisa dipahami dan ditangani secara terisolasi. Gejala kekerasan antar pemeluk agama tidak bisa dilepaskan dari persoalan asasi yang muncul di masyarakat, bangsa, dan Negara yang mengalami krisis multidimensional. Selain itu selalu ada factor local, regional, nasional dan internasional. Ketegangan serta persaingan dikalangan elite pada semua tingkat, persaingan dikalangan elite sipil dan militer, serta kepentingan-kepentingan ekonomi, politik yang berbeda, dengan ekspresinya masing-masing. Namun demikian, agama tetap memiliki andil penting dalam rangka antisipasi dan rekonsiliasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perdamaian adalah harapan setiap orang. Perdamaian tidak berarti membuat orang harus menghindar dari konflik, atau dari perbedaan tetapi justru menghargai perbedaan. Pertanyaannya adalah, sampai sejauhmana masyarakat plural di Indonesia menghargai perbedaan? Ini merupakan pertanyaan mendasar yang perlu dijawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialog rekonsiliasi merupakan kata kunci ari perdamaian. Minimal, sebagai cara untuk memulihkan keadaan pluralistic yang sudah tersegregasi secara mengental, yang berakibat, bukan saja secara geografis, fisik, tetapi juga secara psikologis, emosional dan sangat mengganggu pada mental, kepercayaan, sikap dan lain sebagainya. Di sini pentingnya kemampuan masyarakat untuk kepelbagai perbedaan dan mengelola konflik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kontek ini, pluralitas masyarakat merupakan realitas manusiawi-alamiah, dimana konflik menjadi sebuah logika yang tidak bisa ditolak dan perdamaian harus diusahakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PLURALISME&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Secara harafiah pluralisme berarti jamak. Oleh sebab itu sesuatu yang dik atakan plural sesantiasa terdiri dari banyak hal, berbagai jenis, berbagai sudut serta latar belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pluralisme SARA adalah kenyataan yang terdiri atas beberapa, berbagai banyak atau lebih dari satu suku, agama, ras, dan antar-golongan. Misalnya suku Dayak, Jawa, Padang, Batak, Madura, Ambon, Tionghua, dll, yang memiliki karakter social budaya, serta latar belakang sejarah yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara khusus alam hal agama, tidak menuntut kemungkinan masyarakat suku-suku yang disebutkan diatas menganut agama/kepercayaan berbeda-beda. Dalam komunitas suku Jawa, misal ada yang beragama Islam, Hindu, Budha, Kristen atau yang lain. Kemudian suku Batak, misalnya ada yang beragama Islam, Hindu, Budha, Kristen atau yang lain. Demikian juga dengan suku-suku yang lainnya. Tidak ada lagi wilayah komunits kesukuan yang apat disebut sebagai “wilayah khusus komunitas Islam” atau “wilayah khusus komunitas Kristen”. Semua sudah membaur dan berkembang dimana-mana, bahkan sejak dari lingkungan keluarga. Semakin banyak keluarga yang anggotanya memiliki keanekaragaman latar belakang agama dan suku, melalui perkawinan-perkawinan atau pergaulan atau yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan yang muncul adalah, apa makna pluralisme agama bagi kita dalam rangka hidup bersama? Apa signifikansi pluralisme agama bagi masyarakat? Pertanyaan ini berkaitan erat dengan pertanyaan berikutnya, bagaimana bersikap pluralis? Sikap yang secara empati, jujur dan adil menempatkan kepelbagaian, perbedaan pada tempatnya, yaitu hidup menghormati, memahami dan mengakui diri sendiri. Tidak ada paksaan, tidak mementingkan diri dan kelompok sendiri, keterusterangan, terbukaan, kritik (kepada diri sendiri / kelompok sendiri dan keluar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam gambaran semacam itu, dapat dikatakan bahwa pluralisme agama bukanlah kenyataan yang mengharuskan orang untuk saling menjatuhkan, saling merendahkan atau mencampur-adukan antar agama yang satu dengan agama yang lain, tetapi justru menempatkan pada posisi saling mengakui dan bekerjasama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita dapat belajar kekayaan spiritual serta nilai-nilai makna dari agama lain untuk memperkaya pengalaman iman kita. Bukan belajar untuk mencari-cari kekurangan dan kelemahan agama lain untuk bisa memojokan atau menganggap bahwa agama yang lain tiak benar dan agama kita sendirilah yang (paling) benar. Dengan demikian, pluralisme merupakan kekayaan bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;KONFLIK&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Konflik merupakan satu-kesatuan dengan pluralisme. Tidak ada pluralisme tanpa konflik, kecuali bila direkayasa demikian rupa sehingga konflik bisa ditutup-tutupi atau diperam, sebagaimana dengan jelas dapat dirasakan selama masa pemerintahan khususnya Orde Baru dan sekarang ini pun, hampir kepelbagai direkayasa supaya menjadi seragam, sama dan sebangun, misalnya, pendapat harus sama sekalipun pikiran-pikiran yang ada berbeda, semua harus memakai pakaian dinas yang sama, sekalipun kemampuannya berbeda. Struktur birokratis di masyarakat harus sama, sampai di plosok desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konflik sebagai salah satu bentuk dinamika realita pluralisme. Ketika masyarakat yang berbeda-beda agama atau suku berinteraksi, pada saat itu, kemungkinan terjadinya konflik menjadi sangat terbuka. Pertanyaannya adalah, apakah dinamika interaksi kepelbagaian itu adalah sesuatu yang bebas-alamiah bagi masyarakat? Atau direkayasa? Apakah masyarakat dipersiapkan untuk mampu menghadapi dan menanganinya? Dalam kenyataannya, selama ini masyarakat tidak mendapatkan pendidikan yang terbuka mengenai konflik, dalam arti sesungguhnya. Tetapi justru dididik supaya menjauhi atau menghindar dari konflik. Konflik diberi wajah sebagai sebuah realitas negatif yang menakutkan, mengerikan dan berbahaya, bukan sebagai sebuah dinamika positif yang konstruktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konflik agama bisa terjadi karena beberapa hal. &lt;em&gt;Pertama,&lt;/em&gt; factor diluar agama, misalnya factor social-ekonomi: ketidak-adilan, kemiskinan. Misalnya tingkat ekonomi warga yang beragama Kristen lebih baik, keadaan ini dapat menimbulkan kecemburuan, apalagi bila ada tindakan-tindakan tidak adil dari pengusaha setempat terhadap warga masyarakat menurut category kelompok agama. Factor politik: agama dipakai sebagai legitimasi kekuasaan, atau kekuatan untuk berpolitik dan mengorbankan orang atau kelompok lawan politik. &lt;em&gt;Kedua,&lt;/em&gt; factor dari dalam. Tidak dapat disangkal bahwa agama-agama, didalam dirinya sendiri mengandung potensi konflik. Contohnya, ada teks-teks kitab suci agama yang sering dijadikan kekuatan legitimasi untuk melakukan tindakan kekerasan terhadap kelompok agama lain, bahkan pembunuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kata lain, konflik termasuk konflik agama bisa terjadi secara alamiah sebagai konsekuensi logis dari perbedaan, tetapi juga bisa terjadi karena direkayasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PERDAMAIAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Perdamaian merupakan gagasan yang ideal dari semua bangsa, harapan umat manusia di bumi ini. Ada yang menggambarkan perdamaian secara analogis dengan surga, yang diimpikan sebagai sebuah keadaan yang sangat menyenangkan, aman, tenang, dan damai (sekalipun konsep tentang surge masih perlu didiskusikan). Seakan-akan tidak ada perbedaan lagi, semua sama dan sangat menyenangkan dan membahagiakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, menarik sekali rumusan yang disampaikan oleh beberapa peserta semiloka di beberapa daerah (Pontianak, Yogyakarta, Palu dan Ambon), bahwa perdamaian bukanlah sebuah keadaan yang tidak ada lagi perbedaan, tetapi justru yang menghargai perbedaan, perdamaian tidak harus semuanya sama, tetapi saling menghormati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perdamaian dalam konteks kehidupan pluralisme agama, adalah ketika umat beragama yang satu menghormati dan menghargai umat yang lainnya. Rasa hormat dan menghargai ini, bukan karena kepentingan tertentu, tetapi dengan tulus, jujur, dan kondusif. Ini bisa terjadi bila masing-masing mampu menguatkan dirinya agar tidak mudah dipengaruhi oleh apapun dan siapapun juga, yang akan memakai agama atau memperalat muatan agama untuk melakukan hal-hal yang meremehkan rasa hormat terhadap pelbagaian. Bisa juga karena masyarakat mampu membebaskan dirinya dari pikiran dan sikap &lt;em&gt;absolutism-doktriner&lt;/em&gt; dan menerima serta terbuka terhadap sikap dan pikiran-pikiran pluralis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsekuensinya adalah, masing-masing agama harus terbuka untuk melakukan autokritik, sekaligus terbuka untuk dikritik dan melakukan hubungan-hubungan dialogis dan konstruktif. Disitulah nilai-nilai kemanusiaan dipertaruhkan dan makna nilai-nilai agama menjadi kongkrit. Perdamaian dengan demikian bukanlah sebuah mimpi yang maya, melainkan realitas obyektif yang kongkrit dialami manusia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-8779837299494722717?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/8779837299494722717/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=8779837299494722717&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/8779837299494722717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/8779837299494722717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/10/transformasi-sosialtransformasi-sosial.html' title='TRANSFORMASI SOSIAL; KONFLIK DAN PERDAMAIAN'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SPWl1pyLsNI/AAAAAAAAAio/m96c-Ush2UE/s72-c/002m000jRUw%5B1%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-8744556633626213275</id><published>2008-10-13T11:41:00.004+07:00</published><updated>2008-10-13T11:53:38.499+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lingkungan Hidup'/><title type='text'>DAMPAK PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI BORNEO</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SPLUFB69x3I/AAAAAAAAAiI/5O1yECqK5s0/s1600-h/April1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256496897974978418" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SPLUFB69x3I/AAAAAAAAAiI/5O1yECqK5s0/s320/April1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dari kebanyakan sejarahnya, Borneo jarang ditinggali oleh manusia. Iklim yang tak bersahabat dan lebatnya hutan hujan membuat populasinya kecil dan menyebar. Namun setengah abad ini semua telah berubah. Pengaruh dari masuknya setengah juta transmigran ke Borneo selama 30 tahun ini telah melipatgandakan populasi pulau tersebut dan memunculkan besarnya kebutuhan kerja. Awalnya industri karet dan penebangan kayu menyediakan lapangan pekerjaan, tapi ketika runtuh di pertengahan Malaysia) hingga akhir (Indonesia) 1990an, kesempatan kerja ikut menghilang bagi kebanyakan penduduk lokal. Walau bagitu, ratusan pendatang baru terus muncul di Borneo setiap minggunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meningkatnya pengangguran adalah masalah yang serius di Borneo pada akhir 1990an dan awal 2000an dan konflik etnis mengamuk di bagian-bagian Kalimantan pada saat itu. Munculnya kelapa sawit di akhir 1990an dan awal 200an dilihat sebagai kesempatan baru bagi penduduk dan pemerintah lokal. Pengamat saat ini hanya melihat biaya total yang harus dibayar akibat pertumbuhan cepat dalam sektor ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SPLTcB3gAHI/AAAAAAAAAh4/clGb_DjGgSM/s1600-h/Perkebunan+sawit.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256496193585807474" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SPLTcB3gAHI/AAAAAAAAAh4/clGb_DjGgSM/s320/Perkebunan+sawit.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dampak Lingkungan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dibalik penggundulan hutan sebagai hasil dari membuka hutan hujan di dataran rendah untuk perkebunan (86 persen dari penggundulan hutan di Malaysia dari 1995-2000 adalah untuk perkebunan kelapa sawit), ada dampak lain terhadap lingkunan hidup dari penanaman kelapa sawit. Beberapa studi telah menemukan penurunan jumlah (80 persen untuk tanaman dan 80-90 persen untuk mamalia, burung, dan reptilia) dalam keragaman hayati menyusul diubahnya hutan menjadi perkebunan kelapa sawit. Lebih jauh lagi, banyak hewan tak akan masuk ke perkebunan, namun lainnya, seperti orangutan, menjadi hama tanaman perkebunan dan membahayakan mereka dari perburuan liar para petugas perkebunan atas dasar defensif. Penggunaan herbisida dan pestisida dapat pula berdampak pada komposisi spesies dan menjadi polusi di aliran sungai lokal. &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dibutuhkan sistem pengeringan yang dibutuhkan untuk perkebunan (perkebunan kelapa sawit di Borneo biasanya didirikan di hutan rawa) bisa menurunkan tingkat air di hutan-hutan sekitarnya. Selain itu, perusakan lahan gambut meningkatkan resiko datangnya banjir dan kebakaran. Pembukaan hutan dengan api yang dinyalakan oleh pemilik perkebunan kelapa sawit besar adalah penyebab terbesar satu-satunya pada kebakaran di Borneo pada tahun 1997-1998.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dampak Sosial&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dampak sosial dari perkebunan kelapa sawit baru mulai dipahami, sebagian besar berkat kerja dari Dr. Lisa CUrran. Walau tak diragukan lagi bahwa perkebunan kelapa sawit menyediakan kesempatan kerja yang besar di Borneo, ada keraguan mengenai keadilan dari sistem yang ada, yang sepertinya kadang kala menjadikan para pemilik perkebunan kecil dalam kondisi yang mirip dengan perbudakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelangkaan dari kayu di beberapa bagian Borneo, membuat para penduduknya saat ini hanya memiliki beberapa pilihan untuk mengatasi perekonomian. Kelapa sawit sepertinya menjadi alternatif terbaik bagi masyarakat yang mengandalkan hidupnya dari menanam karet, menanam padi, dan menanam buah-buahan. Saat sebuah perusahaan pertanian besar masuk ke suatu daerah, beberapa anggota masyarakat kebanyakan sangat tertarik untuk menjadi bagian dari perkebunan kelapa sawit. Karena mereka tak memiliki kepemilikan legal atas tanah mereka, kesepakatan biasanya dibuat sehingga mereka memiliki 2-3 hektar (508 are) lahan untuk perkebunan kelapa sawit. Mereka biasanya meminjam 3.000-6.000 USD (dengan bunga 30 persen per tahun) dari perusahaan induknya untuk biaya bibit, pupuk, dan kelengkapan lain. Karena kelapa sawit membutuhkan sekitar 7 tahun untuk berbuah, mereka bekerja seperti buruh dengan bayaran 2,5 USD per hari di perkebunan besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara lahan mereka belum menghasilkan namun membutuhkan pupuk dan pestisida, yang dibeli dari perusahaan kelapa sawit. Saat perkebunan mereka mulai berproduksi, pendapatan umum untuk lahan seluas 2 hektar adalah 682-900 USD per bulan. Di masa lalu, karet dan kayu menghasilkan 350-1.000 USD per bulan, menurut Curran. Rendahnya pendapatan digabung dengan tingginya modal yang dibutuhkan dan tingginya bunga pinjaman tampaknya akan membuat para pemilik kecil ini tetap terus-menerus berhutang pada perusahaan kelapa sawit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Curran, hutang ini, ditambah dengan total ketergantungan pada perusahaan yang tak bisa mereka percaya, mempunyai dampak psikologis pada masyarakat. Karena tak ada jalan untuk melawan tindakan perusahaan, konflik pun muncul di dalam masyarakat, terutama bila sebagian besar masyarakat melawan perusahaan tersebut Dayak sering melawan rencana perusahaan kelapa sawit).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kali maksud-maksud rahasia digunakan untuk menguasai suatu masyarakat. Sebagai contoh, sebuah hadiah sepeda motor bisa memenangkan pengaruh atas pemimpin-pemimpin masyarakat. Ketika telah mendapatkan persetujuan, perusahaan kelapa sawit akan bernegosiasi satu per satu dengan tiap kepala rumah tangga, untuk menghilangkan kekuatan menawar yang lebih tinggi dari masyarakat lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Survei yang dilakukan oleh Curran menunjukkan bahwa masyarakat di daerah Kalimantan Barat sangat prihatin dengan munculnya banjir setelah diberdirikannya perkebunan-perkebunan kelapa sawit. Mereka juga khawatir akan kehilangan budaya dan hasil-hasil hutan - anggota tua masyarakat tidak selalu menyetujui wanita dan anak-anak bekerja di perkebunan. Penanaman kelapa sawit juga membuat penduduk lokal lebih tergantung pada perusahaan pertanian karena mereka tak lagi menanam makanan mereka sendiri. Terakhir, beberapa masyarakat telah menyatakan ketidakpuasannya bekerja pada pihak Malaysia. Walau mereka memiliki banyak keluhan, yang lain melihatnya sebagai alternatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, perusahaan kelapa sawit meraup keuntungan besar. Menurut perhitungan Curran, beberapa perusahaan di Kalimantan Barat akan mendapatkan 26 persen tingkat pengembalian modal per tahunnya selama 25 tahun, sebuah angka yang luar biasa.&lt;br /&gt;"Perusahaan-perusahaan mendapatkan banyak yang tanpa banyak perhitungan," kata Curran, dalam ceramahnya di Stanford University, Januari 2007.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-8744556633626213275?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/8744556633626213275/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=8744556633626213275&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/8744556633626213275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/8744556633626213275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/10/dampak-perkebunan-kelapa-sawit-di.html' title='DAMPAK PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI BORNEO'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SPLUFB69x3I/AAAAAAAAAiI/5O1yECqK5s0/s72-c/April1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-3387757831013715289</id><published>2008-10-10T15:37:00.005+07:00</published><updated>2008-10-13T11:29:05.361+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial Kemasyarakatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pluralime dan Perdamaian'/><title type='text'>BASED INFORMATION OF HUMAN RIGHTS</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SO8WSCnurKI/AAAAAAAAAho/w85XGHYpSNQ/s1600-h/April.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5255443789361622178" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SO8WSCnurKI/AAAAAAAAAho/w85XGHYpSNQ/s320/April.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;What are human rights?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Human rights are rights inherent to all human beings, whatever our nationality, place of residence, sex, national or ethnic origin, colour, religion, language, or any other status. We are all equally entitled to our human rights without discrimination. These rights are all interrelated, interdependent and indivisible.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Universal human rights are often expressed and guaranteed by law, in the forms of treaties, customary international law, general principles and other sources of international law. International human rights law lays down obligations of Governments to act in certain ways or to refrain from certain acts, in order to promote and protect human rights and fundamental freedoms of individuals or groups.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Universal and inalienable&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;The principle of universality of human rights is the cornerstone of international human rights law. This principle, as first emphasized in the Universal Declaration on Human Rights in 1948, has been reiterated in numerous international human rights conventions, declarations, and resolutions. The 1993 Vienna World Conference on Human Rights, for example, noted that it is the duty of States to promote and protect all human rights and fundamental freedoms, regardless of their political, economic and cultural systems.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SO8X-3EFnLI/AAAAAAAAAhw/spn-QtvSNv8/s1600-h/Sibuk.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5255445658865081522" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SO8X-3EFnLI/AAAAAAAAAhw/spn-QtvSNv8/s320/Sibuk.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;All States have ratified at least one, and 80% of States have ratified four or more, of the core human rights treaties, reflecting consent of States which creates legal obligations for them and giving concrete expression to universality. Some fundamental human rights norms enjoy universal protection by customary international law across all boundaries and civilizations.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Human rights are inalienable.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;They should not be taken away, except in specific situations and according to due process. For example, the right to liberty may be restricted if a person is found guilty of a crime by a court of law.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Interdependent and indivisible&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;All human rights are indivisible, whether they are civil and political rights, such as the right to life, equality before the law and freedom of expression; economic, social and cultural rights, such as the rights to work, social security and education , or collective rights, such as the rights to development and self-determination, are indivisible, interrelated and interdependent. The improvement of one right facilitates advancement of the others. Likewise, the deprivation of one right adversely affects the others.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Equal and non-discriminatory&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Non-discrimination is a cross-cutting principle in international human rights law. The principle is present in all the major human rights treaties and provides the central theme of some of international human rights conventions such as the International Convention on the Elimination of All Forms of Racial Discrimination and the Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination against Women.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The principle applies to everyone in relation to all human rights and freedoms and it prohibits discrimination on the basis of a list of non-exhaustive categories such as sex, race, colour and so on. The principle of non-discrimination is complemented by the principle of equality, as stated in Article 1 of the Universal Declaration of Human Rights: “All human beings are born free and equal in dignity and rights.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Both Rights and Obligations&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Human rights entail both rights and obligations. States assume obligations and duties under international law to respect, to protect and to fulfil human rights. The obligation to respect means that States must refrain from interfering with or curtailing the enjoyment of human rights. The obligation to protect requires States to protect individuals and groups against human rights abuses. The obligation to fulfil means that States must take positive action to facilitate the enjoyment of basic human rights. At the individual level, while we are entitled our human rights, we should also respect the human rights of others.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-3387757831013715289?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/3387757831013715289/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=3387757831013715289&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/3387757831013715289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/3387757831013715289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/10/human-right.html' title='BASED INFORMATION OF HUMAN RIGHTS'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SO8WSCnurKI/AAAAAAAAAho/w85XGHYpSNQ/s72-c/April.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-5476492582249888693</id><published>2008-09-20T14:28:00.006+07:00</published><updated>2008-09-22T11:06:49.497+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>MENUJU SUKSES !!!</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SNSnH92CFzI/AAAAAAAAAhA/Aa5zhpVKz0E/s1600-h/pramugari.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5248003221095585586" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SNSnH92CFzI/AAAAAAAAAhA/Aa5zhpVKz0E/s320/pramugari.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mau sukses dalam bekerja? Pasti Anda mau. Kesuksesan mampu membawa hidup pada tingkat yang lebih baik. Namun tidak semua usaha Anda berjalan baik untuk meraih sukses. Memang dibutuhkan suatu kesabaran. Tidak cukup itu saja. Ada beberapa hal lain yang harus Anda lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tujuh cara jitu capai sukses, adalah:&lt;br /&gt;1. Hilangkan rasa takut gagal&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Saat melakukan sesuatu adakalanya Anda gugup. Kemudian timbullah perasaan tidak mampu dan gagal. Misalnya saja ketika melakukan presentasi di kantor. Sesaat sebelum presentasi Anda merasa gugup. Lalu Anda mulai tidak percaya diri pada kemampuan Anda. Dalam pikiran Anda yang muncul adalah hal-hal negatif, seperti presentasi ditolak, bos marah atau hal lain. Coba Anda tarik nafas panjang. Berpikirlah jernih dan selalu bayangkan hal-hal positif. Jangan ada bayangan atau perasaan gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiran seseorang adalah kekuatan yang paling dahsyat. Termasuk milik Anda. Apa yang kita bayangkan dan diyakini akan benar-benar terjadi. Jadi sekarang terserah Anda. Membayangkan hal positif Anda akan berhasil. Bayangkan yang negatif, Anda cenderung gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SNSnNhWh64I/AAAAAAAAAhI/7OpaMD0y3zg/s1600-h/kelley_hazell_s+Mantap%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SNSsT3_4z2I/AAAAAAAAAhY/TiX_cWjHjcs/s1600-h/InfoD%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5248008923242876770" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SNSsT3_4z2I/AAAAAAAAAhY/TiX_cWjHjcs/s320/InfoD%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;2. Jangan mengeluh terus menerus&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda sering menggerutu, mengeluh? Sebaiknya Anda mulai mengurangi hal itu. Menggerutu adalah bagian dari hambatan untuk sukses. Anda mungkin tak sadar ketika sedang menggerutu. Namun hal ini pasti sering Anda lakukan. Misalnya saat Anda diberi pekerjaan lebih oleh atasan, lalu dalam hati Anda berkata, "Aduh.... yang itu belum selesai masih diberi lagi." Inilah gerutu tak penting yang mempengaruhi kesuksesan Anda. Apakah hal ini sering terjadi? Coba hilangkan perlahan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SNSnNhWh64I/AAAAAAAAAhI/7OpaMD0y3zg/s1600-h/kelley_hazell_s+Mantap%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;/a&gt;3. Jangan tunda sesuatu&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan memang sering kali menumpuk. Melihat ke arah tumpukan membuat kita merasa terbeban. Jangan menunda pekerjaan sekecil apapun itu. Coba selesaikan sedikit demi sedikit apabila memang sangat banyak. Jika Anda adalah seorang yang pelupa, coba buat daftar pekerjaan yang harus Anda lakukan. Berikan setiap tanda apabila pekerjaan itu selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Fokus pada pekerjaan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Fokus pada sesuatu memang agak sulit. Masalah yang Anda hadapi sehari-hari cenderung memperburuk masalah. Berusahalah lebih profesional. Bagi waktu dan pikiran untuk pekerjaan kantor dan untuk hal pribadi. Tuangkan konsentrasi lebih pada pekerjaan agar hasilnya memuaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Disiplin&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ini yang cukup sulit. Rata-rata kedisiplinan masyarakat Indonesia sangat kurang. Jadi Anda benar-benar harus disiplin terhadap diri Anda. Jangan meremehkan hal-hal kecil. Jam datang ke kantor itu merupakan tolok ukur yang sederhana mengukur kedisiplinan kita. Hal yang sulit dilakukan, karena pada diri sendiri saja Anda akan mengatakan kalau jalan macet tak mungkin datang tepat waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. Terbuka pada pendapat orang lain&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dinilai oleh orang lain adalah suatu hal yang penting. Kita tidak bisa menilai diri sendiri karena kita tak cukup obyektif. Terima pendapat orang lain. Tanyakan pada atasan atau rekan, apa yang kurang dari diri Anda. Kemudian perbaiki hal tersebut. Sedikit demi sedikit kesuksesan Anda akan berubah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-5476492582249888693?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/5476492582249888693/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=5476492582249888693&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/5476492582249888693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/5476492582249888693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/09/menuju-sukses.html' title='MENUJU SUKSES !!!'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SNSnH92CFzI/AAAAAAAAAhA/Aa5zhpVKz0E/s72-c/pramugari.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-4512209348902282740</id><published>2008-09-20T14:10:00.005+07:00</published><updated>2008-09-20T14:17:55.980+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>MENJADI MANUSIA SEMPURNA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;Kamu orang yang perfeksionis? Tahu enggak, kadang-kadang sifat seperti itu muncul karena keinginan orang lain, lho!&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SNSjM7wzWNI/AAAAAAAAAg4/d--ktnceh0c/s1600-h/7006050TemQ%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247998908389611730" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SNSjM7wzWNI/AAAAAAAAAg4/d--ktnceh0c/s320/7006050TemQ%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Semua orang pasti selalu ingin berhasil di dalam hidup. Bahkan sebagian dari kita menjadikan keberhasilan adalah sebuah kebutuhan sehingga kita akan terikat dengan sebuah usaha terus-menerus untuk memperoleh hasil yang sempurna. Termasuk untuk hal-hal yang kecil sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat seperti inilah yang disebut sebagai perfeksionis. Sepintas orang perfeksionis terkesan sempurna. Namun, sifat ini ternyata juga bisa timbul untuk menghidari perasaan enggak enak, yang sebabnya bisa bermacam-macam. Makanya sifat perfeksionisme itu terbagi menjadi dua. Pertama, perfeksionis yang positif, artinya mereka yang enggak puas kalau cita-cita mereka belum tercapai. Kedua, perfeksionis yang negatif, yang suka mengkritik diri sendiri atau merasa kurang sempurna terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naluri seorang perfeksionis biasanya selalu tertuju pada ketakutan akan kegagalan. Akibat ketakutannya itu, seorang perfeksionis akan berusaha menetapkan suatu standar atau pedoman tertentu yang harus bisa tercapai. Ia mengira perincian rencana yang begitu detail dan rapi akan membuat hidupnya menjadi lebih teratur dan kemungkinan untuk gagal enggak ada sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SNSi-VMwuuI/AAAAAAAAAgw/Mghr8vbxm0k/s1600-h/Cantik.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247998657519729378" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SNSi-VMwuuI/AAAAAAAAAgw/Mghr8vbxm0k/s320/Cantik.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kenyataannya, standar tersebut kerap kali malah membuat seorang perfeksionis hidup dalam batasan peraturan-peraturan yang diciptakannya sendiri. Ia akan sering mengalami kekecewaan karena enggak mampu melakukan segala sesuatu sesempurna yang diinginkannya. Ia juga akan sangat kesal pada dirinya sendiri, bahkan terkadang mengkambinghitamkan orang lain sebagai akibat kegagalannya. Selanjutnya, pengalaman akan takut gagal tadi bisa mengarah pada depresi yang mendalam.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, orang yang belum memiliki konsep diri yang memadai, ditambah dengan sifat perfeksionis tadi, biasanya akan mencari pelarian dengan nge-drugs atau mengkonsumsi alkohol. Awalnya sih hanya sebagai pelarian untuk menghilangkan tekanan akibat kekecewaannya. Namun, akhirnya ia baru menyadari bahwa dirinya enggak mampu bertahan tanpa zat-zat adiktif tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Gambar Diri&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Supaya enggak mengalami kekecewaan berlarut-larut seperti diatas, sebelumnya kita harus menyakinkan diri bahwa kita selalu terbuka untuk menerima kebenaran tentang "gambar diri" atau keadaan diri kita yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita diciptakan Tuhan sebagai individu yang terbaik, istimewa bahkan unik. Namun, kadang-kadang kita enggak sadar akan nilai diri kita. Sering kita salah berpikir seperti, "saya adalah seperti yang orang lain katakan tentang saya", atau , “saya akan menemukan nilai diri saya sesuai pendapat mereka tentang saya”. Citra diri atau gambar diri yang enggak benar ini akan membuat kita enggak menjadi manusia yang utuh dan menghambat hubungan kita dengan orang-orang di sekitar kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar diri itu sebenarnya penjelasan akan keadaan diri sendiri maupun pikiran kita tentang pandangan orang lain terhadap diri kita. Gambaran ini terbentuk selama bertahun-tahun selama kita berinteraksi dengan lingkungan kita. Meskipun begitu, citra diri dapat diubah sesuai yang kita inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai diri kita pun berkaitan erat dengan cara bagaimana kita memandang diri sendiri dan bagaimana kita berpikir tentang penilaian orang lain tentang kita. Misalnya, ada pendapat bahwa orang akan menghargai kita kalau kita keren, pintar, kaya, atau jago basket. Jadi kalau ada orang yang badannya rada gembul atau gaya dandannya pas-pasan enggak perlu dihargai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini artinya kita jadi terpaku pada pendapat orang lain atau kita malah terlalu mempertahankan ego kita. Padahal penilaian seperti itu malah akan membuat kita menjadi pribadi yang takut gagal, takut tertolak, takut dihukum, bahkan bisa mengasingkan diri. Kita jadi takut untuk mencoba sesuatu yang baru sehingga ide dan kreativitas kita enggak berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau hal ini terjadi terus-menerus, kita bisa jadi menjadi orang yang paling enggak bahagia. Habis, kita enggak punya harapan, engga punya tujuan, dan merasa hidup ini sia-sia saja karena enggak memberikan hasil apa pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mengatasi Citra Diri yang Buruk&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pencitraan diri berkaitan erat dengan kepercayaan diri &lt;em&gt;(self esteem)&lt;/em&gt;, yaitu seberapa jauh kita mampu menghargai, menilai, dan menghormati diri kita sendiri. Untuk mengatasi citra diri yang buruk tadi, kita harus mau berubah, sabar, dan terbuka atas dukungan orang lain karena enggak semuanya bisa kita kerjakan sendiri dengan mengharapkan hasil yang sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, kita harus mau bangga akan keunikan yang kita miliki. Kita juga harus percaya bahwa kita mampu melakukan apa yang kita inginkan. Untuk bisa tampil sebagai pribadi yang andal dan memiliki kreativitas yang beragam, kita harus berani mencoba hal-hal yang baru, mau keluar dari rutinitas, dan enggak takut gagal. Karena kalau kita mau mengembangkan kreativitas, hidup kita jadi lebih menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, itu enggak bakal terjadi kalau kita enggak punya rasa percaya diri untuk memperoleh kepercayaan diri tersebut, ada beberapa langkah yang bisa kita terapkan. Pertama, catat apa saja kemampuan istimewa yang kita miliki. Kedua, tekankan sikap optimistis bahwa kita mampu mencapai sebuah kesuksesan. Namun, ingat, jika kita berhasil mencapai kesuksesan jangan terlalu berlebihan. Begitu juga jika ternyata kita gagal. Tidak berarti seluruh pengharapan kita telah mati. Ketiga, kita harus mau dan mampu merubah sikap secara keseluruhan. Kegagalan enggak perlu dipermasalahkan melainkan dipelajari agar kita semakin hari menjadi semakin baik. Maka yang terjadi adalah pendewasaan dan pembelajaran diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya, kita harus merubah pandangan terhadap diri kita sendiri. Kalau enggak, orang lain juga tidak akan mau dong mengahargai diri kita. Percayalah dengan kemampuan yang kita miliki, jangan cuma terpaku dengan pendapat orang lain untuk menilai siapa sih diri kita ini? Dengan mempunyai gambar diri yang baik, itu berarti kita juga memberi nilai yang tinggi kepada diri kita sendiri, &lt;em&gt;”you can if you think you can“&lt;/em&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-4512209348902282740?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/4512209348902282740/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=4512209348902282740&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/4512209348902282740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/4512209348902282740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/09/menjadi-manusia-sempurna.html' title='MENJADI MANUSIA SEMPURNA'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SNSjM7wzWNI/AAAAAAAAAg4/d--ktnceh0c/s72-c/7006050TemQ%5B1%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-8289486030199815437</id><published>2008-09-16T14:40:00.005+07:00</published><updated>2008-09-18T15:20:16.169+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>REMAJA DAN PENDIDIKAN KESEHATAN</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SM9kOthqN_I/AAAAAAAAAgk/qr0uWG-lFz8/s1600-h/Cristine.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5246522294811637746" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SM9kOthqN_I/AAAAAAAAAgk/qr0uWG-lFz8/s320/Cristine.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pembangunan Sumber Daya manusia (SDM) merupakan salah satu prioritas pembangunan nasional. Perhatian utama adalah untuk mempersiapkan dan meningkatkan kualitas penduduk usia muda agar benar-benar memperoleh kesempatan serta turut berperan dan memiliki kemampuan untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas, sehat dan mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai persoalan yang dialami oleh generasi muda kita sekarang ini, diantaranya adalah masalah kekurangan dan kelebihan gizi pada anak-anak dan remaja. Dimana anak-anak dan remaja merupakan masa penting, karena selain mempunyai resiko penyakit-penyakit tertentu, juga dapat mempengaruhi produktifitas dan perkembangkan intelektualitas mereka. Oleh karena itu pemantauan keadaan tersebut perlu dilakukan oleh setiap orang secara berkesinambungan dan dipahami oleh mereka sendiri. Berat badan kurang dapat meningkatkan resiko terhadap penyakit infeksi, sedangkan berat badan lebih akan meningkatkan resiko terhadap penyakit degeneratif. Oleh karena itu, mempertahankan berat badan normal memungkinkan seseorang dapat mencapai usia harapan hidup yang lebih panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gizi seimbang adalah susunan hidangan sehari yang mengandung zat gizi dalam jumlah dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tubuh untuk dapat hidup sehat secara optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SM9jwh6k15I/AAAAAAAAAgc/M9Cbrh6Nm_M/s1600-h/Senam.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5246521776298842002" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SM9jwh6k15I/AAAAAAAAAgc/M9Cbrh6Nm_M/s320/Senam.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Zat-zat gizi yang dibutuhkan untuk hidup sehat adalah: karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Didalam tubuh, zat-zat gizi tersebut berfungsi sebagi sumber energi atau tenaga (terutama karbohidrat dan lemak), sumber zat pembangun (protein), terutama untuk tetap tumbuh dan berkembang serta untuk mengganti sel-sel yang rusak, sumber zat pengatur (vitamin dan mineral).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan yang dikonsumsi sehari-hari harus mengandung semua zat gizi tersebut. Makanan sumber energi terutama adalah: nasi, jagung, sagu, ubi, roti, dan hasil olahannnya. Makanan sumber zat pembangun misalnya: ikan, telur, daging, tahu, tempe, dan kacang-kacangan, dan makanan sumber zat pengatur terutama sayur-sayuran dan buah-buahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar manusia dapat tetap hidup dan bekerja seperti biasanya maka memerlukan energi yang biasa diukur dengan satuan kalori. Meskipun kita tidur dan tidak bekerja, energi tetap dibutuhkan untuk denyut jantung dan fungsi tubuh lainnya. Energi dapat diibaratkan sebagai bensin yang diperlukan oleh kenderaan agar dapat tetap berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu beberapa tahun belakangan ini, kasus endemi HIV/AIDS meningkat tajam di Kalimantan Barat. Wabah ini terutama dipicu oleh para penyalahguna narkoba suntik dan para pekerja seks komersil. Akibatnya, resiko tertular anak muda menjadi semakin tinggi. Bahkan menurut perkiraan, menjelang 2010 sekitar 110.000 orang Indonesia akan menderita atau meninggal karena AIDS. Sedangkan jutaan lainnya akan terjangkit HIV positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecenderungan menunjukkan bahwa Indonesia dalam waktu dekat akan beresiko mengalami epidemi yang lebih besar. Peningkatan kasus penularan HIV di kalangan kelompok beresiko di beberapa daerah di Indonesia menjadi salah satu indikator potensi kenaikan yang cukup mengkhawatirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meningkatkan kesadaran dan pengetahuan mengenai penyakit menular ini melalui pendidikan dan advokasi masyarakat menjadi hal yang utama. Tujuannya untuk mencegah penyebaran epidemi ini lebih luas lagi. Kalau tidak, maka stigma, diskriminasi dan ketidaktahuan akan tetap menjadi kendala bagi upaya penanggulangan lebih jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berangkat dari keadaan tersebut, maka kami melakukan workshop HIV/AIDS, Gizi dan Kesehatan untuk siswa/siswi tingkat SLTA di Kabupaten Landak Kalimantan Barat. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-8289486030199815437?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/8289486030199815437/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=8289486030199815437&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/8289486030199815437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/8289486030199815437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/09/kesehatan-dan-gizi.html' title='REMAJA DAN PENDIDIKAN KESEHATAN'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SM9kOthqN_I/AAAAAAAAAgk/qr0uWG-lFz8/s72-c/Cristine.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-3599250720353583756</id><published>2008-09-06T13:56:00.006+07:00</published><updated>2008-09-06T14:20:43.440+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial Kemasyarakatan'/><title type='text'>MANFAATKAN LAHAN PEKARANGAN</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SMItZS7glWI/AAAAAAAAAgU/mBKiNLsDK7E/s1600-h/Duduk.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242802828814095714" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SMItZS7glWI/AAAAAAAAAgU/mBKiNLsDK7E/s320/Duduk.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pekarangan adalah sebidang tanah yang terletak di sekitar rumah dan umumnya berpagar keliling. Di atas lahan pekarangan tumbuh berbagai ragam tanaman. Bentuk dan pola tanaman pekarangan tidak dapat disamakan, bergantung pada luas tanah, tinggi tempat, iklim, jarak dari kota, jenis tanaman. Pada lahan pekarangan tersebut biasanya dipelihara ikan dalam kolom , dan hewan piaraaan seperti ayam, itik, kambing, domba, kelinci, sapi dan kerbau. Keragaman tumbuhan dan bintang piaraan inilah yang menciptakan pelestarian lingkungan hidup pada pekarangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lahan pekarangan beserta isinya merupakan satu kesatuan kehidupan yang saling menguntungkan. Sebagian dari tanaman dimanfaatkan untuk pakan ternak, dan sebagian lagi untuk manusia, sedangkan kotoran ternak digunakan sebagai pupuk kandang untuk menyuburkan tanah pekarnagn. Dengan demikian, hubungan antara tanah, tanaman, hewan piaraan, ikan dan manusia sebagai unit-unit di pekaranagn merupakan satu kesatuan terpadu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Fungsi Lahan Pekarangan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Lahan pekarangan memiliki berbagai fungsi sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SMIrXG9LDsI/AAAAAAAAAgM/FafMtBkqIpE/s1600-h/Panen+Ikan.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242800592216854210" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 286px; CURSOR: hand; HEIGHT: 203px" height="224" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SMIrXG9LDsI/AAAAAAAAAgM/FafMtBkqIpE/s320/Panen+Ikan.jpg" width="286" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;1. Fungsi Lumbung Hidup&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghadapi musim paceklik, pekarangan biasanya dapat membantu penghuninya menyediakan sumber pangan yang hidup (lumbung hidup) seperti : tanaman palawija, tanaman pangan dan hortikultura, hasil binatang peliharaan, dan ikan.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Fungsi Warung Hidup&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pekarangan menyediakan berbagai jenis tanaman dan binatang peliharaan yang setiap saat siap dijual untuk kebutuhan keluarga pemiliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Fungsi Apotik Hidup&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pekarangan menyediakan berbagai jenis tanaman obat-obatan, misalnya sembung, jeruk nipis, kunir, kencur, jahe, kapulaga dan sebagainya. Tanaman tersebut dapat digunakan untuk obat-obatan tradisional yang tidak kalah khasiatnya dengan obat-obatan yang diproduksi secara kimiawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Fungsi Sosial&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Lahan pekarangan yang letaknya berbatasan dengan tetangga biasanya digunakan untuk ngumpul-ngumpul hajatan, tempat bermain, berdiskusi, dan kegiatan social lainnya. Hasil pekarangan biasanya saling ditukarkan dengan hasil pekarangan tetangga untuk menjalin keeratan hubungan social.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Fungsi Sumber Benih dan Bibit&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pekarangan yang ditamani berbagai jenis tanaman dan untuk memelihara ternak atau ikan mampu menyediakan benih atapun bibit baik berupa biji-bijian, stek, cangkok, okulasi maupun bibit ternak dan benih ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. Fungsi Pemberian Keasrian&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pekarangan yang berisi berbagai jenis tanaman, baik tanaman merambat, tanaman perdu maupun tanaman tinggi dan besar, dapat menciptakan suasana asri dan sejuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;7. Fungsi Pemberi Keindahan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pekarangan yang ditanami dengan berbagai jenis tanaman bunga-bungaan dan pagar hidup yang ditata rapi akan memberi keindahan dan keteangan bagi penghuninya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-3599250720353583756?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/3599250720353583756/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=3599250720353583756&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/3599250720353583756'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/3599250720353583756'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/09/manfaat-lahan-pekarangan.html' title='MANFAATKAN LAHAN PEKARANGAN'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SMItZS7glWI/AAAAAAAAAgU/mBKiNLsDK7E/s72-c/Duduk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-2021549241189706968</id><published>2008-09-04T15:44:00.006+07:00</published><updated>2008-09-04T15:53:37.076+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekonomi'/><title type='text'>MENGENAL PASAR SAHAM</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SL-hQ54a_0I/AAAAAAAAAf8/lD5IucJRNBU/s1600-h/Diskusi.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242085803069996866" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SL-hQ54a_0I/AAAAAAAAAf8/lD5IucJRNBU/s320/Diskusi.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Saham &lt;em&gt;(stock)&lt;/em&gt; merupakan salah satu instrumen pasar keuangan yang paling popular. Menerbitkan saham merupakan salah satu pilihan perusahaan ketika memutuskan untuk pendanaan perusahaan. Pada sisi yang lain, saham merupakan instrument investasi yang banyak dipilih para investor karena saham mampu memberikan tingkat keuntungan yang menarik.Saham dapat didefinisikan sebagai tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Dengan menyertakan modal tersebut, maka pihak tersebut memiliki klaim atas pendapatan perusahaan, klaim atas asset perusahaan, dan berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya, ada dua keuntungan yang diperoleh investor dengan membeli atau memiliki saham&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Dividen&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dividen merupakan pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan dan berasal dari keuntungan yang dihasilkan perusahaan. Dividen diberikan setelah mendapat persetujuan dari pemegang saham dalam RUPS. Jika seorang pemodal ingin mendapatkan dividen, maka pemodal tersebut harus memegang saham tersebut dalam kurun waktu yang relatif lama yaitu hingga kepemilikan saham tersebut berada dalam periode dimana diakui sebagai pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SL-hzAnLpdI/AAAAAAAAAgE/1RtFxwKGTcI/s1600-h/Stock.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242086388992288210" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 154px; CURSOR: hand; HEIGHT: 129px" height="123" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SL-hzAnLpdI/AAAAAAAAAgE/1RtFxwKGTcI/s320/Stock.jpg" width="135" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dividen yang dibagikan perusahaan dapat berupa dividen tunai – artinya kepada setiap pemegang saham diberikan dividen berupa uang tunai dalam jumlah rupiah tertentu untuk setiap saham - atau dapat pula berupa dividen saham yang berarti kepada setiap pemegang saham diberikan dividen sejumlah saham sehingga jumlah saham yang dimiliki seorang pemodal akan bertambah dengan adanya pembagian dividen saham tersebut.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Capital Gain&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Capital Gain merupakan selisih antara harga beli dan harga jual. Capital gain terbentuk dengan adanya aktivitas perdagangan saham di pasar sekunder. Misalnya Investor membeli saham ABC dengan harga per saham Rp 3.000 kemudian menjualnya dengan harga Rp 3.500 per saham yang berarti pemodal tersebut mendapatkan capital gain sebesar Rp 500 untuk setiap saham yang dijualnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai instrument investasi, saham memiliki risiko, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Capital Loss&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Merupakan kebalikan dari Capital Gain, yaitu suatu kondisi dimana investor menjual saham lebih rendah dari harga beli. Misalnya saham PT. XYZ yang di beli dengan harga Rp 2.000,- per saham, kemudian harga saham tersebut terus mengalami penurunan hingga mencapai Rp 1.400,- per saham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena takut harga saham tersebut akan terus turun, investor menjual pada harga Rp 1.400,- tersebut sehingga mengalami kerugian sebesar Rp 600,- per saham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Risiko Likuidasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Perusahaan yang sahamnya dimiliki, dinyatakan bangkrut oleh Pengadilan, atau perusahaan tersebut dibubarkan. Dalam hal ini hak klaim dari pemegang saham mendapat prioritas terakhir setelah seluruh kewajiban perusahaan dapat dilunasi (dari hasil penjualan kekayaan perusahaan). Jika masih terdapat sisa dari hasil penjualan kekayaan perusahaan tersebut, maka sisa tersebut dibagi secara proporsional kepada seluruh pemegang saham.Namun jika tidak terdapat sisa kekayaan perusahaan, maka pemegang saham tidak akan memperoleh hasil dari likuidasi tersebut. Kondisi ini merupakan risiko yang terberat dari pemegang saham. Untuk itu seorang pemegang saham dituntut untuk secara terus menerus mengikuti perkembangan perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pasar sekunder atau dalam aktivitas perdagangan saham sehari-hari, harga-harga saham mengalami fluktuasi baik berupa kenaikan maupun penurunan. Pembentukan harga saham terjadi karena adanya permintaan dan penawaran atas saham tersebut. Dengan kata lain harga saham terbentuk oleh supply dan demand atas saham tersebut. Supply dan demand tersebut terjadi karena adanya banyak faktor, baik yang sifatnya spesifik atas saham tersebut (kinerja perusahaan dan industri dimana perusahaan tersebut bergerak) maupun faktor yang sifatnya makro seperti tingkat suku bunga, inflasi, nilai tukar dan faktor-faktor non ekonomi seperti kondisi sosial dan politik, dan faktor lainnya.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-2021549241189706968?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/2021549241189706968/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=2021549241189706968&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/2021549241189706968'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/2021549241189706968'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/09/mengenal-pasar-saham.html' title='MENGENAL PASAR SAHAM'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SL-hQ54a_0I/AAAAAAAAAf8/lD5IucJRNBU/s72-c/Diskusi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-7123658382632054151</id><published>2008-09-04T11:56:00.010+07:00</published><updated>2008-09-04T13:12:41.073+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seksologi'/><title type='text'>Jangan Malu Bicarakan Seks Pada Pasangan Anda</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SL9uZFOetZI/AAAAAAAAAfs/NJj-vQjGe4E/s1600-h/m18_r3b%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242029868461241746" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 128px; CURSOR: hand; HEIGHT: 120px" height="125" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SL9uZFOetZI/AAAAAAAAAfs/NJj-vQjGe4E/s320/m18_r3b%5B1%5D.jpg" width="131" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Membicarakan dengan pasangan Anda apa yang Anda suka, akan bisa membawa kehidupan seks Anda ke arah yang lebih memuaskan. Menurut penasehat masalah seks Suzie Hayman, ada beberapa hal yang perlu dipahami dalam melakukan hubungan seksual dengan pasangan Anda, misalnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tidak ada yang bisa membaca pikiran orang lain&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada beberapa pasangan, kebanyakan di antara mereka merasa kalau pasangannya tidak mengerti bagaimana memuaskannya secara seksual. Hal ini tentunya dapat menurunkan rasa percaya diri dari pasangan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya di sini adalah ketika berbicara tentang seks, kita selalu ingin menjadi ahlinya secara instan, dengan pengetahuan secara naluri saja apa yang bisa memuaskan kita dan pasangan kita. Tetapi kenyataannya, seks sama seperti keahlian lain. Jika kita ingin belajar bagaimana mengemudikan mobil atau mengendarai sepeda, kita harus memulainya sebagai seorang pemula dan harus belajar. Sama seperti seks, untuk mengerti respon Anda sendiri dan pasangan Anda, Anda harus belajar dan berlatih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SL9uEhcmOeI/AAAAAAAAAfk/9PdonqaCW78/s1600-h/Tanya.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242029515259394530" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 225px; CURSOR: hand; HEIGHT: 212px" height="200" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SL9uEhcmOeI/AAAAAAAAAfk/9PdonqaCW78/s320/Tanya.jpg" width="213" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kenapa harus begitu? Semuanya karena setiap orang merespon rangsangan seksual secara berbeda.Beberapa suka sentuhan lembut, lainnya lebih suka yang kasar. Seseorang bisa saja terangsang oleh sesuatu yang menurut yang lainnya, tidak menyenangkan atau tidak menarik. Kecuali kalau Anda seorang paranormal, satu-satunya cara bagi Anda untuk mengetahui selera pasangan Anda, dan bagi pasangan Anda untuk mengetahui selera Anda, adalah dengan berkomunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Katakan yang Anda ingin coba&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mengatakan apa yang Anda suka dan tidak suka mempunyai beberapa keuntungan. Tidak saja dapat menambah kesenangan Anda, tetapi semakin banyak yang Anda katakan, Anda akan bisa lebih santai dan percaya diri dengan pasangan Anda. Kebanyakan orang menginginkan lebih banyak variasi dalam kehidupan seks mereka, entah itu berupa oral seks ataupun posisi hubungan seks yang baru. Untuk mengatakan kalau mereka ingin mencobanya, terkadang mereka malu atau takut ditolak.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Anda tidak perlu langsung tiba-tiba memintanya. Cobalah cara ini, temukan pilihan yang Anda inginkan itu di web atau majalah atau buku, kemudian tunjukkan ke pasangan Anda dan katakan, "Kelihatannya menyenangkan ya. Mau mencobanya?" Dengan cara seperti ini, ada kemungkinan besar pasangan Anda menjadi tertarik untuk mencobanya bersama Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Isyarat tanpa kata-kata&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Komunikasi verbal memang penting tetapi tidak perlu terlalu memaksakan untuk selalu berkomentar dan memberikan perintah. Anda dapat menunjukkan apa yang Anda inginkan dengan beberapa cara tanpa perlu kata-kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Biarkan mereka tahu ketika mereka berhasil merangsang Anda&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada saat Anda berhubungan seks, pastikan pasangan Anda tahu ketika mereka berhasil menemukan tempat di mana yang membuat Anda terangsang. Jika mereka butuh sedikit petunjuk, coba arahkan secara lembut tangan mereka untuk melakukan apa yang membuat Anda terangsang. Buatlah komunikasi menjadi dua pihak. Dengarkan dan perhatikan gerakan dan suara yang dibuat pasangan Anda, jadi Anda akan mengetahui apa yang mereka suka dan tidak suka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jujur, berpikir positif dan demonstratif&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda akan mengatakan apa yang Anda suka dan menanyakan apa yang diinginkan pasangan Anda, ada tiga hal penting yang perlu Anda ingat dalam pikiran Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Berpikir positif&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jangan katakan seberapa buruk pasangan Anda ketika beraksi di tempat tidur. Lebih baik saat mereka melakukan sesuatu yang Anda suka katakan ketika dia melakukan itu, Anda sungguh terangsang dan menikmatinya. Dengan itu mereka akan menangkap keinginan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Jujurlah&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada gunanya berpura-pura atau mengatakan Anda menyukai sesuatu yang seharusnya tidak Anda suka, karena tidak akan memberi petunjuk apa-apa ke pasangan Anda untuk melakukan yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Demonstratif&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jangan malu-malu untuk menunjukkan cara bagaimana yang Anda suka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencoba!!!!!!!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-7123658382632054151?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/7123658382632054151/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=7123658382632054151&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/7123658382632054151'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/7123658382632054151'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/09/jangan-malu-membicarakan-seks-pada.html' title='Jangan Malu Bicarakan Seks Pada Pasangan Anda'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SL9uZFOetZI/AAAAAAAAAfs/NJj-vQjGe4E/s72-c/m18_r3b%5B1%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-5883368926904048857</id><published>2008-09-03T12:10:00.011+07:00</published><updated>2008-09-04T12:44:16.088+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>Sampaikan Keinginan-Mu!!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SL4eADueo9I/AAAAAAAAAfc/74qZnOkrGhk/s1600-h/pramugari-air-asia07.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5241660002654921682" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 185px; CURSOR: hand; HEIGHT: 212px" height="313" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SL4eADueo9I/AAAAAAAAAfc/74qZnOkrGhk/s320/pramugari-air-asia07.jpg" width="240" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Terkadang untuk menyampaikan perasaan yang sebenarnya tidak mudah. Ketakutan untuk tak dimengerti membuat seseorang lebih memilih untuk menyembunyikan perasaan yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana cara mengatasinya? Jika tak ingin salah, pikirkan baik-baik apa yang akan Anda sampaikan pada lawan bicara. Ada baiknya juga untuk mengenal lebih dalam karakter lawan bicara, sehingga komunikasi akan lebih mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu kata bisa menghancurkan segalanya. Benar-benar teliti dalam pemilihan kata Anda dalam menyampaikan perasaan. Usahakan jangan berputar-putar dalam berbicara. Berbicaralah secara terarah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan gugup, bicaralah dengan santai. Sesekali tarik nafas untuk menstabilkan emosi Anda. Usahakan agar pikiran Anda lebih jernih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SL4dX83JjsI/AAAAAAAAAfU/ETvsXa7eQYc/s1600-h/00a2051Ug5u%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5241659313617473218" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SL4dX83JjsI/AAAAAAAAAfU/ETvsXa7eQYc/s320/00a2051Ug5u%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Jika Anda menilai bahwa pembicaraan tidak mungkin dilakukan, ada baiknya untuk menulis seluruh perasaan Anda lewat sebuah tulisan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-5883368926904048857?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/5883368926904048857/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=5883368926904048857&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/5883368926904048857'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/5883368926904048857'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/09/menyampaikan-perasaan.html' title='Sampaikan Keinginan-Mu!!'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SL4eADueo9I/AAAAAAAAAfc/74qZnOkrGhk/s72-c/pramugari-air-asia07.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-9101605403276435380</id><published>2008-08-29T11:33:00.003+07:00</published><updated>2008-08-29T11:41:57.348+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>Atasi Rasa Malu Mu!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLd9mO2GHaI/AAAAAAAAAeU/P6zaOv9UWd8/s1600-h/gender_video%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239794787242352034" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLd9mO2GHaI/AAAAAAAAAeU/P6zaOv9UWd8/s320/gender_video%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sifat pemalu memang terkadang dapat menghambat kegiatan Anda. Rasa malu yang berlebihan seringkali membuat Anda menjadi iak berani menampilkan potensi yang sebenarnya. Yuk atasi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pertama-tama yang harus dilakukan adalah cari tahu penyebab malu Anda. Misalnya karena Anda merasa salah memakai baju, atau menag situasi yang asing yang membuat Anda merasa tidak pede.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Lawan rasa malu Anda degan bersikap lebih santai. Rasa malu yang berlebihan akan berakhir dengan kegugupan yang akan membuat Anda terlihat konyol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLd916kGxAI/AAAAAAAAAec/WzliKAmtPWs/s1600-h/pic%5B6%5D.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239795056676094978" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLd916kGxAI/AAAAAAAAAec/WzliKAmtPWs/s320/pic%5B6%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;3. Usahakan untuk tetap melakukan kontak mata dengan lawan bicara Anda. Jangan sampai rasa malu membuat Anda terlihat sombong atau tidak menghormati lawan bicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tampilkan sisi terbaik Anda. Tonjolkan semua kelebihan yang dimiliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Jangan takut akan penolakkan atau cacian. Jika diawal mental Anda sudah jatuh, maka dapat dipastikan penampilan Anda tidak akan maksimal.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Pelajari situasinya. Jangan sampai rasa malu justru membuat Anda terjebak dalam situasi yang semakin membuat nama Anda tercoreng. tetap tenang, dan pelajari apa yang sedang terjadi di hadapan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Mencoba!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-9101605403276435380?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/9101605403276435380/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=9101605403276435380&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/9101605403276435380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/9101605403276435380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/08/atasi-rasa-malu-mu.html' title='Atasi Rasa Malu Mu!'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLd9mO2GHaI/AAAAAAAAAeU/P6zaOv9UWd8/s72-c/gender_video%5B1%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-4197784209165948076</id><published>2008-08-27T15:30:00.010+07:00</published><updated>2008-08-28T13:35:08.749+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>USIR MALAS BANGUN TIDUR</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLZEt0EV70I/AAAAAAAAAd8/w_o0vaYWhLQ/s1600-h/104955p%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239450770353811266" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 251px; CURSOR: hand; HEIGHT: 148px" height="213" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLZEt0EV70I/AAAAAAAAAd8/w_o0vaYWhLQ/s320/104955p%5B1%5D.jpg" width="298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Anda mungkin pernah mengalami di pagi hari ketika ada suara di dalam diri mendorong Anda untuk bangun, tapi badan menolak untuk mendengarkan. Bila Anda sering mengalami cobaan ini di pagi hari, cobalah bernapas dengan benar saat bangun dari tidur. Begini caranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbaring terlentang, letakkan siku di tempat tidur dan letakkan telapan tangan dengan lembut di bawah perut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarik napas panjang secara perlahan-lahan. Jangan membusungkan dada Anda. Sebaliknya, biarkan napas Anda turun ke arah perut. Tangan Anda seharusnya merasa perut Anda naik dengan tarikan napas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLZFNPq5c5I/AAAAAAAAAeE/w3d9FmjyWQ8/s1600-h/m18_r3c%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239451310339224466" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLZFNPq5c5I/AAAAAAAAAeE/w3d9FmjyWQ8/s320/m18_r3c%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ketika mengembuskan napas, rasakan tangan Anda turun. Teruskan cara bernapas seperti ini selama beberapa menit.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-4197784209165948076?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/4197784209165948076/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=4197784209165948076&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/4197784209165948076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/4197784209165948076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/08/usir-malas-di-pagi-hari.html' title='USIR MALAS BANGUN TIDUR'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLZEt0EV70I/AAAAAAAAAd8/w_o0vaYWhLQ/s72-c/104955p%5B1%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-6934858533870229265</id><published>2008-08-26T13:40:00.012+07:00</published><updated>2008-08-28T13:47:37.241+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lingkungan Hidup'/><title type='text'>Pertambangan; Eksploitatif dan Merusak</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLZJJu6RW7I/AAAAAAAAAeM/IXlovOuGN7A/s1600-h/Akibat+pertambangan.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239455648052239282" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 244px; CURSOR: hand; HEIGHT: 214px" height="163" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLZJJu6RW7I/AAAAAAAAAeM/IXlovOuGN7A/s320/Akibat+pertambangan.jpg" width="200" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sumberdaya mineral merupakan sumber daya alam yang tak terbaharui atau non-renewable resource, artinya sekali bahan galian ini dikeruk, maka tidak akan dapat pulih atau kembali ke keadaan semula. Oleh karenanya, pemanfaatan sumberdaya mineral ini haruslah dilakukan secara bijaksana dan haruslah dipandang sebagai aset alam sehingga pengelolaannya pun harus juga mempertimbangkan kebutuhan generasi yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paradigma pertumbuhan ekonomi yang dianut oleh pemerintah Indonesia memandang segala kekayaan alam yang terkandung di bumi Indonesia sebagai modal untuk menambah pendapatan negara. Sayangnya, hal ini dilakukan secara eksploitatif dan dalam skala yang massif. Sampai saat ini, tidak kurang dari 30% wilayah daratan Indonesia sudah dialokasikan bagi operasi pertambangan, yang meliputi baik pertambangan mineral, batubara maupun pertambangan galian C.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLOpjkwqGoI/AAAAAAAAAdc/TxSN6Q5sNyw/s1600-h/Santai.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238717220190296706" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLOpjkwqGoI/AAAAAAAAAdc/TxSN6Q5sNyw/s320/Santai.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tidak jarang wilayah-wilayah konsesi pertambangan tersebut tumpang tindih dengan wilayah hutan yang kaya dengan keanekaragaman hayati dan juga wilayah-wilayah hidup masyarakat adat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operasi pertambangan yang dilakukan di Indonesia seringkali menimbulkan berbagai dampak negatif, baik terhadap lingkungan hidup, kehidupan sosial, ekonomi, budaya masyarakat adat maupun budaya masyarakat lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pertambangan Menciptakan Bencana Lingkungan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Di seluruh Kalimantan Barat, operasi pertambangan menciptakan kehancuran dan pencemaran lingkungan. Ongkos produksi rendah yang dibangga-banggakan perusahaan dalam laporan tahunannya dicapai dengan mengorbankan lingkungan. Sebagian besar operasi pertambangan dilakukan secara terbuka (open pit) di mana ketika suatu wilayah sudah dibuka untuk pertambangan, maka kerusakan yang terjadi di wilayah tersebut tidak dapat dipulihkan kembali &lt;em&gt;(irreversible damage)&lt;/em&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, hampir semua operasi pertambangan melakukan pembuangan limbah secara langsung ke sungai, lembah, dan laut. Hal ini mengakibatkan perusakan dan pencemaran sungai dan laut yang merupakan sumber kehidupan masyarakat setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pertambangan Menghancurkan Sumber-Sumber Kehidupan Masyarakat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Wilayah operasi pertambangan yang seringkali tumpang tindih dengan wilayah hutan serta wilayah hidup masyarakat adat dan lokal telah menimbulkan konflik atas hak kelola dan hak kuasa masyarakat setempat. Tidak adanya pengakuan pemerintah terhadap hak-hak masyarakat adat atas wilayah hidup mereka menyebabkan pemberian wilayah konsesi dengan semena-mena tanpa ada persetujuan dari masyarakat. Kelompok masyarakat harus terusir dan kehilangan sumber-sumber kehidupannya, baik akibat tanah yang dirampas mapun akibat tercemar dan rusaknya lingkungan akibat limbah operasi pertambangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pertambangan Memicu Kekerasan dan Ketidakadilan terhadap Perempuan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Perempuan adalah kelompok yang paling rentan di dalam komunitas yang akan memikul dampak terbesar dari operasi pertambangan. Dalam banyak kasus, perempuan telah menjadi korban pelecehan dan kekerasan seksual dari personel perusahaan, maupun kekerasan oleh aparat keamanan dan personel perusahaan. Sebagian dari dampak terhadap perekonomian setempat adalah bahwa perempuan seringkali dijauhkan dari sumber penghidupannya semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dalam banyak kasus memaksa mereka untuk terlibat dalam prostitusi. Dampak lainnya, di mana termasuk juga kekerasan dalam rumah tangga, lebih jauh akan meningkatkan beban pada perempuan. Pencemaran akibat operasi pertambangan menyebabkan perempuan yang tinggal di daerah dampak juga mengalami masalah dalam sistem reproduksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pertambangan Memicu Terjadinya Pelanggaran HAM dan Meningkatkan Militerisme&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Di banyak operasi pertambangan di seluruh Indonesia, aparat keamanan dan militer seringkali menjadi pendukung pengamanan operasi pertambangan. Ketika perusahaan pertambangan pertama kali datang ke suatu lokasi, sering terjadi pengusiran-pengusiran dan kekerasan terhadap warga masyarakat setempat. Di dalam UU Pertambangan No. 11 tahun 1967, operasi pertambangan dikategorikan sebagai proyek vital dan strategis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini menjadi pembenaran bagi dilakukannya pengamanan, baik oleh tentara maupun aparat keamanan lainnya. Dalam banyak kasus, perusahaan-perusahaan pertambangan multinasional juga melakukan pembayaran terhadap aparat keamanan dengan tujuan untuk menjaga keamanan perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa Kasus Pelanggaran HAM yang Sering Terjadi di Sekitar Wilayah Operasi Pertambangan, meliputi:&lt;br /&gt;Penyiksaan, perkosaan, pembunuhan, penculikan, penangkapan secara tidak sah, pencarian dan intimidasi, diskriminasi dalam ketenagakerjaan, serta pelarangan beraktivitas. Pelanggaran terhadap hak penghidupan secara subsistem yang berasal dari perampasan dan penghancuran ribuan hektar hutan, termasuk wilayah berburu dan berkebun masyarakat, serta kontaminasi sumber air dan wilayah penangkapan ikan, pelanggaran terhadap hak budaya, termasuk penghancuran gunung dan tempat-tempat lain yang bersifat spiritual dan dianggap suci oleh masyarakat adat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemindahan masyarakat secara paksa dan perusakan rumah-rumah, tempat ibadah, dan tempat-tempat tinggal lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat berbagai dampak yang ditimbulkan operasi pertambangan yang ada, mari kita lakukan penghentian pemberian ijin baru pertambangan, pembersihan &lt;em&gt;(clean up)&lt;/em&gt; dan rehabilitasi lingkungan hidup yang rusak serta pemulihan kembali hak-hak masyarakat adat dan lokal yang terkena dampak operasi pertambangan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-6934858533870229265?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.walhi.or.id' title='Pertambangan; Eksploitatif dan Merusak'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/6934858533870229265/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=6934858533870229265&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/6934858533870229265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/6934858533870229265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/08/pertambangan-di-indonesia.html' title='Pertambangan; Eksploitatif dan Merusak'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLZJJu6RW7I/AAAAAAAAAeM/IXlovOuGN7A/s72-c/Akibat+pertambangan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-1901401090508038598</id><published>2008-08-26T12:50:00.004+07:00</published><updated>2008-08-26T13:08:38.296+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>PERBEDAAN JIWA PENGUSAHA DAN KARYAWAN</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLOcWwAVwmI/AAAAAAAAAdE/nEbjkcO69Yg/s1600-h/aTLIT.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238702706219401826" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 220px; CURSOR: hand; HEIGHT: 297px" height="307" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLOcWwAVwmI/AAAAAAAAAdE/nEbjkcO69Yg/s320/aTLIT.jpg" width="220" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Punya usaha sendiri sedang ngetren saat ini. Sebelum latah banting setir menjadi pengusaha, coba deh jawab kuis ini. Apa benar Anda mempunya mental pengusaha? Jangan-jangan, Anda tipe karyawan tulen!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;KE MANA LARINYA PENGHASILAN ANDA?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;a. Biaya hidup sehari-hari, hang-out bersama teman, belanja baju dan sepatu, bayar kartu kredit.&lt;br /&gt;b. Tabungan, cicilan rumah, membeli tanah dan investasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;APA IMPIAN MASA DEPAN ANDA?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;a. Bisa melakukan sesuatu untuk orang lain.&lt;br /&gt;b. Menikmati masa tua dengan nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;KETIKA ANDA DATANG KE SEBUAH PESTA, APA YANG PERTAMA KALI ANDA LAKUKAN?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;a. Langsung berbaur dan mengobrol dengan orang lain, bahkan dengan orang yang baru Anda kenal.&lt;br /&gt;b. Mengambil segelas minuman, lalu berdiri di pojok mengamati orang-orang, setelah merasa nyaman baru berbaur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;APA YANG ANDA PERHATIKAN KETIKA MEMILIH JENIS INVESTASI?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;a. Risiko dan pendapatan sama-sama besar.&lt;br /&gt;b. Aman, risiko kecil, dan pasti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLOdLFP3a3I/AAAAAAAAAdM/O4dv-OAeL1c/s1600-h/Employee.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238703605274864498" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLOdLFP3a3I/AAAAAAAAAdM/O4dv-OAeL1c/s320/Employee.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;APA YANG ANDA CARI DALAM BEKERJA?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;a. Pengalaman dan proses "mencuri" ilmu.&lt;br /&gt;b. Gaji besar dan jabatan oke.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;DALAM PERJALANAN ANDA MENEMUKAN AKSESORI CANTIK, APA YANG TERLINTAS DI KEPALA?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;a. "Pasti keren kalau dipadankan dengan baju yang saya beli kemarin."&lt;br /&gt;b. "Teman-teman pasti banyak yang suka nih."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;KETIKA DI TENGAH BULAN ANDA KEHABISAN UANG, APA YANG AKAN ANDA LAKUKAN&lt;/strong&gt;?&lt;br /&gt;a. Memutar otak mencari pemasukan lain seperti menjual kue buatan sendiiri, dan sebagainya.&lt;br /&gt;b. Pinjam uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MAU PILIH MANA?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jika jabawan anda lebih banyak ke A:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;maka anda punya jiwa seorang Si Pengusaha atau Anda berbakat jadi pengusaha. Anda tak keberatan menjalani proses panjang demi satu tujuan. Waktu dapat uang tambahan, Anda mencari cara untuk mengembangkannya. Ciri lain: berani ambil risiko dan peluang. Tujuan hidup Anda: bagaimana bisa memenuhi kebutuhan orang lain.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Atau jawab anda lebih banyak ke B,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;maka anda seorang Karyawan yang ingin hasil secepat mungkin. Suka yang serba pasti, aman dan nyaman: gaji tiap bulan. Tak pikir panjang waktu mengeluarkan uang. Saat berinvestasi, Anda pilih yang paling umum. Anda fokus pada karier yang ingin diraih. Jadi karyawan itu oke saja. Tapi ingat: harus punya dedikasi tinggi!&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Mau pilih mana ? Of to you man !!!!!!.......&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-1901401090508038598?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/1901401090508038598/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=1901401090508038598&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/1901401090508038598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/1901401090508038598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/08/perbedaan-jiwa-pengusaha-dan-karyawan.html' title='PERBEDAAN JIWA PENGUSAHA DAN KARYAWAN'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLOcWwAVwmI/AAAAAAAAAdE/nEbjkcO69Yg/s72-c/aTLIT.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-8337570283954468942</id><published>2008-08-26T12:17:00.006+07:00</published><updated>2008-08-26T12:42:23.564+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seksologi'/><title type='text'>MENGATUR KEHAMILAN YANG EFEKTIF</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLOTgHRSpOI/AAAAAAAAAc0/KSRsdDubosM/s1600-h/Gemerlap.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238692971478688994" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLOTgHRSpOI/AAAAAAAAAc0/KSRsdDubosM/s320/Gemerlap.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tidak banyak wanita Indonesia yang mengetahui manfaat masa subur dalam merencanakan keluarga. Padahal dengan mengetahui kapan masa subur anda bisa dilakukan dengan mudah jika tidak ada masalah anatomi pada wanita. Masa subur dapat ditentukan berkat bantuan hormon seks wanita yang kadarnya meningkat sesaat sebelum masa subur. Yuk, ikuti saran dr. Boy Abidin dan coba cara alami yang cukup dalam mengatur jumlah dan jarak kehamilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah Alda, wanita muda berusia 29 tahun yang sudah menikah hampir 3 tahun tapi belum juga dikaruniai anak. Keinginan untuk segera memiliki momongan ini sudah dirasakan sejak umur pernikahan menginjak 2 tahun. Selama 3 tahun menikah, Alda mengaku baik dirinya dan suami belum pernah pergi ke dokter spesialis obstetri dan ginekologi untuk memeriksakan kesehatan reproduksi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alda yang bekerja sebagai karyawan kantoran ini beralasan bahwa ia hanya bersikap pasrah dalam menunggu karunia Tuhan. “Mungkin memang belum saatnya,” tambah Alda. Disamping itu, sikap sang suami yang enggan ketika Alda pernah mengusulkan agar mereka pergi ke dokter suatu hari. Sampai akhirnya, sang suami tiba-tiba mengajak Alda untuk pergi ke dokter. Masalah susah hamil ini tidak hanya dialami oleh Alda. Ada banyak wanita Indonesia yang juga mengaku mengalami kesulitan untuk hamil, sehingga muncul pertanyaan, mungkinkah ada kecenderungan bahwa wanita Indonesia susah hamil?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLOWQg-ea-I/AAAAAAAAAc8/aamZoUhNa80/s1600-h/Foreplay.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238696002036067298" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLOWQg-ea-I/AAAAAAAAAc8/aamZoUhNa80/s320/Foreplay.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Hal ini dibantah oleh dr. Boy Abidin, SpOG, dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan yang berpraktek di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading. “Mungkin pemeriksaan kesuburan (fertility) dasarnya belum selesai atau ada kemungkinan pada masa subur tidak ada sperma yang masuk artinya hubungan intim sangat kurang, “ tambah Dr. Boy Abidin.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Masa Subur, kunci untuk merencanakan keluarga&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tidak banyak wanita Indonesia yang mengetahui kapan masa suburnya. Padahal dengan mengetahui masa subur, ingin hamil atau menunda kehamilan bisa dilakukan dengan mudah jika tidak ada masalah anatomi pada wanita. Menghitung masa subur merupakan cara yang aman, alami dan cukup efektif dalam merencanakan jumlah dan jarak kelahiran anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Masa subur wanita adalah masa dimana ada satu sel telur yang siap untuk dibuahi oleh sel sperma di saluran telur (tuba faloppi) yang terjadi satu bulan sekali,” jelas dr. Boy Abidin, SpOG yang aktif sebagai pembicara dan narasumber untuk media massa. Sel telur ini mampu bertahan hidup dalam keadaan siap dibuahi hanya selama 1-2 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa subur ini, terjadi perubahan fisiologis yang dapat dijadikan indikator, umumnya berupa libido yang meningkat, lendir pada vagina lebih banyak, dan peningkatan suhu basal tubuh sebesar 0,2-0,5 derajat pada pagi hari. Indikator minor kesuburan yaitu nyeri perut dan perubahan payudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lendir yang muncul pada vagina ini merupakan lendir yang diproduksi oleh kelenjar-kelenjar di leher rahim (serviks) dan bersahabat dengan sperma. Lendir tersebut memungkinkan sperma dapat bertahan hidup dalam lendir tersebut untuk menunggu matangnya sel telur (ovulasi). Pada masa subur, kemungkinan terjadi pembuahan sangat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pasangan suami istri (pasutri) ingin memiliki anak maka lakukan hubungan intim pada masa subur sang istri. Keberhasilan untuk hamilnya pun cukup besar. Demikian sebaliknya, jika tidak ingin hamil, maka hindari berhubungan intim pada masa subur sang istri atau menggunakan pelindung seperti kondom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hitung masa subur!&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Selain perubahan fisik, masa subur ini dapat dihitung di atas kertas. Masa subur berkaitan erat dengan menstruasi dan siklus menstruasi. Dalam menghitung masa subur diperlukan siklus menstruasi bulanan. Anda sebaiknya membuat catatan mengenai siklus menstruasi secara teratur setiap bulannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caranya mudah yaitu dengan menuliskan pada buku diary atau dengan memberi tanda pada kalender menggunakan spidol berwarna. Tandai hari pertama menstruasi yaitu hari pertama siklus dimana keluar bercak-bercak kecoklatan sampai kemerahan. Hari-hari selanjutnya diberi nomer namun tidak termasuk hari pertama menstruasi berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun ada yang mengusulkan untuk membuat catatan menstruasi selama setahun menogram). dr. Boy Abidin menyebutkan bahwa dibutuhkan minimal pola menstruasi 3 bulan terakhir misal 28 hari, 30 hari, 27 hari kemudian dibuat rata-ratanya. Jika rata-ratanya menghasilkan 28 hari yang berarti kondisi normal, maka masa suburnya akan terjadi pada 14 hari sebelum hari pertama menstruasi yang akan datang bulan berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhitungan masa subur ini akan efektif bila siklus menstruasinya normal yaitu 21-35 hari. Jika anda memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak normal, perhitungan menjadi tidak akurat dan kemungkinan besar gagal. Namun tidak ada salahnya jika mau mencoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk yang siklus menstruasinya tidak teratur dapat menggunakan data siklus menstruasi selama 6 bulan (6 siklus). Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus menstruasi dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus menstruasi dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur. Jika siklus terpendek 26 hari dan siklus terpanjang 32 hari. Perhitungannya : 26-18 = 8 dan 32–11 = 21. jadi masa suburnya adalah mulai hari ke-8 sampai ke 21 dari hari pertama menstruasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;LH, hormon penanda masa subur&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;dr. Boy Abidin, SpOG yang merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran Bandung, menjelaskan bahwa siklus menstruasi dikendalikan oleh lingkaran siklus hormon seks wanita. Untuk memudahkan, siklus ini dibagi dalam 2 fase yaitu fase sebelum ovulasi dan fase setelah ovulasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada fase sebelum ovulasi dikontrol oleh folicle stimulating hormone (FSH) dan estrogen. Kelenjar pituitari pada dasar otak akan mengeluarkan FSH yang akan merangsang pematangan folikel di ovarium (indung telur). Pematangan folikel ini akan meningkatkan produksi esterogen. Ketika esterogen mencapai tingkat tertentu dalam darah, kelenjar pituitari distimulasi untuk menghasilkan luteinizing hormone (LH) yang meningkat cepat yang kemudian akan menimbulkan ovulasi (pecahnya folikel yang matang dan mengeluarkan ovum) dalam 36 jam kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenaikan kadar LH yang tinggi sesaat sebelum ovulasi dapat digunakan sebagai indikator untuk mengetahui masa sebelum ovulasi terjadi. Kadar LH dapat dideteksi melalui darah dan urin. Kadar LH dalam darah dapat diperiksa melalui tes laboratorium, sedangkan kadar LH dalam urin dapat diperiksa melalui alat tes kesuburan berupa strip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil kadar LH melalui darah diakui dr. Boy Abidin lebih akurat karena mengukur secara kuantitatif dibandingkan melalui urin yang menggunakan metode kualitatif. Namun, karena dibutuhkan pemeriksaan darah berkali-kali sampai diperoleh kadar LH yang tinggi, anda berisiko akan disuntik dan diambil darahnya berkali-kali juga. Tentunya akan mengakibatkan ketidaknyamanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fase setelah ovulasi dikontrol oleh progesteron. Setelah ovulasi, LH menyebabkan pecahnya folikel yang kemudian folikel tersebut akan berkembang menjadi korpus luteum, yang memproduksi progesteron. Di bawah pengaruh progesteron terjadi perubahan-perubahan yang menunjukkan masa tidak subur seperti hilangnya lendir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Merencanakan kehamilan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengetahui masa subur, tentu akan bermanfaat bagi pasangan yang bermasalah dalam mendapatkan keturunan, yaitu dengan cara:&lt;br /&gt;menilai kejadian dan waktu terjadinya ovulasi&lt;br /&gt;memprediksikan hari-hari subur yang maksimum&lt;br /&gt;mengoptimalkan waktu untuk melakukan hubungan intim untuk mendapatkan kehamilan&lt;br /&gt;membantu mengindentifikasi sebagian masalah infertilitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pasangan yang normal, kehamilan mungkin terjadi pada setiap waktu pada masa subur tetapi hubungan intim paling mungkin akan menghasilkan kehamilan pada hari-hari di mana terdapat lendir serviks dengan kesuburan tinggi, terdapat sensasi basah atau licin pada vulva, dengan lendir serviks yang transparan dan elastis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah lendir subur paling banyak terjadi pada satu atau dua hari sebelum hari puncak dan merupakan waktu dengan tingkat kesuburan yang tinggi. Hari puncak hari terakhir ketika lendir yang subur ada sering bersamaan dengan waktu ovulasi. Pergeseran suhu menyakinkan bahwa ovulasi sedang terjadi. Pada waktu tingkat kesuburan maksimum, serviks tinggi, pendek, lurus, lembek, dan terbuka dan mengalirkan lendir yang subur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ani, wanita cantik berusia 33 tahun ini mengaku telah berhasil memanfaatkan masa suburnya untuk bisa hamil. Setelah menikah selama 3 tahun, akhirnya Ani hamil dan pada bulan Januari 2006 lalu melahirkan seorang bayi perempuan. Bukan tidak mungkin, anda juga bisa berhasil hamil seperti Ani. Namun, jika anda tidak seberuntung Ani dan jika dalam 6 bulan setelah melakukan hubungan intim secara teratur dalam masa subur namun tidak terjadi kehamilan, sebaiknya konsultasi ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mencegah kehamilan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Banyak alat kontrasepsi yang tersedia untuk mencegah kehamilan seperti IUD, spiral, susuk, pil, kondom, dan lain-lain. Namun, kadang efek samping pemakaian kontrasepsi ini yang tidak disukai wanita. Mulai dari wajah berjerawat, sakit kepala, badan bertambah gemuk, rasa nyeri sampai perdarahan. Meskipun sekarang sudah ada metode kontrasepsi yang minim efek samping.&lt;br /&gt;Untuk yang ingin menghindari efek samping kontrasepsi, bisa mencoba cara alami dengan memanfaatkan masa subur. Pendekatan dengan kombinasi berbagai indikator, umumnya kombinasi suhu dan lendir merupakan metode yang sangat efektif, bahkan bila dilakukan dengan benar dapat mencegah kehamilan hingga 98%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ingin menunda kehamilan, maka hindari berhubungan intim pada masa subur sang istri atau menggunakan pelindung seperti kondom. Cara lain yang cukup digemari pasutri adalah sanggama terputus. Tentu hal ini tergantung dari kebiasaan dan disesuaikan dengan kenyamanan pasutri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Yuk, coba cara alami!&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dengan ketekunan dalam mengenali perubahan fisiologis siklus menstruasi, secara alamiah dapat mencegah kehamilan maupun merencanakan kehamilan, dengan efektifitas yang tinggi. Bahkan dengan mengetahui adanya kelainan dalam siklus (misanya siklus anovulatoar), dapat diketahui adanya masalah infertilitas yang perlu penanganan lebih lanjut. “Kesuburan dapat dipengaruhi faktor gizi dan anatomi,” ungkap dr. Boy Abidin, SpOG yang pernah mengikuti kursus Gynecological Oncology Coorporation Indonesia-Belanda pada tahun 2000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalani pola hidup sehat yang berarti asupan gizi seimbang dengan makan 4 sehat 5 sempurna. Disamping memenuhi kebutuhan gizi, rutin berolahraga dapat melancarkan sirkulasi darah sehingga kerja hormon seks wanita yang terlibat dalam proses reproduksi juga berjalan baik. dr. Boy Abidin, SpOG juga menyarankan agar wanita jangan terlalu gemuk dan sebisa mungkin menghindari stres.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-8337570283954468942?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/8337570283954468942/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=8337570283954468942&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/8337570283954468942'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/8337570283954468942'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/08/mengatur-kehamilan-yang-efektif.html' title='MENGATUR KEHAMILAN YANG EFEKTIF'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLOTgHRSpOI/AAAAAAAAAc0/KSRsdDubosM/s72-c/Gemerlap.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-1658940339646218355</id><published>2008-08-26T11:35:00.010+07:00</published><updated>2009-03-11T11:04:10.112+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekonomi'/><title type='text'>KERJA DAN UANG</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Salah satu konsekuensi dari bekerja adalah mendapatkan uang, entah itu disebut gaji, insentif, komisi, bonus, atau apapun istilahnya. Dan bila suatu jenis pekerjaan kita bedakan menjadi pekerjaan yang “menyenangkan” dan “tidak menyenangkan”, sedangkan jumlah uang yang mungkin diperoleh kita bedakan dalam kategori “sedikit” atau “kecil” dan “banyak” atau “besar”, maka terciptalah empat kemungkinan berikut : &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLOInEcPaxI/AAAAAAAAAck/puoNCNFMSKQ/s1600-h/1235.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238680996350487314" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLOInEcPaxI/AAAAAAAAAck/puoNCNFMSKQ/s320/1235.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KUADRAN I: Menyenangkan tapi imbalan kecil&lt;br /&gt;KUADRAN II: Menyenangkan dan imbalan besar&lt;br /&gt;KUADRAN III: Tidak menyenangkan dan imbalan kecil&lt;br /&gt;KUADRAN IV: Tidak menyenangkan tapi imbalan besar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, ada jenis pekerjaan yang “menyenangkan”, tetapi hanya memberikan imbalan uang “sedikit” atau “kecil”. Kedua, ada jenis pekerjaan yang “menyenangkan”, dan memberikan imbalan uang “banyak” atau “besar”. Ketiga, ada jenis pekerjaan yang “tidak menyenangkan”, dan hanya memberikan imbalan “kecil”. Dan terakhir, ada jenis pekerjaan yang “tidak menyenangkan”, tetapi memberikan imbalan uang “besar”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLOJReEGDGI/AAAAAAAAAcs/xL_m7nXI0YI/s1600-h/m18_r3a%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238681724783037538" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" height="119" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLOJReEGDGI/AAAAAAAAAcs/xL_m7nXI0YI/s320/m18_r3a%5B1%5D.jpg" width="125" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kalau empat kemungkinan itu kita aplikasikan dalam pekerjaan yang menjadi nafkah utama kita saat ini, maka pertanyaan pertama adalah: Apakah pekerjaan itu menyenangkan atau tidak? Lalu, entah pekerjaan itu menyenangkan atau tidak, pertanyaan turunannya adalah: Apakah ia memberikan imbalan uang dalam jumlah besar atau kecil?&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai pekerjaan itu menyenangkan, tapi imbalan uangnya kecil, masih ada alasan untuk mempertahankannya. Hal yang sama juga berlaku bila pekerjaan itu tidak menyenangkan, tetapi imbalan uangnya besar. Dalam kedua hal ini skor yang mungkin diberikan adalah 5:5 alias seimbang. Sukar membuat keputusan untuk meninggalkan atau mempertahankan jenis pekerjaan yang demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan lain halnya jika pekerjaan itu menyenangkan dan imbalan uangnya juga besar. Alasan untuk mempertahankan pekerjaan yang demikian menjadi sangat kuat. Sungguh ideal memiliki pekerjaan yang demikian. Kesenangan bekerja akan membuat kita produktif, dan imbalan yang besar akan membuat produktivitas itu terasa dihargai sebagaimana mestinya. Dengan demikian, baik kita yang bekerja maupun pihak pemberi kerja akan memperoleh keuntungan yang sama. Ada perasaan win–win dalam hubungan kerja semacam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain halnya jika pekerjaan yang harus kita lakukan sangat tidak menyenangkan dan imbalan uangnya pun sangat kecil. Logikanya pekerjaan semacam ini harus segera ditinggalkan. Mengerjakan sesuatu yang tidak kita sukai akan membuat hasilnya sungguh tidak produktif. Di sisi lain, karena kita tidak produktif maka pemberi kerja kehilangan alasan untuk memberikan imbalan yang lebih besar (menaikkan gaji, misalnya). Di sini ada perasaan lose–lose, kedua belah pihak hanya dirugikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan sehari-hari pola hubungan lose–lose ini sangat kasat mata. Di beberapa perusahaan yang menjadi klien saya, beberapa karyawan mengeluh karena imbalan uang yang mereka terima dirasakan terlalu kecil, di bawah standar rata-rata industri terkait. Pada sisi lain, pihak manajemen juga mengeluh karena menilai karyawan tidak menunjukkan performance seperti yang diharapkan perusahaan. Akhirnya, kedua belah pihak berada pada posisi serba salah atau saling menyalahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghadapi situasi semacam itu, saran saya kepada kedua belah pihak adalah: hentikan hubungan kerja itu. Kepada karyawan saja anjurkan untuk mencari pekerjaan lain, dan kepada manajemen saya anjurkan untuk ‘memutasikan’ karyawan semacam itu ke jenis pekerjaan lain yang lebih ‘cocok’. Beberapa pihak mengikuti saran itu, sementara yang lain menolak saran yang dinilai “ekstrim” itu.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-1658940339646218355?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/1658940339646218355/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=1658940339646218355&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/1658940339646218355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/1658940339646218355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/08/uang-dan-kerja.html' title='KERJA DAN UANG'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLOInEcPaxI/AAAAAAAAAck/puoNCNFMSKQ/s72-c/1235.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-7421224034629960521</id><published>2008-08-26T11:09:00.016+07:00</published><updated>2008-08-26T11:52:13.683+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>BERUSAHA DAN BERSYUKUR</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLOC5TUfSEI/AAAAAAAAAcU/BfTorMvHNyQ/s1600-h/Manis.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238674712512383042" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 268px; CURSOR: hand; HEIGHT: 305px" height="280" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLOC5TUfSEI/AAAAAAAAAcU/BfTorMvHNyQ/s320/Manis.jpg" width="249" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Alkisah, di beranda belakang sebuah rumah mewah, tampak seorang anak sedang berbincang dengan ayahnya. "Ayah, nenek dulu pernah bercerita kepadaku bahwa kakek dan nenek waktu masih muda sangat miskin, tidak punya uang sehingga tidak bisa terus menyekolahkan ayah. Ayah pun harus bekerja membantu berjualan kue ke pasar-pasar."Apa betul begitu, Yah?" tanya sang anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ayah kemudian bertanya, "Memang begitulah keadaannya, Nak. Mengapa kau tanyakan hal itu anakku?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak menjawab, "Aku membayangkan saja ngeri, Yah. Lantas, apakah Ayah pernah menyesali masa lalu yang serba kekurangan, sekolah rendah dan susah begitu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil mengelus sayang putranya, ayah menjawab, "Tidak Nak, ayah tidak pernah menyesalinya dan tidak akan mau menukar dengan apa pun masa lalu itu. Bahkan, ayah mensyukurinya. Karena, kalau tidak ada penderitaan seperti itu, mungkin ayah tidak akan punya semangat untuk belajar dan bekerja, berjuang, dan belajar lagi, hingga bisa berhasil seperti saat ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLOEVb9RIVI/AAAAAAAAAcc/VXcIDg2m0PI/s1600-h/Kembang.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238676295378870610" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 140px; CURSOR: hand; HEIGHT: 120px" height="130" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLOEVb9RIVI/AAAAAAAAAcc/VXcIDg2m0PI/s320/Kembang.jpg" width="140" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Mendapat jawaban demikian, si anak melanjutkan pertanyaannya, "Kalau begitu, aku tidak mungkin sukses seperti Ayah, dong?"."&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heran dengan pemikiran anaknya, sang ayah kembali bertanya, "Kenapa kau berpikir tidak bisa sukses seperti ayah?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lho, kata Ayah tadi, penderitaan masa lalu yang serba susahlah yang membuat Ayah berhasil. Padahal, aku dilahirkan dalam keluarga mampu, kan ayahku orang sukses," ujar si anak sambil menatap bangga ayahnya. "Ayah tidak sekolah tinggi, sedangkan Ayah menyuruhku kalau bisa sekolah sampai S2 dan menguasai 3 bahasa, Inggris, Mandarin, dan IT. Kalau aku ingin sukses seperti Ayah kan nggak bisa, dong. Kan aku nggak susah seperti Ayah dulu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui pemikiran sang anak, ayah pun tertawa. "Hahaha, memang kamu mau jadi anak orang miskin dan jualan kue?" canda ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Digoda sang ayah, si anak menjawab, "Yaaaah, kan udah nggak bisa memilih. Tapi kayaknya kalau bisa memilih pun, aku memilih seperti sekarang saja deh. Enak sih, punya papa mama baik dan mampu seperti papa mamaku hehehe."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ayah lantas melanjutkan perkataannya, "Karena itulah, kamu harus bersyukur tidak perlu susah seperti ayah dulu. Yang jelas, siapa orangtua kita dan bagaimana keadaan masa lalu itu, kaya atau miskin, kita tidak bisa memilih, ya kan? Maka, ayah tidak pernah menyesali masa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malah bersyukur pada masa lalu yang penuh dengan penderitaan, dari sana ayah belajar hanya penderitaan hidup yang dapat mengajarkan pada manusia akan arti keindahan dan nilai kehidupan. Yang jelas, di kehidupan ini ada hukum perubahan yang berlaku. Kita bisa merubah keadaan jika kita mau belajar, berusaha, dan berjuang habis-habisan. Tuhan memberi kita segala kemampuan itu, gunakan sebaik-baiknya. Dimulai dari keadaan kita saat ini, entah miskin atau kaya. Niscaya, semua usaha kita diberkati dan kamu pun bisa sukses melebihi ayah saat ini. Ingat, teruslah berdoa serta berusaha. Belajar dan bekerjalah lebih keras dan giat. Maka, cita-citamu akan tercapai."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca yang budiman,&lt;br /&gt;Pikiran manusia tidak mungkin mampu menggali dan mengetahui rahasia kebesaran Tuhan. Karena itu, sebagai manusia (puk nen sien cek) kita tidak bisa memilih mau lahir di keluarga kaya atau miskin. Kita juga tak bisa memilih lahir di negara barat atau di timur dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, jika kita lahir di keluarga yang kaya, kita harus mampu mensyukuri dengan hidup penuh semangat dan bersahaja. Sebaliknya, jika kita terlahir di keluarga yang kurang mampu, kita pun harus tetap menyukurinya sambil terus belajar dan berikhtiar lebih keras untuk memperoleh kehidupan lebih baik. Sebab, selama kita bisa bekerja dengan baik benar dan halal, Tuhan pasti akan membantu kita! Ingat, bahwa Tuhan tidak akan merubah nasib seseorang, tanpa orang itu mau berusaha merubah nasibnya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-7421224034629960521?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/7421224034629960521/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=7421224034629960521&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/7421224034629960521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/7421224034629960521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/08/berusaha-dan-bersyukur.html' title='BERUSAHA DAN BERSYUKUR'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SLOC5TUfSEI/AAAAAAAAAcU/BfTorMvHNyQ/s72-c/Manis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-4141203152792119669</id><published>2008-08-05T13:07:00.004+07:00</published><updated>2008-11-13T09:15:36.861+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>Menghilangkan Rasa Bosan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SJfu2ZFlAiI/AAAAAAAAAbo/pZ_5jVMC-n0/s1600-h/camerondiaz.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230912110428750370" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 260px; CURSOR: hand; HEIGHT: 269px" height="294" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SJfu2ZFlAiI/AAAAAAAAAbo/pZ_5jVMC-n0/s320/camerondiaz.jpg" width="260" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dalam bekerja tentu kita pernah merasa bosan. Baik dalam hal pekerjaan, maupun terhadap rutinitas yang ada. Namun, sikap bosa ini masih terbilang wajar terjadi dalam dunia kerja. Untuk itu, kita perlu mengatasi kebosanan yang menerpa rutunitas kita. Banyak cara yang baik untuk mengatasi hadirnya rasa bosan terhadap rutinitas pekerjaan. Berikut ini ada sedikit tips untuk anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ubah hal monoton&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ambil cuti lalu melakukan kegiatan seperti membaca, mendengarkan musik, jalan-jalan, atau menulis surat untuk sahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Minta penugasan baru&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Apakah pekerjaan anda termasuk melakukan hal berulang seperti memasukkan data ke database atau bekerja di belakang meja? Bicaralah dengan atasan, minta pelatihan tugas berbeda untuk mengatasi kebosanan. Setelah selesai, anda bisa kembali ke tugas semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SJfvCCnibHI/AAAAAAAAAbw/rUjZVxn8PwI/s1600-h/photo5%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230912310555602034" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SJfvCCnibHI/AAAAAAAAAbw/rUjZVxn8PwI/s320/photo5%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;Lakukan tugas sukarelawan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bila anda mendengar perusahaan meluncurkan proyek baru, jadilah seorang sukarelawan untuk masuk dalam tim proyek itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Minta tantangan baru&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jika bos anda cukup enak diajak bicara, katakanlah bahwa anda merasa sedikit bosan dengan pekerjaan sekarang dan ingin sebuah tantangan baru.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Berpikir positif&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mengubah sikap soal pekerjaan memang tak bisa sekejap. Cobalah teknik ini untuk menyadari cara pikir anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Berhenti berpikir negatif&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan pesan-pesan dari otak untuk diri sendiri. Ketika mendapati diri sendiri berpikir bahwa pekerjaan sekarang membosankan, segera hentikan pikiran itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kembalikan pada perspektif yang benar&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ingat bahwa semua orang pernah mengalami hari baik dan hari buruk di tempat kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Cari hikmahnya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mungkin anda pernah menerima penilaian yang buruk dari atasan dan dia minta anda memperbaiki kinerja. Jangan diambil hati dan langsung mencari pekerjaan baru. Cobalah cari hikmahnya. Mungkin itu berarti kesempatan mengikuti pelatihan baru, mendapat ilmu baru, dan anda bisa menunjukkan kepada atasan bahwa anda mampu berubah dan memperbaiki kinerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Belajar dari kesalahan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kegagalan adalah alat pembelajaran yang paling hebat, sayangnya banyak orang membiarkan kegagalan mengalahkan mereka. Ketika gagal di pekerjaan, belajarlah dan coba lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bersyukur&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Rasa syukur dapat membantu anda fokus pada hal-hal baik yang ada di perusahaan anda sekarang. Contohnya, hanya ada satu hal positif pun, oke saja. Paling tidak anda punya satu hal untuk bersyukur.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-4141203152792119669?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/4141203152792119669/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=4141203152792119669&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/4141203152792119669'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/4141203152792119669'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/08/menghilangkan-rasa-bosan.html' title='Menghilangkan Rasa Bosan'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SJfu2ZFlAiI/AAAAAAAAAbo/pZ_5jVMC-n0/s72-c/camerondiaz.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-4286293537836794479</id><published>2008-07-28T12:32:00.007+07:00</published><updated>2008-11-13T09:15:37.154+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial Kemasyarakatan'/><title type='text'>MEMBANGUN MASYARAKAT PEDESAAN</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SI1ddR28cSI/AAAAAAAAAbc/mM_qqbq-Jjw/s1600-h/Minum+kopi.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227937500038459682" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SI1ddR28cSI/AAAAAAAAAbc/mM_qqbq-Jjw/s320/Minum+kopi.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sebagai upaya menciptakan masyarakat yang sejahtera mandiri dan madani. Merupakan pembangunan berbasis pemberdayaan seluruh komponen pembangunan (baik instansi pemerintah, legislatif, swasta maupun masyarakat) dengan memanfaatkan sumber daya secara optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembangan potensi ekonomi di pedesaan merupakan langkah yang harus dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat. Disadari, bahwa pembangunan ekonomi di pedalaman masih mengandalkan pada eksplorasi sumber daya alam. Hal ini tergambar pada sektor pertanian dan sektor pertambangan yang masih menjadi sektor basis (unggulan). Oleh karenanya, pemerintah harus berupaya mengimplementasikan kebijakan untuk menjaga kelestarian terhadap sumber daya yang tidak dapat diperbaharui ke sumber daya alam yang dapat diperbaharui dimasa mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SI1dD2oabgI/AAAAAAAAAbM/2FeR5GxMfsQ/s1600-h/Fasilitasi.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227937063233023490" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SI1dD2oabgI/AAAAAAAAAbM/2FeR5GxMfsQ/s320/Fasilitasi.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kebijakan tersebut didasarkan pada kesadaran bahwa jika pembangunan yang dilakukan hanya mengandalkan potensi sumber daya yang tak dapat diperbaharui tanpa mengandalkan sumber daya lainnya yang dapat diperbaharui, kemungkinan besar masyarakat pedesaan tidak akan dapat bersaing dengan daerah lainnya bahkan akan mengalami kemunduran. Oleh sebab itu sumber daya manusia yang menguasai teknologi sangat diperlukan seiring dengan potensi sumber daya alam yang dimiliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejalan dengan keadaan tersebut tersebut, diperlukan tiga strategi pokok yaitu:&lt;br /&gt;1. Meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan publik dengan meningkatkan mutu, disiplin, etos dan profesionalisme lembaga serta aparatur untuk dapat menjalankan pemerintahan partisipatif, transparan dan akuntabel dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik serta perencanaan dan pelaksanaan tata ruang secara konsisten.&lt;span class="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Memacu pemerataan dan pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kemandirian ekonomi kerakyatan dengan memanfaatkan potensi wilayah secara optimal yang diiringi dengan mendorong usaha-usaha untuk mengurangi ketergantungan pada sumber daya yang tidak dapat diperbaharui &lt;em&gt;(unrenewable resources)&lt;/em&gt; kepada sumber daya alam yang dapat diperbaharui &lt;em&gt;(renewable resources)&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;3. Meningkatkan pembangunan teritorial yang ditempuh melalui kebijakan pembangunan perdesaan dan pembangunan perkotaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sasaran Program pembangunan Perdesaan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Pengembangan Ekonomi Kerakyatan&lt;br /&gt;Pembangunan ekonomi kerakyatan pada intinya adalah mengelola seluruh potensi ekonomi yang menguasi hajat hidup orang banyak dengan menerapkan prinsip atau asas ekonomi kerakyatan. Diharapkan Pemerintah memberikan hak dan kesempatan kepada masyarakat luas untuk memiliki akses ekonomi secara proporsional dan memperluas usaha ekonomi masyarakat secara kemitraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembangan ekonomi perdesaan sejalan dengan pembangunan ekonomi kerakyatan. Pembangunan ekonomi perdesaan dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pendapatan masyarakat dan pengentasan kemiskinan di perdesaan. Program prioritas pengembangan ekonomi kerakyatan meliputi:&lt;br /&gt;a. Program Pemberdayaan Usaha Kecil Perdesaan dengan kegiatan berupa penyediaan kredit tanpa bunga.&lt;br /&gt;b. Pembangunan pertanian dalam arti luas dalam rangka meningkatkan ketersediaan pangan dan meningkatkan pendapatan petani, nelayan dan peternak&lt;br /&gt;c. Pengembangan dan pemberdayaan koperasi serta pengusaha mikro kecil dan menengah melalui pembinaan pengusaha kecil, pengembangan industri kecil dan pembangunan prasarana dan sarana ekonomi desa.&lt;br /&gt;d. Pengembangan potensi dan pemanfaatan teknologi tepat guna dalam rangka menunjang industri kecil perdesaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia&lt;br /&gt;Sumber Daya Manusia memegang peranan penting dalam proses pembangunan. Semakin tinggi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) maka semakin mendorong kemajuan suatu negara atau daerah. Saat ini, peranan SDM lebih menonjol dibandingkan dengan modal fisik dalam proses pembangunan ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menunjang keberhasilan program ini, perhatian terhadap pengembangan SDM tidak hanya diarahkan pada pendidikan dan pelatihan, tetapi juga diarahkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja tingkat bawah dan menengah. Program untuk peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia wilayah perdesaan diprioritaskan pada:&lt;br /&gt;a. Program pengembangan pendidikan&lt;br /&gt;b. Program peningkatan pelayanan kesehatan&lt;br /&gt;c. Pembinaan generasi muda, seni budaya, pemuda dan olah raga&lt;br /&gt;d. Program perluasan lapangan kerja dan kesempatan kerja.&lt;br /&gt;e. Pembinaan kehidupan beragama&lt;br /&gt;f. Peningkatan kualitas dan kuantiítas pelayanan masyarakat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pembangunan Infrastruktur&lt;br /&gt;Pembangunan infrastruktur diharapkan mampu mendukung prioritas pembangunan lainnya, khususnya pengembangan ekonomi kerakayatan dan peningkatan kualitas SDM. Program pembangunan infrastruktur pada dasarnya adalah pembangunan sarana dan prasarana yang mampu memberikan pelayanan guna mendukung kegiatan ekonomi produktif, pelayanan sosial, kegiatan sosial kemasyarakatan dan meningkatkan aksesibilitas untuk menciptakan keterkaitan ekonomi antar wilayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program untuk pembangunan infrastruktur wilayah perdesaan meliputi:&lt;br /&gt;a. Membuka isolasi daerah-daerah yang terisolasi dengan pembangunan jalan-jalan perdesaan.&lt;br /&gt;b. Pembangunan prasarana perekonomian dan pertanian&lt;br /&gt;c. Pembangunan prasarana pemerintahan desa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pengembangan pariwisata&lt;br /&gt;Pengembangan pariwisata daerah diarahkan pada upaya pelestarian nilai-nilai luhur warisan budaya lokal sebagai pendukung obyek wisata daerah. Pengembangan pariwisata daerah juga diharapkan menjadi salah satu sektor unggulan di pedesaan.&lt;br /&gt;a. Pemeliharaan dan Peningkatan manfaat obyek wisata local&lt;br /&gt;b. Pengembangan obyek wisata baru&lt;br /&gt;c. Pelestarian dan Pengembangan nilai-nilai budaya lokal.&lt;br /&gt;d. Pengembangan kesenian tradisional&lt;br /&gt;e. Pengembangan industri cendera mata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Pelestarian Pembangunan desa yang berwawasan lingkungan&lt;br /&gt;a. Reboisasi pada kawasan hutan serta penghijauan pada kawasan budidaya.&lt;br /&gt;b. Pembangunan tambak dengan sistem silfofishery, sistemtandon dan empang parit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pendekatan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Program pembangunan perdesaan merupakan program yang menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat sesuai azas dari, oleh dan untuk masyarakat, melalui:&lt;br /&gt;1. Keterpaduan pembangunan desa, dimana kegiatan yang dilaksanakan memiliki sinergi dengan kegiatan pembangunan yang lain.&lt;br /&gt;2. Partisipatif, dimana masyarakat terlibat secara aktif dalam kegiatan dari proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pemanfaatan.&lt;br /&gt;3. Keberpihakan, dimana orientasi kegiatan baik dalam proses maupun pemanfaatan hasil kepada seluruh masyarakat desa.&lt;br /&gt;4. Otonomi dan desentralisasi, dimana masyarakat memperoleh kepercayaan dan kesempatan luas dalam kegiatan baik dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan maupun pemanfaatan hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Prinsip Pengelolaan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Prinsip pengelolaan program pembangunan perdesaan, yaitu:&lt;br /&gt;1. &lt;em&gt;Accountable&lt;/em&gt;, Pengelolaan kegiatan harus dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.&lt;br /&gt;2. &lt;em&gt;Transparant&lt;/em&gt;, pengelolaan kegiatan harus dilakukan secara terbuka dan diketahui oleh masyarakat.&lt;br /&gt;3. &lt;em&gt;Acceptable&lt;/em&gt;, pilihan kegiatan berdasarkan musyawarah sehingga memperoleh dukungan masyarakat.&lt;br /&gt;4. &lt;em&gt;Sustainable&lt;/em&gt;, pengelolaan kegiatan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat secara berkelanjutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kerangka Kerja&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Agar proses pembangunan perdesaan berjalan secara teratur, maka diperlukan adanya kerangka kerja pembangunan perdesaan yang hasilnya adalah rencana, baik rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJM-Desa) maupun rencana pembangunan tahunan desa (RPT-Desa). Untuk dapat mencapai kerangka kerja pembangunan perdesaan, maka berdasarkan hasil-hasil yang didapat dari Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dan Musrenbang kecamatan disusun usulan rencana program/kegiatan sesuai dengan bidangnya. Kemudian seluruh usulan program/kegiatan yang telah dibahas dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (desa dan kecamatan), diajukan ke Badan perencanaan pembangunan daerah (Bappeda).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semog tulisan ini bermanfaat bagi BPD, Aparat desa maupun halayak luas dalam rangka pembangunan desa mereka.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-4286293537836794479?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/4286293537836794479/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=4286293537836794479&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/4286293537836794479'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/4286293537836794479'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/07/pembangunan-perdesaan.html' title='MEMBANGUN MASYARAKAT PEDESAAN'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SI1ddR28cSI/AAAAAAAAAbc/mM_qqbq-Jjw/s72-c/Minum+kopi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-2588742683823289105</id><published>2008-07-22T11:20:00.004+07:00</published><updated>2008-11-13T09:15:37.510+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekonomi'/><title type='text'>MANAJEMEN RISIKO FOREX TRADING</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SIV9giDMptI/AAAAAAAAAa0/ozQ730OS7nw/s1600-h/53.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225720940482832082" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SIV9giDMptI/AAAAAAAAAa0/ozQ730OS7nw/s320/53.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Seperti juga bidang usaha lainnya, investasi di Forex Online Trading (FOT) juga memiIiki risiko yang pada akhirnya diujudkan dalam bentuk potensi kerugian. Namun demikian, yang menarik dari bisnis ini adalah bahwa tingkat risiko itu dapat diatur sejak awal, sehingga dapat diketahui potensi tingkat kerugian yang akan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaturan potensi kerugian tersebut dapat dilakukan dengan mengaktifkan fasilitasfasilitas dalam FOT, seperti stop loss (menghentikan kerugian) dan locking (mengunci posisi dari kerugian/keuntungan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula, dengan adanya kebijakan margin trading membuat kita harus meminimalkan risiko dan mendapatkan keuntungan maksimal. Sebab, bila terjadi penurunan modal, perusahaan pialang akan melakukan margin call. Jika tidak melihat adanya kesempatan mendapat keuntungan, kita boleh tidak menyetor modal tambahan, sehingga terhindar dari kerugian yang lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Manajemen Risiko yang Sering Digunak&lt;/strong&gt;an&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SIV9qVFICMI/AAAAAAAAAa8/tfbQW1cZ3jY/s1600-h/images%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225721108799948994" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 141px; CURSOR: hand; HEIGHT: 129px" height="119" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SIV9qVFICMI/AAAAAAAAAa8/tfbQW1cZ3jY/s320/images%5B1%5D.jpg" width="124" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Cut Loss&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Suatu tindakan di mana kita melakukan likuidasi posisi dalam keadaan rugi. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerugian yang lebih besar. Umumnya cut loss ini dilakukan pada kisaran keru-gian 30 poin sampai 50 poin Switching. Tindakan dimana kita melakukan liquidasi terhadap posisi pertama, kemudian masuk kembali dengan posisi yang berlawanan dari posisi pertama tadi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Locking.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Tindakan ini sering dilakukan pada saat kita dalam keada-an floating profit/loss. Untuk mengurangi kerugian yang lebih besar atau mempertahankan keuntungan, kita kunci kerugian atau keun-tungan tersebut dengan posisi yang berlawanan dengan posisi per-tama. Sistem ini sering juga disebut dengan hedging position.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Averaging.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Suatu tindakan mengulangi posisi yang sama pada saat kita dalam keadaan floating loss, dimana posisi pertama dibiarkan terbuka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-2588742683823289105?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/2588742683823289105/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=2588742683823289105&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/2588742683823289105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/2588742683823289105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/07/manajemen-risiko-forex-trading.html' title='MANAJEMEN RISIKO FOREX TRADING'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SIV9giDMptI/AAAAAAAAAa0/ozQ730OS7nw/s72-c/53.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-2809673755605539747</id><published>2008-07-17T13:43:00.009+07:00</published><updated>2008-11-13T09:15:38.112+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>Bangun Jaringan, Raih Peluang</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SH7r7EQXYMI/AAAAAAAAAaU/zLTRgnp_JeE/s1600-h/39.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5223872017783546050" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 112px; CURSOR: hand; HEIGHT: 115px" height="118" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SH7r7EQXYMI/AAAAAAAAAaU/zLTRgnp_JeE/s320/39.jpg" width="122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Di zaman yang serba kompetitif, modal keahlian dan kepandaian saja tidak cukup untuk mendongkrak karier. Networking (jejaring) terbukti menjadi mantra yang ampuh untuk meraih kesempatan emas. Jangan anggap sepele tumpukan kartu nama, undangan yang datang ke meja, serta deretan nomor telepon di phonebook Anda. Karena dari situ, mungkin kesempatan emas itu datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Elizabeth Wahyu, pengusaha yang sukses dengan bisnis aksesorinya, networking memiliki andil yang sangat besar dalam kesuksesannya. “Dari tukar-tukaran kartu nama, nomor telepon, saya bisa menembus klien-klien penting,” katanya. Bagi Eliz, networking amat sangat berguna untuk memperluas client base dan memperlancar jalannya bisnis. Pengalaman Eliz ini sejalan dengan beberapa pendapat yang menyebutkan, kompetensi atau kemampuan dan networking, memberi andil yang sama besar dalam kesuksesan seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SH7sESV3aEI/AAAAAAAAAac/_KY0KbWrfVw/s1600-h/203135p%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5223872176183535682" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SH7sESV3aEI/AAAAAAAAAac/_KY0KbWrfVw/s320/203135p%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;Dari dunia Nyata sampai Maya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Inti dari membangun networking adalah mengembangkan daftar kontak, yang Anda temui pada pertemuan-pertemuan bisnis dan sosial, entah di seminar, pesta, atau mungkin kafe.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Eliz, networking bisa membuat kita melek informasi dan membuka peluang-peluang baru yang lebih baik. Tak hanya itu, networking juga membuka kesempatan pada Anda untuk berhubungan dengan orang-orang berpengaruh yang mungkin dapat memuluskan karier Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, bagaimana caranya membangun networking? “Rajin-rajinlah bersosialiasi dan bergaul sebanyak-banyaknya, misalnya dengan menghadiri perjamuan bisnis, seminar, ikut organisasi atau klub-klub hobi,” saran Eliz. Anda juga bisa menjalin hubungan lewat dunia maya, seperti menjadi anggota mailing list, chatting atau bergabung di komunitas Friendster.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika memancing, tentunya Anda berharap ikan kakap yang terjaring. Begitu pula dalam soal mengembangkan networking. Target utama Anda pastilah relasi-relasi yang potensial. Jadi, ketika menghadiri suatu jamuan, jangan murah membagi-bagikan kartu nama dan nomor telepon. Pilihlah dua sampai tiga orang saja. Kemudian, bangunlah perkenalan yang berkualitas. Bukankah lebih baik mempunyai hubungan baik dengan beberapa orang saja, daripada hanya sekedar ‘hai’ pada setiap orang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jaga Hubungan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jalinlah hubungan yang lebih dalam dengan orang-orang yang Anda anggap memberikan kontribusi pada pekerjaan, usaha, atau sasaran Anda di masa depan. Siapa tahu, suatu hari Anda membutuhkan bantuannya. Jangan lupa untuk bertukar kartu nama atau nomor ponsel untuk memudahkan Anda menghubungi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catat dengan rapi, dan masukkan ke dalam daftar kontak. Catat juga hal-hal kecil dari orang tersebut, misalnya, kapan Anda bertemu, ciri-ciri fisik, dan catatan khusus lainnya. Hal ini memudahkan Anda mengingat ketika Anda bertemu lagi dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sampai, ketika Anda bertemu lagi dengannya, keluar kata-kata, "Sheren yang mana ya?” atau “Kita bertemu di mana ya, kok saya lupa, sih." Setelah itu, binalah hubungan yang sudah terjalin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengundang makan siang, ke kafe, telepon, berkirim SMS, email atau mengirim kartu ucapan di hari-hari istimewa, adalah usaha yang sebaiknya Anda lakukan. Sesibuka apa pun Anda, usahakan komunikasi Anda dengannya tetap terjalin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1968259359843065330-2809673755605539747?l=fransiskusateng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/feeds/2809673755605539747/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1968259359843065330&amp;postID=2809673755605539747&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/2809673755605539747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1968259359843065330/posts/default/2809673755605539747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransiskusateng.blogspot.com/2008/07/bangun-jaringan-raih-peluang.html' title='Bangun Jaringan, Raih Peluang'/><author><name>FRANCIS ATENG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04758466731722815866</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SH7r7EQXYMI/AAAAAAAAAaU/zLTRgnp_JeE/s72-c/39.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1968259359843065330.post-4310842413220991074</id><published>2008-07-16T11:47:00.006+07:00</published><updated>2008-11-13T09:15:38.554+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial Kemasyarakatan'/><title type='text'>PERAN SOSIAL (GENDER) DARI BUDAYA PATRIARKHI</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SH1-XNIRCiI/AAAAAAAAAZ8/czj7skn1z_o/s1600-h/m18_r2c%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5223470079946066466" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SH1-XNIRCiI/AAAAAAAAAZ8/czj7skn1z_o/s320/m18_r2c%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kesetaraan gender masih harus terus diperjuangkan karena perempuan tidak hanya memerlukan perlindungan dari kaum laki-laki, tetapi bersamaan dengan itu diperlukan perlindungan hak-hak azasi kaum perempuan seperti persamaan hak dalam dalam mengembangkan bakat dan potensi dirinya melalui pendidikan dan perlindungan hukum yang lebih pasti. Namun dalam pelaksanaannya, tidak sedikit ditemukan penyimpangan dari hubungan patriatisme yang menyebabkan perempuan menjadi manusia nomor dua bahkan menjadi obyek penderita, maslah ini yang menjadi tuntutan banyak pihak untuk terjadi kesetaraan gender.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SH2T5evC7PI/AAAAAAAAAaM/qJuXP4bP7bw/s1600-h/scarlettjohansson_285%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5223493758531857650" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SH2T5evC7PI/AAAAAAAAAaM/qJuXP4bP7bw/s320/scarlettjohansson_285%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bentuk ketidakadilan gender yang harus terus diperjuangkan adalah berbagai bentuk ketidakadilan dalam tata kehidupan masyarakat yang merupakan tuntukan budaya masyarakat tetapi memberikan pembatasan-pembatasan kepada kaum perempuan. Akibat pembatasan (peran domestik) tersebut perempuan menjadi pasif. Efek negatif yang tidak secara lansung ditularkan oleh sebab pemilahan peran sosial berdasarkan jenis kelamin di antaranya adalah: (1) diskriminasi perempuan, (2) ekploitasi kaum perempua, (3) marginalisasi perempuan, (4) Sub-ordinasi permpuan, (5) stereotipe atau pelabelan negatif terhadap perempuan, (6) kekerasan terhadap perempuan, (7) bahan kerja lebih berat dan panjang.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai bentuk ketidakadilan gender tersebut, biasanya tidak berdiri sendiri tetapi saling tekait dan saling mempengaruhi, dan sudah mengkristal dalam budaya masyarkat, sehingga sangat sulit untuk diluruskan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SH1-562ELuI/AAAAAAAAAaE/7b1CEAjWY_8/s1600-h/gENDER.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5223470676333309666" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CvO1Pt_SunY/SH1-562ELuI/AAAAAAAAAaE/7b1CEAjWY_8/s320/gENDER.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;1. Diskriminasi perempuan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bentuk ketidakadilan gender yang sering menimpa kaum perempuan adalah diskriminasi perempuan atau mengutamakan laki-laki. apabila perempuan dalam menyuarakan pendapatnya saja kurang mendapatkan tanggapan di masyarakat, bagaiman partisipasinya dalam pembangunan bisa optimal. Hal yang lebih nampak apabila melihat dalam struktur pemerintahan, presentase kaum perempuan yang menjadi pejabat struktural sangat sedikit dibanding laki-laki, demikian juga dalam bidang legislatif, perempuan yang menjadi wakil rakyat yang memperjuangkan segala hak-hak rakyat jumlahnya masih sangat sedikit.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dis
